Selasa, 24 Sep 2019
  • Home
  • Nasional
  • Serahkan Senjata Jenis Mouser, JK Ingin Kampungnya Aman

Serahkan Senjata Jenis Mouser, JK Ingin Kampungnya Aman

Oleh: Jefri
Jumat, 29 Jun 2018 20:16
BAGIKAN:
istimewa.
Penyerahan senjata api.
BOVEN DIGOEL (EKSPOSnews): Seorang warga asal kampung Ninatie, Distrik Ninatie, Kabupaten Boven Digoel, Papua, mendadak mendatangi pos pengaman perbatasan Yonif Raider 500/Sikatan.

Bukan tanpa maksud dan tujuan, kedatangan pria berinisial JK (41) itu, bertujuan untuk menyerahkan senjata api laras panjang jenis Mouser sepeninggalan almarhum bapak JK.

"Senjata itu diserahkan dengan sukarela, tanpa ada paksaan dari kami (satgas)," ujar Dansatgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan, Letkol Inf Sidik Wiyono, Jumat 29 Juni 2018.

Tindakan itu, kata Letkol Sidik, patut memperoleh apresiasi dari dirinya dan seluruh warga perbatasan, khususnya di wilayah perbatasan Indonesa-Papua Nugini.

"Saya sangat berterima kasih atas kerjasama yang diberikan oleh masyarakat di wilayah perbatasan ini," ucapnya.

Sementara itu, JK menilai penyerahan senjata yang dilakukan oleh dirinya tersebut, sangat pantas untuk dilakukan guna mewujudkan suasana aman dan damai di Papua.

"Saya tau kalau memiliki senjata itu melanggar hukum. Beberapa waktu lalu, bapak-bapak TNI disini telah mensosialisasikan larangan memiliki senjata. Ini salah satu inisiatif kami untuk taat pada peraturan yang sudah diberlakukan," ucap JK.

Dirinya berharap, penyerahan senjata tersebut bisa menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk ikut serta menyerahkan senjata api milikinya. "Mudah-mudahan, warga yang merasa memiliki senjata api, dapat menyerahkan senjatanya ke TNI," tuturnya.

Perlu diketahui, selama menjaga keamanan di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas tak harus menggunakan senjata. Akan tetapi, para personel TNI di wilayah perbatasan, juga dibekali kemampuan dalam melaksanakan operasi militer selain perang (OMSP).

Letkol Sidik mengungkapkan, ia bersama personelnya selama ini gencar menggelar operasi tersebut. Tak hanya menjalin komunikasi dengan warga di perbatasan saja. Akan tetapi, dirinya juga mengimbau seluruh personelnya untuk mendengarkan setiap keluhan, maupun kesusahan yang dialami oleh warga di perbatasan.

"Sebab, cara itu sangat ampuh untuk menjalin kedekatan dengan warga disini. Dan itu, sudah terbukti," tutur Sidik Wiyono.

 

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Bibit Ganja Dibawa dari Papua Nugini

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Prajurit TNI yang menjaga perbatasan RI-PNG, Yonif PR 328/DGH berhasil mengamankan GS (32), seorang pemuda asal Waris, Kabupaten Keerom yang kedapatan membawa bibit ganja dari t

  • 3 bulan lalu

    Polda Papua Barat Amankan Kayu Merbau

    MONOKWARI (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Papua Barat mengamankan empat kontainer kayu merbau di pelabuhan Kota Sorong.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey di Manokwa

  • 3 bulan lalu

    Papua Barat Akan Ekspor Langsung Kayu Merbau

    MANOKWARI (EKSPOSnews): Provinsi Papua Barat mulai tahun 2020 akan melaksanakan kegiatan pengiriman secara langsung kayu merbau ke sejumlah negara di wilayah Asia dan Eropa.Kepala Dinas Kehutanan Prov

  • 5 bulan lalu

    Rumah Kepala Suku Yakyu Direnovasi Satgas Pamtas Yonmek

    MERAUKE (EKSPOSnews): Pasukan pengaman perbatasan di bawah kendali Letkol Inf Andi A. Wibowo  terus berupaya untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG.Saat ini,

  • 6 bulan lalu

    Pelaku Pencabulan Anak Ditangkap di Papua

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Tim Khusus Polda Sulawesi Selatan bersama Tim Khusus Polres Pangkajene Kepulauan berhasil mengamankan dua pelaku pencabulan anak di bawah umur yang kabur hingga ke Provinsi Papu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99