Rabu, 27 Mei 2020

Mendorong Wisata Babel

Oleh: alex
Kamis, 08 Nov 2018 03:19
BAGIKAN:
istimewa.
Objek wisata di Bangka Belitung.
MUNTOK (EKSPOSnews): PT Timah (Persero) Tbk. akan terus mendorong kemajuan pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai alternatif baru sektor perekonomian masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor tambang.

"Pendirian dua buah museum timah di Pangkalpinang dan di Muntok merupakan salah satu komitmen dan wujud tanggung jawab sosial perusahaan kami," kata Kepala Unit Metalurgi Muntok, Eko Zudianto di Muntok, Rabu 7 November 2018.

Keberadaan museum yang terus dikembangkan menyesuaikan kebutuhan di dua lokasi strategis itu diharapkan bisa mengedukasi masyarakat tentang penambangan timah sekaligus menjadi daya tarik wisatawan datang ke Babel.

Museum Timah Indonesia di Pangkalpinang sudah berdiri sejak 1958 pada September 2018 mendapatkan rekor MURI sebagai museum timah pertama di Asia, dan ada pula museum di Muntok yang didirikan 2013.

Dua museum yang didirikan perusahaan itu dibangun di atas bangunan bernilai sejarah yang sudah ditetapkan Pemerintah Republik Indonesia sebagai bangunan cagar budaya yang dilindungi.

"Hal ini wujud nyata kami sangat mendukung pelestarian 'heritage' berupa bangunan dan mendukung dunia pariwisata di daetah operasi perusahaan," kata dia.

Sejak Museum Timah Indonesia berdiri hingga saat ini bangunan itu menjadi destinasi utama wisata sejarah, bahkan setiap tahun bisa mencapai 50.000 pengunjung, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Kami berharap keberadan museum bisa bermanfaat bagi masyarakat Bangka, khususnya dalam meningkatkan potensi wisata sejarah dengan konsep pendidikan dan hiburan" katanya.

Hal ini dikatakan Eko disela kegiatan "historic urban landscape training" yang digelar di Museum Timah Indonesia Muntok, diikuti sebanyak 52 orang dari dalam dan luar negeri.

"Historic urban landscape" merupakan pendekatan dalam pengembangan kota bersejarah yang direkomendasikan Unesco sejak 2011, pendekatan landscape kota bersejarah melihat dan menafsirkan kota sebagai bagian ruang dan waktu.

Pendekatan itu diharapkan mampu meningkatkan keberlanjutan perencanaan dan intervensi deaain dengan memperhatikan lingkungan terbangun yang ada, warisan budaya benda dan tak benda, keragaman budaya, sosial ekonomi dan lingkungan bersamaan dengan nilai-nilai masyarakat setempat.

Kegiatan "historic urban landscape training" itu merupakan salah satu bagian dari rangkaian peringatan ulang tahun ke lima Museum Timah Indonesia Muntok.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 9 bulan lalu

    Mempromosikan Kawasan Wisata Mandeh ke London

    PAINAN (EKSPOSnews):  Keindahan Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat akan dinikmati warga London, Inggris pada tahun 2020 melalui foto-foto yang dipaj

  • 11 bulan lalu

    Peminat Burung! Mari Berwisata ke Hutan Taman Nasional Lore Lindu

    PALU (KICAU): Hutan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di wilayah Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, paling banyak diminati wisatawan minat khusus, yakni pengamat burung dibanding pengunjung lainnya

  • 12 bulan lalu

    Mengembangkan Wisata Bahari di Agam

    AGAM (EKSPOSnews): Nagari atau desa adat Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terletak di pinggir pantai Samudra Hindia dan berada di daerah perbatasan antara Kabup

  • 12 bulan lalu

    Nias Menuju Gerbang Wisata Bahari Internasional

    NIAS (EKSPOSnews): Perhelatan internasional Sail Nias 2019 di Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara pada Juli hingga September 2019 mendatang dinilai sangat positif dalam upaya mempercepat pembangun

  • 12 bulan lalu

    Wisatawan ke Sumbar Meningkat

    PADANG (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengkoreksi jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu pada libur Lebaran 2019 yang awalnya dikhawatirkan tidak capai target, ternyata jauh

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99