Rabu, 24 Okt 2018

Rendang 1 Ton untuk Korban Gempa Lombok

Oleh: alex
Jumat, 24 Agu 2018 16:06
BAGIKAN:
istimewa.
Rendang.
BUKITTINGGI (EKSPOSnews): PMI Kota Bukittinggi bersama warga Jorong Galuang, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, memasak satu ton rendang untuk dikirim ka korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Sumbangan daging berasal dari banyak warga yang dikumpulkan lewat PMI Bukittinggi. Keseluruhan ada 750 kilogram dan setelah dimasak ditambah campuran bahan lain bisa mencapai satu ton," kata Ketua PMI Bukittinggi Chairunnas di Jorong Galuang, Jumat 24 Augustus 2018.

Semula, ia menjelaskan, PMI berencana mengirimkan bantuan dan sekitar 50 ton daging untuk korban gempa di Lombok.

Namun setelah informasi mengenai rencana pengiriman bantuan itu menyebar, sumbangan daging yang masuk dari warga sampai 500 kilogram.

Dan setelah informasi mengenai rencana memasak sumbangan daging di Jorong Galuang disampaikan kepada perangkat daerah setempat, sumbangan daging bertambah menjadi 750 kilogram.

"Awalnya hanya dalam lingkup keluarga PMI Bukittinggi saja, ternyata masyarakat begitu mendukung hingga terkumpul 750 kilogram dalam tiga hari," kata Chairunnas.

Kegiatan memasak rendang ditargetkan selesai Senin (27/8). Rendang yang sudah jadi akan langsung dikemas dan dikirim ke Lombok keesokan harinya.

Korban gempa di Lombok ditargetkan bisa menikmati kiriman rendang itu lima hari setelah pengiriman.

"Sumbar daerah rawan gempa juga, pernah pula hadapi bencana yang sama. Dalam urusan membantu sesama, tidak kenal daerah jauh atau dekat," katanya.

Kepala Markas PMI Bukittinggi Ahmad Jaiz menambahkan kegiatan memasak rendang dilakukan di Kabupaten Agam dengan mempertimbangkan ketersediaan area lapang, selain kekhasan rendang dari daerah Galuang.

Ketua PKK Jorong Galuang Lasmi mengatakan rendang Galuang dimasak sampai kering dengan api kecil, sehingga membutuhkan waktu lama.

Proses memasak yang demikian menghasilkan rendang daging empuk dan tahan lama.

"Proses masak selain dilakukan oleh ibu-ibu PKK setempat, juga ada yang datang dari Kecamatan Ampek Angkek, Agam, dan daerah sekitar Jorong Galuang," katanya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Mempersiapkan Rendang untuk Pasar Internasional

    PAYAKUMBUH (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat mempersiapkan rendang untuk menembus pasar internasional, salah satunya dengan melakukan sertifikasi halal."Secara umum saat ini lab

  • 3 bulan lalu

    Promosi Rendang Sampai ke Moskow

    MOSKOW (EKSPOSnews): Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama dengan pengusaha Minang yang tergabung dalam UKM mempromosikan makanan Rendang ke Rusia dalam acara Festival Indonesia yang diadakan

  • 8 bulan lalu

    Mendorong Rendang Masuk Pasar Global

    PADANG (EKSPOSnews): Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mendorong agar kuliner khas daerah itu, rendang bisa masuk pasar internasional agar bisa menjadi salah satu sarana promosi daerah.

  • 12 bulan lalu

    Mendorong Ekspor Rendang

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus berupaya meningkatkan produk rendang melalui pelatihan dan pembinaan kepada pelaku usaha

  • 2 tahun lalu

    Kuliner Minang Akan Ditampilkan di Afrika Selatan

    PADANG (EKSPOSnews): Sejumlah menu masakan Minang akan ditampilkan di Afrika Selatan pada kegiatan Promosi Kuliner Indonesia 2016 yang didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Namibia pad

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99