Rabu, 15 Agu 2018
  • Home
  • Nasional
  • Ratusan Penduduk Pasir Putih Masih Mengungsi karena Ledakan Sumur Ilegal

Ratusan Penduduk Pasir Putih Masih Mengungsi karena Ledakan Sumur Ilegal

Oleh: Jallus
Kamis, 26 Apr 2018 16:01
BAGIKAN:
istimewa.
Sumur ilegal.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Sebanyak 198 jiwa penduduk Desa Pasir Putih, Rantau Peureulak, Aceh Timur, masih mengungsi ke daerah lebih aman akibat kobaran api dari semburan gas bumi di sumur minyak setempat.

"Api sudah padam pukul 5.00 WIB tadi, tapi warga masih mengungsi," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Teuku Ahmad Dadek melalui telepon seluler di Banda Aceh, Kamis 26 April 2018.

Pihaknya telah mendata, lanjutnya, ada 55 kepala keluarga dengan 198 orang yang berdomisili disekitar lokasi terbakar sumur minyak yang menghanguskan lima rumah warga setempat.

Kelima rumah warga itu milik Siti Hafizah (70), Zainabah (85), Ridwan Hutabarat (40), Maryani (60), dan rumah milik Muhammad Yanis (45) yang ludes terbakar pada Rabu, (25/4).

Ahmad melaporkan, saat ini puluhan rumah di sekitar sumur minyak terlihat kosong dengan pintu dan jendela tertutup rapat, seperti tidak ada berpenghuni.

Sisa-sisa kebakaran, seperti beberapa alat digunakan penyulingan minyak mentah drum dan kendaraan pengangkut roda dua, terlihat hangus terbakar yang saat ini berada di lokasi.

"Sumur minyak terbakar itu, cuma berjarak 30 meter dari rumah. Warga panik, dan mereka lebih memilih selamatkan keluarganya dulu," terang dia.

Bupati Aceh Timur Hasballah HM Thaib menegaskan, penyulingan minyak secara tradisional di wilayah tersebut harus ditutup, karena selain ilegal dan cukup berbahaya bagi keselamatan.

"Penyulingan minyak ilegal ini, harus segera ditutup. Karena kebakaran yang menimbulkan korban jiwa, sudah berulang kali terjadi," tegas bupati ketika meninjau lokasi ledakan dan kebakaran sumur minyak di Ranto Peureulak.

Beberapa waktu lalu, lanjutnya, kebakaran yang sama juga terjadi di lokasi penyulingan minyak mentah di kecamatan yang sama. Mengakibatkan sejumlah warga meninggal, dan beberapa orang lainnya mengalami luka bakar serius.

"Kita berharap, aparat penegak hukum harus mengambil sikap tegas dengan menertibkan sumur-sumur minyak ilegal ini. Begitu juga dengan PT Pertamina EP Ranau, juga harus menutup sumur yang telah dibuka oleh masyarakat," harap Rocky, panggilan akrab Bupati.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Polisi Tetapkan Tersangka Ledakan Sumur Ilegal

    IDI (EKSPOSnews): Polisi menetapkan seorang tersangka lagi dalam kasus ledakan dan kebakaran sumur minyak ilegal di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (25/4) dinih

  • 4 bulan lalu

    Aroma Gas Masih Tercium di Sumur Ilegal yang Terbakar

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek menyebut, aroma gas masih terasa dari semburan sumur minyak di Kabupaten Aceh Timur."Bau gas, masih

  • 4 bulan lalu

    Korban Meledaknya Sumur Ilegal di Aceh 20 Tewas dan 40 Luka Kritis

    IDI (EKSPOSnews): Posko Penanggulangan Bencana Kebakaran Sumur Minyak Kabupaten Aceh Timur mengeluarkan data resmi sementara dan sekaligus meluruskan jumlah korban ledakan dan kebakaran, setelah sempa

  • 4 bulan lalu

    Tangani Ledakan Sumur Ilegal di Aceh Timur Secara Optimal

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menginstruksikan dinas terkait untuk terjun langsung ke lokasi sumur minyak di Gampong Pasi Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur,

  • 4 bulan lalu

    Pertamina Rantau Bantu Pedamkan Api Sumur Ilegal

    KUALA SIMPANG (EKSPOSnews): Pertamina Aset 1 EP Field Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, membantu memadamkan api akibat ledakan sumur minyak yang dieksploitasi masyarakat di Desa Pasir Putih, Kecamatan R

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99