Selasa, 26 Mei 2020

Kemenpar Garap Pasar Milenial di London

Oleh: alex
Selasa, 06 Nov 2018 09:57
BAGIKAN:
istimewa.
Wisatawan.
LONDON (EKSPOSnews): Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berencana mengarap pasar milenial, terutama di WTM London, dengan mendirikan sekitar 100 tujuan obyek wisata digital yang "instagramable" untuk dapat menjaring generasi milenial yang senang berwisata.

Hal itu diungkapkan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya sehubungan dengan makin maraknya wisatawan milenial yang belum banyak digarap.

Bahkan dalam pameran pariwisata WTM London yang berlangsung di Gedung Excel London dari tanggal 5-7 November belum banyak negara yang sungguh-sungguh mengarap wisatawan milenial ini.

"Padahal pangsa pasar wisatawan milenial cukup besar sekitar 50 persen dari wisatawan biasanya," ujar Menpar Arief Yahya, Selasa 6 November 2018.

Dikatakannya wisatawan milenial sangat sadar akan kebutuhan untuk diakui dengan foto-foto yang indah untuk diunduh di akun instragram. Saat ini diperkirakan pengguna aktif Instagram melebihi angka 400 juta setiap bulannya.

Untuk itu Menpar akan mengkaji ulang atraksi atau kegiatan pariwisata yang ada yang akan dapat menarik lebih banyak wisatawan milenial yang akan dapat menjadi trending topik. "Apakah 'event-event' yang ada sudah memenuhi kebutuhan kaum milenial," tanya Menpar.

Ia juga mengatakan Kemenpar akan meningkatkan promosi pariwisata dengan memanfaatkan media digital, menyiapkan jaringan pariwisata digital yang luas untuk mendorong bisnis daring dan penggunaan media sosial yang signifikan di semua pasar.

Dikatakannya pada 2016, hampir setengah yaitu 49 persen pengunjung Indonesia adalah generasi milenial dengan usia di bawah 35 tahun dan ini terus bertambah.

"Jadi, kami menggunakan wisata digital di dalam dan di luar Indonesia untuk menjangkau pemirsa ini dengan cara mereka ingin berkomunikasi," ujarnya.

Menpar menjelaskan Indonesia dinyatakan oleh World Travel and Tourism Council (WTTC) memiliki sembilan sektor pariwisata berkembang di dunia, ketiga di Asia, dan pariwisata yang tumbuh paling cepat di Asia Tenggara.

Telegraph menempatkan Indonesia di antara 20 negara dengan pertumbuhan tercepat sektor pariwisata tumbuh 22 persen pada tahun 2017. Ini dianggap sebagai empat kali lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan regional (7,0 persen) dan global (6,4 persen). Di Indonesia, pertumbuhan pariwisata menjadi bersinar di antara industri lain.

Sektor pariwisata telah menyumbang 15 miliar dolar AS ke pendapatan negara pada tahun 2017, lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yaitu sebesar 12,2 miliar dolar AS pada 2015 dan 13,6 miliar dolar AS pada 2016.

Kunjungan turis asing juga telah meningkat secara signifikan, dari 9,7 juta pada tahun 2015 menjadi 11,5 juta dan 14 juta pada tahun 2016 dan 2017.

Mulai September, jumlahnya wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia meningkat 11,81 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Indonesia rata-rata pertumbuhan pariwisata dua digit setiap tahun dan Kemenpar memperkirakan akan mencapai 17 juta pengunjung pada akhir 2018. "Kami merasa tidak sukar untuk mencapai target sebesar 20 juta pada 2019," ujar Menpar.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Pagelaran Wayang Kulit di London

    LONDON (MM): Penampilan Wayang kulit dengan iringan kelompok gamelan Siswa Sukra, gabungan alumni Darmasiswa pimpinan Pete 'Parto' Smith menyajikan cerita klasik Ramayana dengan dalang Sujar

  • 2 tahun lalu

    Kopi Rempah Digemari di London

    LONDON (EKSPOSnews): Paviliun Indonesia memperkenalkan kopi rempah-rempah dengan campuran cengkeh, pala, jahe merah, gula aren, vanila dan kayu manis serta bunga lawang.Campuran kopi Indonesia itu dim

  • 2 tahun lalu

    Promosi Wisata di London

    LONDON (EKSPOSnews): Kementerian Pariwisata RI akan menggelar Indonesian Weekend, ajang promosi terpadu Indonesia terbesar di Inggris, yang akan berlangsung di Potters Fields Park, di samping kantor M

  • 2 tahun lalu

    Menikmati Sate London di Pariaman

    PARIAMAN (EKSPOSnews): Sate merupakan salah satu kuliner asli nusantara yang banyak disukai oleh masyarakat, Namun ada yang berbeda dengan sate di Kota Pariaman, Sumatera Barat yaitu Sate London.Sekil

  • 3 tahun lalu

    Rencana Ekspor Kayu Gelondongan Agar Dibatalkan

    YOKYAKARTA (EKSPOSnews): Asosiasi Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membatalkan rencana membuka kembali kran ekspor kayu log atau gelondongan ya

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99