Selasa, 16 Jul 2019

Uji Publik Bagi Pendaftar Capim Baru KPK

Oleh: marsot
Kamis, 04 Jul 2019 21:31
BAGIKAN:
istimewa.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
JAKARTA (EKSPOSnews): Para pendaftar Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lulus syarat administrasi, uji kompetensi serta pemeriksaan kesehatan akan menjalani uji publik yang disiarkan kepada masyarakat.

"Jadi setelah selesai administrasi, kami akan melakukan uji kompetensi di mana mereka ikut ujian objective test dan juga penulisan makalah. Setelah itu kami akan mengadakan psikotes, kemudian diikuti dengan nanti profile assessment, kemudian ada uji publik,ini yang baru," kata salah satu anggota Pansel Capim KPK Harkristuti Harkrisnowo kepada media di Sekretariat Pansel, Kementerian Sekretariat Negara,
Jakarta, Rabu 3 Juli 2019.

Menurut dia, uji publik tersebut adalah usulan dari sejumlah pemimpin redaksi media di Indonesia.

Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Ganarsih menambahkan format acara uji publik Capim KPK masih dimatangkan oleh pihaknya.

"Kita coba untuk mengakomodasi, supaya lebih transparan," ujar Yenti.

Sementara itu, anggota Pansel Mualimin Abdi menjelaskan tim juga bekerjasama dengan sejumlah lembaga seperti Polri, Kejaksaan, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Narkotika Nasional (BNN), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memeriksa latar belakang para calon.

Tidak berhenti di situ, tim pansel juga akan mensurvei individu di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

"Bukan tidak mungkin nanti di ujung akan ada tracking yang meneliti secara langsung orang per orang, misalnya calon lolos pada tahapan tertentu, maka nanti akan ada tracking individual baik melalui RT, RW, tetangga, lingkungan serta media sosial itu nanti akan kita tracking terus," demikian Mualimin.

Hingga Kamis petang, Pansel Capim KPK telah menerima sebanyak 348 orang sebagai pendaftar.

Pansel telah menutup pendaftaran langsung ke sekretariat pada sekitar pukul 16:00 WIB. Namun pendaftaran melalui jalur online masih dibuka hingga 4 Juli 2019 pukul 23:59 WIB.  

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Mengusung Calon Pimpinan KPK yang Bersih dari Radikalisme

    JAKARTA (EKSPOSnews): Panitia seleksi calon pimpinan (pansel capim) KPK sudah menerima 93 pendaftar yang tertarik untuk menjadi komisioner institusi penegak hukum tersebut."Masih ada 3 hari sebelum pe

  • 2 minggu lalu

    KPK Tetapkan Aspidum Kejati DKI Jakarta Jadi Tersangka

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Agus Winoto bersama dua orang lainnya sebagai tersangka suap penangan

  • 2 minggu lalu

    KPK Amankan Uang 21 Ribu Dollar Singapura di Kejaksaan Tinggi DKI

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan barang bukti berupa uang sekitar 21 ribu dolar Singapura terkait kasus suap penanganan perkara pidana di Kejaksaan Tinggi DKI

  • 3 minggu lalu

    KPK Minta Centre Point Dikembalikan ke Negara

    MEDAN (EKSPOSnews): Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meminta PT ACK selaku pengelola Centre Point segera mengembalikan lahan atau aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI)

  • 4 minggu lalu

    Inilah Nama-Nama dari Polri Bakal Masuk Seleksi Calon Pimpinan KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Wakabareskrim Polri Irjen Pol Antam Novambar menjadi salah satu dari sembilan perwira tinggi Polri yang ikut seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Selain Irje

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99