Kamis, 22 Agu 2019

Berburu Kuliner Tradisional di Padang Panjang

Oleh: marsot
Minggu, 24 Feb 2019 21:26
BAGIKAN:
istimewa.
Rendang.
PADANG PANJANG (EKSPOSnews): Warga di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, dan sekitarnya berburu kuliner tradisional di Desa Wisata Kubu Gadang yang hadir setiap Minggu.

Menu tradisional yang disajikan di antaranya kacimuih, pastel, kue mato roda, oyak-oyak, samba tapuang pisang, katan kacang hijau, katen, tumpang, lontong pical, sate, aneka minuman dan lainnya.

"Makanannya bervariasi, bahkan ada menu yang sehari-hari kami tidak jumpai di warung-warung atau pasar," kata seorang pengunjung dari Kelurahan Silaing Bawah, Suci(17) di Padang Panjang, Minggu 24 Februari 2019.

Usai berolahraga pagi, Suci dan seorang rekannya menyempatkan mampir ke Kubu Gadang membeli menu jagung rebus yang disajikan dengan parutan kelapa dan gula lalu menikmatinya di pematang sawah.

"Menunya cukup beragam, tapi di sepanjang lapak pedagang belum bertemu menu lamang tapai favorit saya. Mungkin ke depan menu tradisional yang dijual bisa ditambah," ujarnya.

Sebelumnya, pada penghujung Oktober 2018, Desa Wisata Kubu Gadang diluncurkan sebagai destinasi digital karena potensi keindahan alamnya.

Menurut Inisiator Desa Wisata Kubu Gadang, Yuliza Zen, awalnya daerah itu cuma punya hamparan sawah dan hawa yang sejuk sebagai daya tarik.

"Itu saja tidak cukup untuk menjadikan tempat ini sebagai tujuan wisata sehingga bersama warga kami ciptakan suguhan lain berupa permainan anak nagari seperti pacu upiah dan silek lanyah," katanya.

Kemudian daya tarik terus ditambah berupa pasar yang menyajikan kuliner tradisional seiring dijadikannya Kubu Gadang sebagai destinasi digital.

"Suasana dibuat semenarik mungkin, penjual berpakaian baju kurung dan jual beli mesti pakai koin dari kayu," katanya.

Selain kuliner tradisional, pengunjung Kubu Gadang juga dapat menikmati pemandangan hamparan sawah, menikmati kuliner yang telah dibeli di pematang sawah, bermain layangan di pematang sawah dan sejumlah spot foto.

Pengunjung juga dapat membaca buku-buku yang tersedia di pojok baca sederhana di dekat gerbang masuk pasar kuliner.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Membangun Kuliner Tradisional di Nunukan

    NUNUKAN (EKSPOSnews): Pasar kuliner tradisional yang dibangun menggunakan dana "Corporate Social Responsibility (CSR)" atau dana kepedulian sosial sektor swasta di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara

  • tahun lalu

    Mengembangkan Kuliner Tradisional Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Istri Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati berkomitmen untuk mengembangkan kuliner tradisional Aceh sehingga dikenal masyarakat nusantara dan internasional."Kita t

  • 2 tahun lalu

    Pemkot Padang Panjang Raih MURI

    PADANG PANJANG (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia- Indonesia (MURI) setelah mengadakan festival memasak "cangkuak" (ikan asin) de

  • 2 tahun lalu

    Pariaman Promosikan Kuliner Tradisional

    PARIAMAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, akan mempromosikan dan menyuguhkan aneka macam kuliner tradisional khas daerah itu saat ajang balap sepeda internasional Tour de Singka

  • 2 tahun lalu

    Dinkes Padang Panjang Perluas Wawasan Remaja Mengenai HIV/AIDS

    PADANG PANJANG (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) terus memberikan wawasan mengenai penyebab, penularan, dan antisipasi terhadap penyakit HIV/AIDS terh

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99