Rabu, 22 Mei 2019

Mempersiapkan Rendang untuk Pasar Internasional

Oleh: Jallus
Sabtu, 01 Sep 2018 04:12
BAGIKAN:
istimewa.
Rendang.
PAYAKUMBUH (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat mempersiapkan rendang untuk menembus pasar internasional, salah satunya dengan melakukan sertifikasi halal.

"Secara umum saat ini label halal dalam sebuah produk menjadi salah satu pertimbangan agar dapat diterima oleh konsumen," kata Kepala Bagian Perekonomian Kota Payakumbuh, Arif Siswandi di Payakumbuh, Jumat 31 Augustus 2018.

Untuk melakukan sertifikasi halal pada produk rendang dari Payakumbuh, pihaknya mengadakan Focus Grup Discussion (FGD) dengan beberapa akademisi perguruan tinggi.

Menurut arif, rendang yang diproduksi oleh usaha Mikro, kecil dan menengah (IMKM) yang ada di kota tersebut cukup bervariasi sehingga ada banyak pilihan sesuai selera konsumen.

Dengan dimulainya langkah sertifikasi halal ini, ke depan produk rendang tidak hanya didistribusikan ke nusantara, namun juga membuka jalan menuju pasar internasional.

"Hal ini dilakukan juga untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan jika bisa tembus pasar internasional nantinya juga berpeluang menambah lapangan kerja," kata dia.

Kemudian setelah sertifikasi halal ini, lanjutnya juga akan dicari formula yang tepat untuk pengemasannya karena untuk mengekspor produk makanan ke luar negeri ada standar yang mesti dipenuhi.

Selain itu Pemerintah Payakumbuh juga akan memngajak pengusaha rendang melakukan study banding ke luar negeri, salah satunya ke Jeddah untuk melihat peluang dan potensi penjualan rendang di sana.

Melalui FGD ini, ia berharap diperoleh rekomendasi-rekomendasi untuk proses sertifikasi halal terhadap beberapa produk makanan Payakumbuh, khususnya Randang.

Sementara Koordinator Program Studi Bioteknologi Universitas Andalas, Prof Endang Purwanti mengatakan saat ini label halal dalam sebuah produk tidak semata hanya menjadi perhatian umat muslim namun bisa dikatakan semua orang di dunia suka makanan halal.

Untuk Payakumbuh, potensi produk itu mulai dari rendang daging basah, rendang daging suir, rendang daging ayam, rendang telur, dan rendang paru.

Ia menyebutkan dalam Industri terdapat beberapa kebijakan dalam sertifikasi halal seperti Undang-undang RI Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Proses sistem jaminan halal tersebut terdiri dari industri pendukung, industri inti, dan industri terkait," tambahnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 9 bulan lalu

    Rendang 1 Ton untuk Korban Gempa Lombok

    BUKITTINGGI (EKSPOSnews): PMI Kota Bukittinggi bersama warga Jorong Galuang, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, memasak satu ton rendang untuk dikirim ka korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat

  • 10 bulan lalu

    Promosi Rendang Sampai ke Moskow

    MOSKOW (EKSPOSnews): Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama dengan pengusaha Minang yang tergabung dalam UKM mempromosikan makanan Rendang ke Rusia dalam acara Festival Indonesia yang diadakan

  • tahun lalu

    Mendorong Rendang Masuk Pasar Global

    PADANG (EKSPOSnews): Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mendorong agar kuliner khas daerah itu, rendang bisa masuk pasar internasional agar bisa menjadi salah satu sarana promosi daerah.

  • 2 tahun lalu

    Mendorong Ekspor Rendang

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus berupaya meningkatkan produk rendang melalui pelatihan dan pembinaan kepada pelaku usaha

  • 3 tahun lalu

    Kuliner Minang Akan Ditampilkan di Afrika Selatan

    PADANG (EKSPOSnews): Sejumlah menu masakan Minang akan ditampilkan di Afrika Selatan pada kegiatan Promosi Kuliner Indonesia 2016 yang didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Namibia pad

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99