Rabu, 22 Nov 2017

Mendorong Ekspor Rendang

Oleh: Jallus
Sabtu, 11 Nov 2017 07:04
BAGIKAN:
istimewa.
Rendang.
PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus berupaya meningkatkan produk rendang melalui pelatihan dan pembinaan kepada pelaku usaha sehingga makanan khas masyarakat "Ranah Minang" tersebut bisa menjadi peluang ekspor.

"Makanan olahan dari daging tersebut sudah dikenal di seluruh dunia, namun kemasan untuk dipasarkan ke seluruh Indonesia maupun luar negeri masih belum baik," kata Kepala Bidang Disperindag Sumbar, Zaimar di Padang, Jumat 10 November 2017.

Untuk itu saat ini, Disperindag sedang menyiapkan dan mendorong usaha kecil menengah melalui pelatihan dan pembinaan dalam pengembangan seperti kemasan dan syarat-syarat produk rendang siap dipasarkan.

Menurutnya syarat-syarat produk makanan agar menarik dan dapat bersaing di pasaran, di antaranya kualitas produk yang baik, informasi nilai gizi, dan tanggal kedaluwarsa, dan label BPOM.

"Jika untuk ekspor, untuk produk makanan biasanya harus tahan minimal satu tahun karena untuk di ekspor misalnya ke Eropa menggunakan transportasi laut," ujar dia.

Disperindag, saat ini juga sedang mencari formula kemasan yang cocok untuk produk rendang tersebut agar bisa tahan lebih dari satu tahun.

"Apakah lebih bagus dengan kaleng, kaca atau plastik, itu sedang kami kaji," tambahnya.

Kemudian, ia mengimbau pelaku usaha agar terus belajar dalam memperbaiki kemasan, sehingga produk olahan semakin menarik dan diminati.

"Pelaku usaha juga tidak boleh gagap teknologi agar mampu bersaing di era digital," kata Zaimar.

Selain itu, saat ini ekspor Sumbar masih di dominasi komoditas perkebunan seperti minyak sawit mentah atau "crude palm oil" (CPO) dan turunannya, karet, kakao, kopi, gambir, pinang, kayu manis (cassiavera), rempah-rempah dan tanaman obat lainnya.

"Pada September ekspor Sumbar mencapai 125,30 juta dollar Amerika," tambahnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    PLN Ekspor Listrik ke Malaysia

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT PLN (Persero) akan memasok daya listrik sampai dengan kapasitas 300 MW dari Kalimantan ke wilayah Sabah, Malaysia.Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan pasokan daya terse

  • 3 bulan lalu

    Ekspor Minyak Sawit Indonesia Meningkat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengungkapkan ekspor minyak sawit Indonesia semester pertama 2017 meningkat 25 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.Melal

  • 4 bulan lalu

    Izin Ekspor Freeport Akan Dicabut Jika Tak Selesaikan Smelter

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mencabut izin ekspor konsentrat jika PT Freeport Indonesia tidak menyelesaikan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurni

  • 5 bulan lalu

    Sebagian Besar Produksi TPL Diekspor ke China

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Toba Pulp Lestari, Tbk. atau TPL perusahaan bubur kertas di Sumatera Utara, pada 2016 mengekspor pulp sebanyak 167.953 ton."Ekspor sebanyak 167.953 ton itu merupakan keseluruhan

  • 6 bulan lalu

    Ekspor Minyak Sawit Melonjak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengungkapkan ekspor minyak sawit Indonesia terdiri CPO dan turunannya selama kuartal atau catur wulan pertama 2017 mencapai 10,

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99