Rabu, 18 Sep 2019
  • Home
  • Pariwisata
  • Garuda Tutup Penerbangan Kuala Namu-Sabang, Asita Aceh Menjerit

Garuda Tutup Penerbangan Kuala Namu-Sabang, Asita Aceh Menjerit

Oleh: marsot
Minggu, 28 Okt 2018 19:41
BAGIKAN:
istimewa.
Garuda.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Aceh meminta agar Garuda Indonesia meninjau kembali keputusan menutup rute Medan-Sabang pulang-pergi dua kali dalam sepekan yang telah berlangsung sebulan lebih.

Sekretaris Asita Aceh, Totok Julianto di Banda Aceh, mengatakan, maskapai tersebut perlu mencari solusi terbaik bersama pemerintah daerah agar kunjugan ke destinasi wisata bahari di Pulau Weh terus mengalir.

"Saya kurang begitu mengetahui alasan Garuda menutup rute itu (Medan-Sabang). Tetapi dari kacamata bisnis, sepertinya Garuda mengalami kerugian,"ujarnya, Minggu 28 Oktober 2018.

Ia mengatakan, tranportasi udara BUMN ini perlu mempertimbangkan upaya serius pemerintah dalam mengenjot tingkat kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.

Seperti diketahui, Sabang merupakan destinasi favorit bagi para "traveller" karena bisa melakukan berbagai aktivitas, antara lain menyelam, berenang, menangkap ikan, dan berjemur di pantai.

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. resmi melayani rute Medan-Sabang melalui Bandara Kuala Namu-Maimun Saleh menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang terhitung pada 6 Februari 2015.

"Mudah-mudahan, terjadi suatu kesepakatan terbaik. Tidak cuma bagi Garuda, tapi juga Pemkot Sabang demi memajukan potensi wisata bahari," kata Totok.

Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus telah menggelar pertemuan khusus bulan lalu di Jakarta. Pihaknya meminta maskapai Garuda Indonesia tetap melayani Medan-Sabang pergi pulang atas keinginan pelaku wisata setempat.

"Kami atas nama Pemkot Sabang, sangat mengharapkan rute Sabang-Kuala Namu dan sebaliknya tetap dipertahankan. Dan dibuka kembali, seiring banyaknya permintaan," katanya.

Branch Manager Garuda Indonesia Sabang, Zulkarnain Kadri mengaku, pihaknya terpaksa menghentikan jadwal penerbangan demi menghindari kerugian yang jauh lebih besar.

"Secara resmi pada 14 September 2018, manajemen Garuda Indonesia menutup jadwal penerbangan dari Kuala Namu-Sabang dan Sabang-Kuala Namu," kata Zul.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Mengembangbiakkan Burung Garuda

    CISARUA (KICAU): aman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Jawa Barat resmi mengoleksi sepasang Elang Jawa bernama Hanum dan Riska. Satwa yang kerap diidentikan dengan burung Garuda ini siap dikembangbiakkan

  • 6 bulan lalu

    Garuda Cetak Laba RP11,3 miliar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) selama  2018 mencatat laba bersih sebesar 809,85 ribu dolar AS atau setara  Rp11,33 miliar (asumsi kurs Rp14.000

  • 6 bulan lalu

    Boeing Tolak Usulan Garuda Tukar Seri MAX

    NUSA DUA (EKSPOSnews): Perusahaan manufaktur pesawat asal Amerika Serikat Boeing belum menyetujui usulan penukaran 49 unit pesawat Boeing 737 Max 8 yang dipesan oleh Garuda Indonesia.“Mereka masih h

  • 6 bulan lalu

    Garuda Batalkan Pemesanan Boeng Seri MAX?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara juga tidak mau berkomentar mengenai hasil pertemuan dengan petinggi The Boeing Company yang digelar di kawasan perkantoran Bandara Int

  • 6 bulan lalu

    Garuda Buka Penerbangan Jakarta-Nagoya

    JAKARTA (EKSPOSnews): Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia resmi melayani rute penerbangan langsung Jakarta-Nagoya pp dengan menggunakan pesawat jenis Airbus 330 berkapasitas 222 tempat dudu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99