Rabu, 17 Okt 2018

Teroris Memang Biadab

Oleh: Jallus
Minggu, 13 Mei 2018 17:51
BAGIKAN:
istimewa.
Bom rakitan.
TEMANGGUNG (EKSPOSnews): Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengutuk keras serangan teroris di beberapa gereja di Surabaya yang menimbulkan korban jiwa termasuk anak-anak.

"Kami kutuk keras hal itu, karena itu melanggar hak asasi manusia. Anak tidak dalam posisi yang dia memahami apa yang sedang terjadi," katanya di Temanggung, Minggu 13 Mei 2018.

Ia menyampikan hal tersebut usai melakukan sosialisasi dan mempromosikan hak anak Indonesia di Kantor Desa Rawa Seneng, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Ia menuturkan atas nama Komnas Perlindungan Anak jangan takut terhadap teror, oleh karena itu Komnas Perlindungan anak menyatakan perang terhadap teror.

"Jangan takut terhadap teror dan kami mengutuk keras karena melanggar hak anak. Anak menjadi korban dari tindakan-tindakan kejahatan itu," katanya.

Ia mengimbau kepada publik jangan takut terhadap teror, tetapi bagaimana memberikan keamanan yang baik.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengusulkan untuk meningkatkan fungsi intelijen, bukan hanya intelijen yang ada di TNI dan Polri, tetapi intelijen yang ada di desa."Paling tidak memberikan perhatian ekstra apa yang terjadi di lingkungan keluarga masing-masing, itu fungsi intelijen kita baik di rumah, lingkungan sosial yang diperankan oleh aparatur negara seperti TNI dan Polri," katanya.

Ia menegaskan dengan rasa solidaritas terhadap anak-anak yang menjadi korban, mengutuk keras terhadap terorisme tersebut.

"Tentunya nanti kami akan melakukan trauma healing terhadap korban yang saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit, karena ini adalah sebuah peristiwa yang menurut saya harus mendapat dukungan dari semua masyarakat karena anak-anak adalah yang menjadi korban," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Malaysia Tangkap 8 Teroris

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Bagian Khusus Kontra Terorisme Polisi Diraja Malaysia (PDRM) pada akhir September telah menangkap delapan orang yang dicurigai sebagai bagian dari kelompok teroris yang meme

  • 2 bulan lalu

    5 Terduga Teroris Diamankan di Sumbar Jaringan JAD

    PADANG (EKSPOSnews): Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Pol Syamsi mengungkapkan lima terduga teroris yang diamankan di daerah itu diiduga merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daul

  • 2 bulan lalu

    Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Sulawesi Selatan

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri kembali mengamankan satu orang anggota jaringan teroris Santoso di Desa Tomoni, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selata

  • 2 bulan lalu

    Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Semarang

    SEMARANG (EKSPOSnews): Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap 3 terduga teroris di wilayah Tegal dan Semarang, Jawa Tengah.Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Condro Kirono yang dikonfirmasi menge

  • 3 bulan lalu

    37 Terduga Teroris Ditangkap di Jawa Barat

    BANDUNG (EKSPOSnews): Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, sampai saat ini sudah 37 terduga teroris yang ditangkap di berbagai wilayah di Jawa Barat."Sebanyak 37 terduga teroris

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99