Senin, 18 Jun 2018
  • Home
  • Nasional
  • Polri Minta yang Bilang Peristiwa Bom Surabaya Rekayasa Berikan Bukti

Polri Minta yang Bilang Peristiwa Bom Surabaya Rekayasa Berikan Bukti

Oleh: Jallus
Selasa, 22 Mei 2018 05:19
BAGIKAN:
istimewa.
Bom.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan bahwa Polri meminta pihak-pihak yang mengatakan bahwa peristiwa teror di Jawa Timur dan Riau merupakan rekayasa agar dapat memberikan bukti.

"Kalau ada yang bilang rekayasa, sutradara sehebat apapun dari Hollywood, tidak bisa merekayasa kasus (kerusuhan) Mako Brimob, (kasus bom bunuh diri) Surabaya, Sidoarjo, Riau. Polri minta bukti siapapun yang menyampaikan bahwa itu (kasus teror) rekayasa. Mana buktinya?" kata Brigjen Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin 21 Mei 2018.

Menurut dia, beberapa netizen telah ditangkap oleh polisi karena menuliskan ujaran kebencian dan fitnah di media sosial terkait peristiwa bom bunuh diri yang terjadi dalam sepekan terakhir.

Polri pun menyesalkan pihaknya dituduh merekayasa sejumlah kasus teror di Indonesia.

"Kebebasan mengemukakan pendapat berbeda dengan menyatakan 'hatespeech' (ujaran kebencian). Polri tidak nyaman dengan cap rekayasa. Siapapun yang menyebutkan rekayasa, kami tunggu buktinya," ucapnya, menegaskan.

Sepekan yang lalu, pada Minggu (13/5) pagi, tiga gereja yang ada di Surabaya diserang oleh teroris dengan cara meledakkan diri dengan menggunakan bom. Akibat kejadian itu, belasan orang meninggal dunia dan puluhan orang mengalami luka-luka.

Kemudian terjadi penyerangan kelompok teroris di Mapolda Riau pada Rabu (16/5) pagi. Polisi berhasil menembak mati empat teroris yang terlibat dalam penyerangan itu. Namun, seorang polisi anggota Polda Riau, Ipda Auzar meninggal dunia akibat ditabrak mobil pelaku.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    Mabes Polri Pastikan Kasus Chad Pornografi Habib Rizieq Sudah SP3

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mabes Polri memastikan Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dugaan kasus percakapan berkonten pornografi yang menyeret pimpinan Front Pembela

  • 7 hari lalu

    Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Kesiapan Tol Ngawi

    NGANJUK (EKSPOSnews): Menjelang mudik lebaran mendatang, Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memastikan rute mudik di Jawa Timur, khususnya di jalur tol M

  • 4 minggu lalu

    TNI - Polri Perketat Keamanan GKJW Pepathan

    MADIUN (EKSPOSnews): Pasca kejadian teror bom bunuh diri disurabaya dan dikota lainnya, tempat ibadah Gereja di Madiun mulai diperketat keamanannya.Salah satu yang mendapat pengamanan yaitu Gereja Kri

  • 2 bulan lalu

    Satgassus Polri Temukan Ladang Ganja di Aceh

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim gabungan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Polri dan Polda Metro Jaya menemukan ladang ganja seluas tujuh hektare di kawasan Aceh Besar, pada Rabu (25/4)."Dari hasil dua pekan

  • 3 bulan lalu

    Sinergitas TNI-Polri Berikan Rasa Aman Beribadah di Gereja Kristen Jawi Wetan

    Dalam rangka menciptakan kenyamanan umat Kristiani atau nasrani melaksanakan kebaktian TNI-Polri berikan rasa aman yang bertempat di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Desa Balun Kecamatan Turi, Kabupat

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99