Senin, 20 Mei 2019

Mendorong Ekspor Rendang

Oleh: Jallus
Sabtu, 11 Nov 2017 07:04
BAGIKAN:
istimewa.
Rendang.
PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus berupaya meningkatkan produk rendang melalui pelatihan dan pembinaan kepada pelaku usaha sehingga makanan khas masyarakat "Ranah Minang" tersebut bisa menjadi peluang ekspor.

"Makanan olahan dari daging tersebut sudah dikenal di seluruh dunia, namun kemasan untuk dipasarkan ke seluruh Indonesia maupun luar negeri masih belum baik," kata Kepala Bidang Disperindag Sumbar, Zaimar di Padang, Jumat 10 November 2017.

Untuk itu saat ini, Disperindag sedang menyiapkan dan mendorong usaha kecil menengah melalui pelatihan dan pembinaan dalam pengembangan seperti kemasan dan syarat-syarat produk rendang siap dipasarkan.

Menurutnya syarat-syarat produk makanan agar menarik dan dapat bersaing di pasaran, di antaranya kualitas produk yang baik, informasi nilai gizi, dan tanggal kedaluwarsa, dan label BPOM.

"Jika untuk ekspor, untuk produk makanan biasanya harus tahan minimal satu tahun karena untuk di ekspor misalnya ke Eropa menggunakan transportasi laut," ujar dia.

Disperindag, saat ini juga sedang mencari formula kemasan yang cocok untuk produk rendang tersebut agar bisa tahan lebih dari satu tahun.

"Apakah lebih bagus dengan kaleng, kaca atau plastik, itu sedang kami kaji," tambahnya.

Kemudian, ia mengimbau pelaku usaha agar terus belajar dalam memperbaiki kemasan, sehingga produk olahan semakin menarik dan diminati.

"Pelaku usaha juga tidak boleh gagap teknologi agar mampu bersaing di era digital," kata Zaimar.

Selain itu, saat ini ekspor Sumbar masih di dominasi komoditas perkebunan seperti minyak sawit mentah atau "crude palm oil" (CPO) dan turunannya, karet, kakao, kopi, gambir, pinang, kayu manis (cassiavera), rempah-rempah dan tanaman obat lainnya.

"Pada September ekspor Sumbar mencapai 125,30 juta dollar Amerika," tambahnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Menggenjot Ekspor Kopi dari Aceh Tengah

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan sehingga kegiatan ekspor langsung dilakukan di daerah sendiri bukan lagi melalui provinsi tetangga.

  • 2 bulan lalu

    Indonesia Pangkas Ekspor Karet

    JAKARTA (EKSPOSnews): Indonesia mulai mengurangi ekspor karet alam sebesar 98.160 ton secara bertahap per 1 April 2019 sebagai upaya memperbaiki harga komoditas tersebut, yang masih berada di level re

  • 2 bulan lalu

    Akasia dari Pulau Punjung Layak Ekspor

    PULAU PUNJUNG (EKSPOSnews): PT Bukit Raya Mudisha (BRM) yang bergerak di sektor perkebunan akasia di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat memastikan industri yang ada di konsesi perusahaan tersebut l

  • 3 bulan lalu

    Sumut Pengekspor Sarang Burung Walet Terbesar di Indonesia

    MEDAN (KICAU): Sumatera Utara masih tercatat sebagai pengekspor sarang burung walet terbesar di Indonesia dengan negara tujuan utama ke Republik Rakyat Tiongkok."Masih berlangsungnya ekspor sarang bur

  • 3 bulan lalu

    Kubis Berastagi Dieksor ke Sejumlah Negara Asia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Pertanian melepas ekspor sebanyak 25 ton kubis asal Berastagi, Sumatera Utara, ke sejumlah negara Asia yakni Malaysia, Jepang, Singapura dan Korea Selatan serta ke Ta

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99