Kamis, 19 Sep 2019

Warga Sumut Diminta Hati-Hati Gempa Dahsyat

Oleh: Jallus
Rabu, 01 Mar 2017 05:17
BAGIKAN:
istimewa
Gempa.
MEDAN (EKSPOSnews): Gubernur Sumatera Utara T Erry Nuradi meminta masyarakat tetap tenang meski gempa susulan terus menerus melanda di beberapa daerah provinsi itu "Menurut data, gempa yang terjadi pascatanggal 16 Januari 2017 adalah gempa susulan yang memang dapat berlangsung 3-6 bulan ke depan,"katanya di Medan.

Menurut para ahli, ujar gubernur melalui Plt Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Sumut, Ilyas Sitorus, gempa dengan kekuatan skala lebih kecil atau di bawah 5 Skala Richter (SR) tidak berpotensi menimbulkan gempa besar.

Bahkan data Pusat Gempa Regional I, katanya, tercatat gempa susulan yang berpusat di seputaran Kabupaten Deliserdang dan Karo aktivitasnya mulai menurun.

Pemprov Sumut melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) sudah menggelar pertemuan dengan BMKG (Bada Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan SAR.

Pertemuan itu untuk membicarakan langkah-langkah antisipasi hal-hal yang tidak diingini dengan adanya gempa susulan.

Dia menjelaskan dari pertemuan itu pula diketahui bahwa sejauh ini belum ada info yang menyatakan tentang patahan baru di Pantai Timur Sumatera.

"Yang ada ada saat ini hanya patahan pulau Sumatera utamanya di sepanjang pulau Sumatera  yaitu pantai barat dan dataran tinggi Bukit Barisan," katanya.

Sumber gempa yang terjadi berada di pantai barat dan patahan minor yang lebih kecil dari patahan sesar Sumatera.

Menurut data, gempa belakangan ini merupakan gempa lokal yang disebabkan oleh sesar lokal aktif yang tidur selama ini dari berbagai segmen yang tertutup atau reaktivasi batuan dasar yang ditimbun oleh batuan muda dan secara morfologi tidak terlihat.

"Masyarakat diminta tenang dan mengikuti arahan pemerintah.Jangan terpancing dengan berita-berita hoax," katanya.

Gubernur Sumut menegaskan sudah mengirim Surart Edaran kepada bupati/wali kota untuk kesiagaan bencana.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan, Edison Kurniawan, menegaskan bahwa gempa yang terjadi hampir setiap hari merupakan gempa susulan pascagempa 16 Januari 2017.

Pada 28 Februari 2017, misalnya terjadi gempa di Karo pada apukul 11.59 WIB.

Gempa bumi tektonik berkekuatan 3,6 SR dan berkedalaman 10 km dirasakan masyarakat sekitar.

"Masyarakat diharapkan tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan informasi dari BMKG," katanya.

Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai barat Sumut dan sekitarnya diimbau agar tidak terpancing isu mengingat gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 12 bulan lalu

    Berjuang Ditengah Gempa Dahsyat

    Siti Jamiah (30) adalah salah satu pengungsi yang menjadi korban gempa yang saat ini beruntung dan bisa selamat dari musibah yang melanda kota Palu dan sekitarnya pada Jumat (28/9) jelang magrib saat

  • 2 tahun lalu

    Isu Gempa Dahsyat Akan Hantam Medan sekitarnya Berita Bohong

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa informasi meresahkan masyarakat yang beredar di media sosial yang menyebut akan terjadi gempabumi berkekuatan

  • 2 tahun lalu

    Gawat! Ratusan Ribu Warga Sumut Terlibat Narkoba

    MEDAN (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional mencatat jumlah warga Provinsi Sumatera Utara yang terlibat dalam peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba berkisar 350 ribu orang.Dalam deklarasi antina

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99