Senin, 20 Mei 2019

Wacana Menghapus Sewa Lahan di Batam

Oleh: marsot
Sabtu, 30 Mar 2019 19:22
BAGIKAN:
istimewa.
Batam.
BATAM (EKSPOSnews): Dewan Kawasan Batam akan membahas rencana penghapusan uang wajib tahunan otorita (UWTO) atau iuran sewa lahan yang harus dibayar kepada Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam sebagai pemegang hak kelola lahan di pulau itu.

"Sebagai anggota dewan kawasan, itu akan dibahas," kata Menteri Agraria dan Tata Ruang, yang juga anggota Dewan Kawasan Batam, Sofyan Djalil di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu 30 Maret 2019.

Ia mengatakan pihaknya tidak bisa membuat keputusan terkait UWTO, karena wewenang tersebut berada di Kementerian Keuangan.

"UWTO belum bisa, karena itu kebijakan Kementerian Keuangan. Bukan wewenang saya. Saya enggak boleh buat keputusan wewemang orang lain," kata dia.

Meski begitu, karena masalah UWTO menjadi perhatian khusus masyarakat dan pemerintah setempat, Sofyan mengatakan akan menjadikan masalah UWTO sebagai bahan diskusi.

"Kami akan melihat dan mendiskusikan secara serius," kata dia.

Sedangkan mengenai penetapan lokasi Kawasan Ekonomi Khusus Batam di pulau utama, ia mengatakan pihaknya juga masih menunggu keputusan Dewan Kawasan dan Badan Pengusahaan Kawasan.

Bila pihak-pihak terkait sudah memutuskan lokasi KEK, maka BPN siap mendukung.

Sementara itu, masyarakat Kota Batam berharap pemerintah segera menghapuskan UWTO, terutama untuk lahan pemukiman masyarakat.

"Karena percuma saja, punya lahan lengkap dengan sertifikatnya kalau tetap UWTO. Tetap harus bayar uang sewa, padahal katanya itu tanah kita," kata warga Batam, Edison.

Ia berharap, pemerintah tidak ragu menghapus kebijakan yang dianggap tidak berkeadilan untuk masyarakat kecil.

"Kalau UWTO untuk industri dan komersial, terserahlah. Tapi perumahan, masyarakat kecil. Punya rumah tapi ketika diwariskan, malah membebani anak-cucu untuk bayar UWTO," kata dia. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Membangun Jembatan Batam-Bintan

    BATAM (EKSPOSnews): Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menjanjikan akan membangun jembatan dari Batam ke Bintan untuk mempermudah akses masyarakat di dua kota tersebut, saat berkampanye di Kota

  • 2 bulan lalu

    Solar Cukup di Batam

    BATAM (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) memastikan bahwa bahan bakar minyak solar bersubsidi tidak langka di Kota Batam, Kepulauan Riau, karena persediaannya masih mencukupi kebutuhan."Kami konfirm

  • 3 bulan lalu

    Hutan Lindung di Batam Terbakar

    BATAM (EKSPOSnews): Brigade Pengendalian Kebaran Hutan Manggala Agni memperkirakan sekitar 30 hingga 40 hektare hutan lindung Sei Harapan di Kota Batam, Kepulauan Riau, terbakar dalam dua hari terakhi

  • 4 bulan lalu

    Menertibkan Batam dan Pesisir Timur Sumatera

    BATAM (EKSPOSnews): Pemerintah meluncurkan Program Nasional Penertiban Kawasan Bebas Batam dan Pesisir Timur Sumatera, demi memastikan penegakan hukum di daerah yang rawan penyelundupan."Batam, Kepri

  • 4 bulan lalu

    Pemkot Batam Tolak Tambang Pasir

    BATAM (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau menolak perizinan tambang pasir, sesuai dengan rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K)

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99