Kamis, 27 Feb 2020
  • Home
  • Pariwisata
  • Festival Danau Toba Hanya Seremonial dan Menghabiskan Anggaran

Festival Danau Toba Hanya Seremonial dan Menghabiskan Anggaran

Sabtu, 10 Sep 2016 12:31
BAGIKAN:
istimewa
Danau Toba.

MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dinilai perlu membuat regulasi khusus penyelenggaraan Festival Danau Toba yang merupakan kegiatan rutin di daerah itu.

Ketua Komisi B Bidang Perekonomian dan Kepariwisataan DPRD Sumut Sopar Siburian menyatakan Festival Danau Toba merupakan kegiatan yang sangat strategis dalam mempromosikan potensi wisata nasional tersebut.

Penyelenggaraan kegiatan itu dinilai kurang profesional sehingga kurang memberikan hasil yang maksimal.

Kondisi itu dapat terlihat dari sektor kepariwisataan di Danau Toba yang hampir tidak ada mengalami kemajuan meski Festival Danau Toba diselenggarakan setiap tahun.

Dia mengusulkan agar dibuat pengaturan secara khsusus dengan menyiapkan regulasi penyelenggaraan Festival Danau Toba secara rinci.

Pemprov Sumut dan tujuh pemkab di sekitar Danau Toba perlu menyatukan komitmen untuk menyiapkan pengelolaan Festival Danau Toba kepada pihak-pihak yang berkompeten dan profesional.

"Jadi, pemerintah hanya menjadi regulator, sedangkan operatornya diserahkan kepada yang profesional," katanya.

Menurut dia, item-item yang perlu disiapkan dalam regulasi itu adalah pengaturan jarak, infrastruktur, serta fasilitas dan berbagai pendukung lainnya.

Jarak perlu ditetapkan agar mudah didatangi pengunjung. Kondisi jalan perlu dibahas agar tidak menyulitkan pengunjung.

Demikian juga dengan kesiapan infrastruktur dan fasilitas seperti lokasi parkir, restoran, penginapan, dan pendukung lain yang dibutuhkan masyarakat.

Regulasi itu juga perlu memuat ketentuan dalam pelibatan travel, agensi pariwisata, dan media massa supaya masyarakat mengetahui Festival Danau Toba secara luas.

Selama ini, sosialisasi dan promosi mengenai Festival Danau Toba kurang dilakukan secara profesional dan menyeluruh sehingga masyarakat dan pengunjung sering kebingungan untuk menikmatinya.

Dengan sosialisasi dan promosi, pengunjung dapat menikmati Festival Danau Toba dengan memilih waktu kunjungan dan acara yang diinginkan.

"Saat ini, masyarakat banyak yang tidak tahu apa acaranya, hari ini kegiatannya apa, besok apa. Akhirnya, pengunjung hanya tumpah pada saat pembukaan," kata politisi Partai Demokrat itu.(ant)


  Berita Terkait
  • 8 bulan lalu

    Ribuan Pelanggaran Tilang Elektronik di Jakarta

    JAKARTA (EKSPOSnews): TMC Polda Metro Jaya menyebutkan sebanyak 1.134 pelanggaran terekam kamera tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) selama sepekan penerapannya di Jakarta

  • 11 bulan lalu

    PTPN IV Alokasikan Anggaran Rp100 miliar Bangun Rumah Karyawan

    ADOLINA (EKSPOSnews): PTPN IV akan membangun 540 rumah dinas karyawan di seluruh kebun/pabrik di lingkungan perusahaan itu untuk meningkatkan kenyamanan para pekerja dengan alokasi anggaran sebesar Rp

  • 2 tahun lalu

    Jabatan Letkol Roni Junaidi Digantikan Oleh Mayor Arm Ferdian

    JEMBER (EKSPOSnews):Jabatan Komandan Batalyon (Danyon) Armed-8/105, secara resmi digantikan oleh Perwira baru. Pergantian itu, juga dihadiri langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman.D

  • 2 tahun lalu

    BPK Temukan Pemborosan Anggaran di Dispenda Sumut

    MEDAN (EKSPOSnews): Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sumut menjadi sorotan publik karena merealisasikan dana insentif sebesar Rp16.055.490.000.00 tanpa bekerja. Hal itu menjadi temuan Badan Pemeriks

  • 2 tahun lalu

    Anggaran Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menyoroti minimnya anggaran pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau pada 2018 sebesar Rp6,8

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99