Kamis, 16 Agu 2018

Festival Makanan di Pontianak

Oleh: Jallus
Selasa, 06 Feb 2018 06:30
BAGIKAN:
istimewa.
Makanan.
PONTIANAK (EKSPOSnews): Panitia Festival Makanan Pontianak (Pontianak Food Festival) menargetkan pemecahan rekor nasional jumlah memasak ikan asam pedas terbanyak di ajang kuliner terbesar di Kalbar 19-25 Februari mendatang.

"Pada penyelenggaraan PFF yang memasuki tahun kedua ini kita ingin pecahkan Rekor MURI lagi yakni jumlah pemasak ikan asam pedas terbanyak. Pada tahun lalu kita sudah pecahkan juga Rekor MURI goreng pisang terbanyak," ujar Ketua Panitia, Edy Hartono di Pontianak, Senin 5 Februari 2018.

Terkait penyelenggaraan PFF di Halaman Megamall A Yani Pontianak tersebut saat ini menurutnya dalam hal persiapan sekitar sudah 90 persen dan hanya tinggal memastikan sejumlah agenda dan peserta.

"Stand yang tersedia saat ini 120 unit. Sedangkan permintaan ada 132 unit. Peserta tahun ini jauh lebih antusias dan itu tidak terlepas dari kesuksesan dan kemeriahan tahun lalu," jelas dia.

Ia menjelaskan even yang diprakarsai Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalbar akan diisi juga dengan sejumlah agenda. Agenda itu seperti memasak bersama Chef Marinka, Bank Mandiri dan PHRI, Mandiri lelang fiesta poin, lomba model cilik dan lomba tari traditional kontemporer, talent show abang adek, lomba mewarnai, game show lintas duta dan fruit and vegetables zumba dan permainan anak rakyat.

"Inti dari kegiatan ini kita mengenalkan berbagai macam kuliner daerah ini ke seluruh Indonesia dan mancanegara. Tema kali ini yakni ayo makan ikan," papar dia.

Ia berharap kegiatan yang akan digelar kembali mendulang kesuksesan dan ia optimis hal itu terjadi baik dari jumlah kunjungan masyarakat maupun omzet transaksi penjualan di lokasi.

"Yang jelas untuk peserta pameran dari PHRI, pelaku ekonomi kreatif, UMKM dan lainnya saat ini sudah membludak. Itu satu langkah awal kita bahwa acara ini akan ramai dan meriah. Terlepas itu semua dukungan semua pihak tentu kita harapkan dan kita mengajak masyarakat untuk mengunjungai acara ini," harapnya.

Sementara itu, Ketua PHRI Kalbar, Yuliardi Qamal mengatakan agenda PFF sudah menjadi agenda tahunan pihaknya. Hal itu menurutnya satu di antara wujud kontribusi PHRI untuk memajukan pariwisata Kalbar khususnya dalam kuliner.

"Semua yang terlibat dalam even ini kita sangat berterima kasih. Kita ingin majukan wisata Kalbar dan Kota Pontianak pada khususnya," papar dia.

Sementara itu juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Pontianak (BP2KP), Rizal Razikan mengatakan pihaknya sangat mendukung dan akan turut mengenalkan dan mempromosikan even PFF ke khalayak ramai.

"Kita mengapresiasi PHRI dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Kita optimis kegiatan ini dapat memajukan pariwisata dan mengundang wisatawan datang ke daerah ini," jelas dia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Wings Air Buka Rute Pangkalpinang-Pontianak

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Maskapai Wings Air, yang berada di bawah Grup Lion Air, segera membuka rute baru Pangkalpinang-Pontianak dengan jadwal terbang perdana pada 10 Agustus 2018."Rute ini menempatka

  • 2 minggu lalu

    Polresta Pontianak Ringkus Pelaku Pencabulan Anak

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Satreskrim Polresta Pontianak meringkus seorang buruh berinisial Ms (21) karena diduga telah melakukan tindakan pencabulan terhadap anak di bawah umur."Saat ini tersangka Ms su

  • 5 bulan lalu

    Persiapan Pesparawi Hampir Rampung

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Ketua Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional ke XII dr. Karolin Margret Natasa mengatakan, saat ini pihaknya terus mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut

  • 5 bulan lalu

    Wings Air Buka Rute Pontianak-Miri

    JAKARTA (EKSPOSnews): Wings air akan mengoperasikan rute Pontianak-Miri, Serawak, Malaysia, pada 15 Maret 2018 sebagai upaya membuka konektivitas dua kota tersebut yang pada akhirnya bisa meningkatkan

  • 10 bulan lalu

    Perceraian di Pontianak Meningkat

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak, Darmanelly menyatakan komunikasi yang kurang men

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99