Selasa, 16 Okt 2018

Membangun Ikon Wisata Sumbar

Oleh: alex
Selasa, 14 Nov 2017 06:49
BAGIKAN:
istimewa.
Pantai di Padang.
PADANG (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mendorong daerah itu untuk memiliki ikon wisata yang siap secara konsep dan infrastruktur hingga benar-benar mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan datang.

"Sekarang, hampir semua destinasi dan wisata budaya kita, baru dalam taraf menuju ke arah itu. Belum benar-benar matang untuk dijual pada wisatawan," kata dia di Padang saat peluncuran buku "CREATourism" Mendukung pembangunan Kepariwisataan Berkelanjutan yang ditulis Direktur Tourism Development Center Andalas Univercity  Sari Lenggogeni di Padang, Senin 13 November 2017.

Menurutnya, Kota Padang sudah mulai mendekati harapan itu. Sarana dan infrastruktur penunjang berangsur memadai, tetapi masih butuh banyak agenda dan kegiatan pariwisata, seperti penampilan budaya, tradisi unik yang harus digelar untuk menarik minat orang untuk datang.

Bukitinggi juga demikian. Meski telah miliki ikon yaitu Jam Gadang namun tapi aktifitas atraksi wisata masih terbilang sedikit, belum menjadi daya tarik yang luar biasa.

Potensi besar di Pesisir Selatan dengan Kawasan Mandeh, Tanah Datar, Singkarak Solok, Sawahlunto, Padang Pariaman, Pariaman, Payakumbuh dan Limapuluh Kota dan daerah lain belum tergarap maksimal.

"Konsepnya, masing-masing kabupaten dan kota cukup mengembangkan satu destinasi, tetapi jadi. Keseriusan itu dibuktikan dengan dukungan anggaran dan kegiatan yang mengerakan masyarakat," katanya.

Provinsi Sumbar menurut dia, bisa membantu anggaran bagi daerah yang serius dengan porsi 60:40 persen.

Ia menekankan, pembangunan pariwisata di Sumbar adalah upaya meraih peluang masa datang, meningkatkan lapangan pekerjaan bagi generasi muda, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengerairahkan pembangunan karena pembangunan pariwisata memiliki multi efek yang luas.

Selain memajukan perekonomian masyarakat juga akan berdampak pada peningkatan sektor pendidikan, kesehatan, riset ilmu pengetahuan serta kelestarian lingkungan hidup dan sebagainya.

"Apapun tantangannya dalam pembangunan pariwisata di Sumbar mesti kita hadapi dan selesaikan dengan baik-baik. Kita tidak akan mudur atau berhenti dalam memajukan pembangunan pariwisata," katanya.

Ia meminta dukungan semua pihak agar hal itu bisa terlaksana.

Terkait peluncuran buku "CREATourism", ia menilai hal itu merupakan sumbangsih pemikiran luar biasa untuk kemajuan pariwisata Sumbar.

"Buku ini bisa menjadi referensi yang baik, karena di dalamnya ada data dan perhitungan secara ekonomi, budaya dan potensi lain yang juga berdampak dari pembangunan pariwisata di daerah ini," kata dia.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Sari Lenggogeni dan kawan-kawan serta Unand yang telah menggagas lahirnya buku itu, karena bisa membuka mata pemangku kepentingan melihat cara dan strategi bagaimana memajukan pariwisata Sumbar hari ini dan tahun-tahun berikutnya.

Sementara Direktur Tourism Development Center Andalas Univercity Sari Lenggogeni berharap pemikiran dan pandangan yang disampaikan lewat buku tersebut bisa memberikan sumbangsih terhadap perkembangan wisata di Sumbar.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Balai Banjar Dikembangkan Jadi Objek Wisata

    GIANYAR (EKSPOSnews): Aktivitas sehari-hari masyarakat di balai banjar kini mulai dikembangkan menjadi wisata untuk turis asing, yang mulai dirintis Balai Banjar Tengah Desa Adat Bedulu, Blahbatuh, Ka

  • satu minggu lalu

    Wisata Bernuansa Zaman Dulu di Bukittinggi

    BUKITTINGGI (EKSPOSnews): Objek wisata Rumah Pohon Inyiak yang berada di kawasan Ngarai Sianok, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), menyuguhkan wisata bernuansa zaman dahulu setelah dibangung s

  • 2 minggu lalu

    Banyak Masalah Mengembankan Wisata Danau Toba

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pengembangan pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara, dinilai tidak mudah karena begitu banyak hambatan menantang termasuk dari sisi keterlibatan masyarakat.Direktur Pemasaran Pari

  • 2 minggu lalu

    Mengembangkan Wisata Labuan Bajo

    KUPANG (EKSPOSnews): Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat nilai investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) untuk pengembangan daerah wisata Labuan Bajo di Ka

  • 2 minggu lalu

    Menata Objek Wisata di Samosir

    SAMOSIR (EKSPOSnews): Dua objek wisata, Pantai Ancol Waterfront dan Pemandian Aek Rangat (Air Hangat) di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, kini dalam proses pengembangan fasilitas wisata di wilayah b

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99