Rabu, 22 Nov 2017

Tolak Radikalisme dan Intoleransi

Oleh: Beng San
Sabtu, 20 Mei 2017 05:46
BAGIKAN:
istimewa
Demostrasi.
MINAHASA (EKSPOSnews): Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow secara tegas mengatakan menolak paham radikalisme dan intoleran masuk ke Tanah Toar Lumimuut ini.

"Masyarakat Kabupaten Minahasa harus menolak paham-paham radikalisme dan intoleran yang akan memecahbelah Bangsa Indonesia," kata Jantje di Tondano, Jumat 19 Mei 2017.

Bupati mengajak masyarakat bersama-sama menolak paham radikalisme dan intoleran yang akan memecahkan keutuhan NKRI. "NKRI harga mati," ujarnya.

Dia menjelaskan, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, bermacam-macam suku, agama dan ras. Untuk itu katanya, marilah menjaga keutuhan NKRI agar supaya tetap kokoh.

"Kita harus menjaga dan jangan sampai kita tercerai-berai," tuturnya.

Bupati pun mengimbau kepada masyarakat agar menolak keberadaan paham radikalisme dan intoleran.

"Tolak dan bubarkan Ormas Front Pembela Islam (FPI), Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Kita bersama-sama menolak dan mendorong pemerintah membubarkan FPI, HTI serta Ormas intoleran yang berada di Indonesia yang telah merusak tatanan bangsa Indonesia," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 bulan lalu

    Tolak Segala Bentuk Radikalisme dan Pemecahbelah Bangsa

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Bupati Bengkayang, Kalbar, Suryadman Gidot bersama Forkopimda, dan tokoh masyarakat mendeklarasikan penolakan terhadap segala bentuk radikalisme, terorisme, penghasutan, serta

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99