Kamis, 27 Feb 2020

Riau-Sumbar Macet Total

Senin, 11 Jul 2016 05:24
BAGIKAN:
ist
Jelok sembilan di Sumatera Barat
PAYAKUMBUH (EKSPOSnews): Jalan raya dari Sumbar ke Riau mengalami macet total sejak di Jalan Sudirman, Kota Payakumbuh, dengan kecepatan mendekati nol, karena hanya bergerak semeter, semeter lalu berdiam.

Pantauan Antara di Jalan Sudirman, Payakumbuh, Senin 11 Juli 2016 (dini hari), kenderaan sudah bersusun tiga di jalan yang hanya diperuntukkan dua jalur ke arah Riau tersebut.

Belum jelas, mengapa lalu lintas menjadi macet di jalan raya yang diberi pemisah (separator) dengan arah sebaliknya.

Sebagian kenderaan putar balik arah dan mencari hotel untuk menginap. Seperti lazimnya di hari Lebaran dan jelang berakhirnya masa libur bersama bagi pegawai, sebagian hotel di Payakumbuh penuh, seperti di Hotel Bambu dan Hotel Bundo Kandung penuh, termasuk Homestay Family juga penuh.

Sebagian pengendara menjadikan masjid dan pompa bensin sebagai tempat istirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke kota asal di Provinsi Riau.

Menjelang pembatasan Sumbar ke Riau terdapat Jembatan Kelok 9 yang bukan hanya memudahkan pengendara melintas kedua wilayah, tetapi juga menjadi tujuan wisata untuk bisa merasakan jalan berkelok sembilan agar kenderaan dari arah Sumbar bisa mencapai tebing setinggi 80 meter menuju perbatasan Riau.

Jembatan fenomenal itu diresmikan di era Susilo Bambang Yudhoyono pada Oktober 2013, yang terletak sekitar 30 km sebelah timur dari Kota Payakumbuh menuju Provinsi Riau.

Jembatan ini membentang sepanjang 2,5 km di Jorong Aie Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat dan merupakan bagian dari ruas jalan penghubung Lintas Tengah Sumatera dan Lintas Timur Sumatera.

Kelok 9 memiliki tikungan yang tajam sepanjang 300 meter dan enam kali bolak balik dan lebar sekitar 5 meter, berbatasan dengan jurang dan diapit dua perbukitan di antara Cagar Alam Air Putih dan Cagar Alam Harau.

Jembatan dibangun meliuk-liuk enam kali di antara dua dinding bukit terjal dengan tinggi tiang-tiang beton hingga mencapai 58 meter untuk mencapai jalan di atas tebing setinggi 80 meter.(ant)

  Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    Kereta Api Alternatif Atasi Kemacetan di Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Kereta api bisa menjadi alternatif untuk mengatasi persoalan kemacetan jalan penghubung antarprovinsi maupun kabupaten/kota di Sumbar yang mulai tidak sanggup menampung peningkata

  • 2 tahun lalu

    Menyidik Kredit Macet di BTN

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Kejaksaan Negeri Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyidik dugaan kredit macet pada Bank BTN senilai Rp6,5 miliar."Kami sudah menetapkan tiga tersangka dalam kasu

  • 2 tahun lalu

    Tol Becakayu Urai Kemacetan

    BEKASI (EKSPOSnews): Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, Rahmat Effendi mengatakan operasional Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) dipastikan efektif mengurai titik kemacetan di koridor Kalimalang w

  • 3 tahun lalu

    ASDP Akan Operasikan 36 Kapal Ro-Ro

    MERAK (EKSPOSnews): PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak akan mengoperasikan 36 kapal Ro-Ro untuk melayani puncak arus balik lebaran 2017."Kami memperkirakan

  • 3 tahun lalu

    Jualan Di Jalan Dr Mansyur Medan Sebabkan Kemacetan

    MEDAN EKSPOSnews): Meskipun sudah sering ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Medan, para pedagang di Jalan Dr Mansyur Medan tidak jera memajang jualannya. Bahkan jumlah pedagang

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99