Sabtu, 18 Agu 2018
  • Home
  • Nasional
  • Senjata Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua 35 Pucuk

Senjata Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua 35 Pucuk

Oleh: alex
Jumat, 10 Nov 2017 19:44
BAGIKAN:
istimewa.
Senjata.
JAYAPURA (EKSPOSnews): Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan jumlah senjata api milik kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang mengklaim menguasai Kampung Utikini dan sekitarnya di Kabupaten Mimika, Papua, sebanyak 35 pucuk.

"Kurang lebih sekitar 35 yah, kurang lebih dan ada juga yang menggunakan senjata tradisioanl termasuk panah juga ada," katanya ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Jumat 10 November 2017.

Namun, mantan Kapolda Banten itu tidak tahu persis jumlah amunisi yang digunakan oleh KKB itu, apakah menipis atau masih banyak.

"Belum tahu, sejauh mana menipis, kami belum tahu juga," katanya.

Belakang ini, di sejumlah media sosial beredar foto dua senjata api jenis laras panjang dan dikenal jenis Styer Aug. Dua senjata api serbu yang biasa digunakan oleh pasukan khusus itu difoto dengan keadaan berdiri.

Selain foto, kedua senjata yang memiliki kaliber 5,46 mm itu terlihat juga sosok pria dewasa dengan rambut gimbal yang sedang menenteng senjata tersebut.

Kedua foto senjata api itu diduga sebagai bagian dari 30-an senjata yang dimiliki oleh KKB yang mengklaim menguasai Kampung Utikini dan sekitarnya Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Secara terpisah, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit membenarkan informasi yang didapatnya bahwa KKB di Kampung Utikini memiliki 35 pucuk senjata api.

"Iya informasinya sekitar 30 hingga 35 pucuk. Terkait hal kami i merencanakan memperkuat kepolisian," katanya.

Mayjen TNI Supit menegaskan akan mengambil tindakan lebih lanjut bersama kepolisian untuk menyusun rencana bagaimana menghadapi KKB yang sudah sangat meresahkan itu.

"Jika tidak kami ambil tindakan lebih lanjut, kami sedang menyusun rencana diawali dengan negosiasi dulu. Jika temui jalan buntu dan tidak mau kerja sama dengan kami, kami akan ambil tindakan lanjutan, seperti itu," katanya.

Ia menambahkan pihaknya bersama Porli sedang mengambil langkah untuk upaya evakuasi yang melibatkan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan yang berpengaruh.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    TNI Tangkap Pemilik Ladang Ganja di Papua

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan Yonif 756/Wimane Sili (WMS) menangkap AL (36) yang teridentifikasi sebagai pengedar dan pemilik ladang gan

  • 3 minggu lalu

    BBKSDA Papua Tampung 11 Jenis Burung yang Dilindungi

    JAYAPURA (KICAU): Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua menampung sebanyak 81 ekor jenis satwa di kandang transit di Buper, Waena, Abepura, Kota Jayapura.Kepala BBKSDA Papua Timbu

  • 4 minggu lalu

    Penembak Misterius Diduga Gunakan Senjata Pabrikan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polres Metro Jakarta Utara menduga penembak Herdi di kawasan Pejagalan Penjaringan, menggunakan senjata api organik atau pabrikan kaliber 9 mm."Diduga menggunakan pistol

  • 2 bulan lalu

    Serahkan Senjata Jenis Mouser, JK Ingin Kampungnya Aman

    BOVEN DIGOEL (EKSPOSnews): Seorang warga asal kampung Ninatie, Distrik Ninatie, Kabupaten Boven Digoel, Papua, mendadak mendatangi pos pengaman perbatasan Yonif Raider 500/Sikatan.Bukan tanpa maksud d

  • 2 bulan lalu

    3 Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Tiga dari lima orang warga yang ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di sekitar Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, dinyatakan tewas.Kabid Humas P

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99