Rabu, 01 Apr 2020

Rektor Sesalkan Teroris Masuk Kampus

Oleh: marsot
Minggu, 03 Jun 2018 07:14
BAGIKAN:
istimewa.
Gelanggang mahasiswa Universitas Riau.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Rektor Universitas Riau Aras Mulyadi mengapresiasi atas keberhasilan Polri mengungkap jaringan terorisme di kampus perguruan tinggi negeri terbesar di Bumi Lancang Kuning tersebut.

"Saya atas nama pimpinan seluruh civitas academika menyampaikan terima kasih kepada Densus 88 dan juga Polda Riau yang telah mengungkap kejadian ini," kata Aras Mulyadi di Pekanbaru, Minggu 3 Juni 2018.

Jika jaringan terduga teroris yang ditangkap di Gedung Gelanggang Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Riau itu tidak segera ditangkap, kata Aras, akan menimbulkan banyak korban jiwa.

Ia mengatakan bahwa pihaknya mempercayakan penanganan secara hukum tiga terduga teroris yang merupakan alumni FISIP Univeritas Riau itu kepada polisi.

"Saya percaya akan diselesaikan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan oleh Densus 88 dan badan antiteror serta berbagai pihak terkait lainnya," tuturnya.

Aras mengatakan seluruh civitas academika perguruan tinggi negeri itu mengutuk keras kegiatan teroris yang dilakukan oleh alumninya tersebut.

Menurut dia, tindakan tersebut sama sekali bukan tindakan terpuji dan jelas sebuah tindakan yang terlarang.

"Terus terang seluruh civitas academika mengutuk kegiatan yang mengarah ke bom, dan dibuktikan dengan ini," ujarnya.

Selama ini, kata dia, pihak kampus sama sekali tidak mencurigai seluruh kegiatan, terutama yang melibatkan alumni di salah satu perguruan tinggi tertua di Riau tersebut.

Aras mengaku sangat menyayangkan dengan adanya insiden tersebut.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan konsolidasi secara internal setelah kejadian itu guna mencegah kejadian serupa terjadi lagi.

Densus 88 Antiteror bersama Polda Riau menggerebek kampus tersebut, Sabtu (2/6) siang. Penggerebekan melibatkan personel Brimob bersenjata lengkap dan Gegana serta Inafis.

Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan tiga terduga teroris masing-masing berinisial Z, B, dan K.

Dari tangan ketiganya, polisi menyita empat unit bom rakitan dan menyita sejumlah serbuk-serbuk bahan pembuat bom dari gedung yang sejatinya merupakan sekretariat bersama kelembagaan mahasiswa tersebut.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 9 bulan lalu

    Syamsul Gultom Terpilh Menjadi Rektor Unimed

    MEDAN (EKSPOSnews): Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengapresiasi atas semua tahapan pemilihan Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) berjalan tertib, aman dan lancar, serta sesuai den

  • 11 bulan lalu

    4 Wakil Rektor UNS Dilantik

    SOLO (EKSPOSnews): Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Jamal Wiwoho melantik empat wakil rektor baru untuk masa jabatan 2019-2023."Dengan dilantiknya wakil rektor baru ini harapannya mere

  • tahun lalu

    Pelecehan Seksual UGM Tanggung Jawab Siapa?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan penanganan terhadap kasus pelecehan seksual oleh dan kepada mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) sepen

  • 2 tahun lalu

    Samsul Rizal Terpilih Kembali Jadi Rektor Unsiyah

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Samsul Rizal kembali terpilih sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) periode 2018-2022 untuk kedua kalinya setelah berhasil mengumpulkan 81 suara dalam Rapat Senat t

  • 2 tahun lalu

    Rektor USN Lantik Pejabat

    KOLAKA (EKSPOSnews): Rektor Universitas Negeri Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Ashari, melantik 15 pejabat untuk mengisi kekosongan struktur eselon di aula kampus itu, Rabu 10 Januari 2018.Rektor

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99