Senin, 18 Jun 2018

Membangun Wisata Belanja di Padang

Oleh: Jallus
Jumat, 25 Mei 2018 12:30
BAGIKAN:
istimewa.
Belanja.
PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Padang berencana menjadikan Pasar Raya sebagai pusat perdagangan dan wisata belanja terbesar di Provinsi Sumatera Barat.

"Pasar Raya cukup strategis di Padang karena dekat dengan lokasi wisata pantai dan objek lainnya, tinggal melakukan renovasi lingkungan dan bangunannya," kata Kepala Dinas Perdagangan Padang, Endrizal, di Padang, Jumat 25 Mei 2018.

Langkah yang diambil pemerintah ke arah itu telah dilaksanakan melalui pembangunan Pasar Inpres Blok I, II, III dan IV yang menelan biaya Rp247 miliar.

Bangunan yang terdiri atas 3.025 petak dan kios itu diisi oleh 3.000 pedagang mulai dari sayuran, beras, ayam potong , buah, dan komoditas lainnya.

Meski telah diresmikan awal tahun ini masih banyak renovasi di beberapa titik serta penguatan fungsi pasar tersebut.

Beberapa yang tengah dikerjakan Di Blok III tengah disiapkan bangunan untuk mal pelayanan publik yang direncanakan diluncurkan akhir tahun ini.

Kemudian pada bangunan yang sama dibangun pusat produk unggulan dari 19 kabupaten kota se-Sumatera Barat.

Pada keempat bangunan blok tersebut juga telah lokasi untuk shelter evakuasi bencana, ini sebagai langkah antisipasi mitigasi bencana khususnya tsunami mengingat lokasi terletak di area rawan.

Di samping itu ada mal pelayanan publik di blok tersebut serta akan didirikan kantor pemerintahan untuk menjadikan Pasar Raya sebagai fasilitas representatif serba guna bagi masyarakat dan pemerintah.

"Di samping revitalisasi bangunan, dilakukan penataan lingkungan dan jalan," kata dia.

Salah satu yang terus dikerjakan dan sebagian besar telah rampung yakni pembangunan trotoar di tepi pasar untuk memberikan kenyamanan pengunjung.

Pada badan trotoar juga dipasang lampu dan kursi untuk beristirahat sejenak, tengah diupayakan penambahan pohon peneduh.

Endrizal menambahkan penataan parkir juga jadi fokus pembenahan Pasar Raya, seperti penyediaan parkir di depan Blok III dan penataan di sekitar jalan Permindo.

Di Pasar Raya baik di dalam, atau di sekitar pasar telah tersedia beragam jajanan salah satunya Taman Kuliner dan lokasi kuliner malam.

Pada prinsipnya kata Endrizal, Pasar Raya dapat dikunjungi kapan saja, karena dibuka sejak pagi hingga tengah malam.

Bahkan ke depan, revitalisasi dilanjutkan pada pasar Fase, Blok A, Merlin dan Sentral Pasar Raya yang membutuhkan dana lebih dari ratusan miliar rupiah.

Kemudian akan ada juga program wisata pasar dan budaya di malam hari bagi wisatawan.

Pemerintah berharap ke depan Pasar Raya kembali menjadi pusat perdagangan terbesar di Sumbar seperti Pasar Aur Kuning di Bukittinggi dan Pasar besar lainnya di Indonesia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Samsat Kota Padang Libur, Segera Bayar Pajak Kendaraan Anda

    PADANG (EKSPOSnews): Kantor UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah atau Samsat Kota Padang, Sumatera Barat, tidak melayani an pembayar pajak kendaraan pada 11-20 Juni saat cuti bersama dan libur nasional

  • 2 minggu lalu

    Grup Astra Internasional Gelar Pasar Murah di Padang

    SOLOK (EKSPOSnews): Grup Astra Internasional Padang menggelar pasar murah di Jorong Tabek, Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.Ketua Grup Astra Internasio

  • 3 minggu lalu

    Kapal Mudik Gratis dari Padang

    PADANG (EKSPOSnews): Perusahaan BUMN PT Semen Padang menyediakan kapal mudik dan balik secara gratis dari Pelabuhan Teluk Bayur Padang ke Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, dengan kuota 1.000 pemudik

  • 3 minggu lalu

    Pasar Murah di Padang

    PADANG (EKSPOSnews): Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat menggelar pasar murah dengan menyediakan beragam bahan kebutuhan pokok di halaman kantor Jalan Sudirman, Padang pada 30-31 Mei 2018."

  • satu bulan lalu

    Mengembangkan Udang Vaname di Padang Pariaman

    PARIT MALINTANG (EKSPOSnews): Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat memproduksi lebih dari 1.500 ton udang vaname pada tahun 2017 dengan nilai mencapai Rp135 juta."Jumlah produksi tersebut akan be

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99