Selasa, 20 Nov 2018

Peralatan E-KTP di Mukomuko Rusak

Oleh: alex
Sabtu, 03 Mar 2018 06:29
BAGIKAN:
istimewa.
E-KTP.
MUKOMUKO (EKSPOSnews): Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan mayoritas peralatan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (KTP-e) di 15 kecamatan di daerah itu mengalami kerusakan.

"Peralatan perekaman data KTP-e yang rusak itu tersebar di delapan dari 15 kecamatan di daerah ini. Saat ini kecamatan tersebut tidak bisa tidak bisa melayani perekaman data KTP-e," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Kabupaten Mukomuko Badri Rusli di Mukomuko, Jumat 2 Maret 2018.

Selain itu ada dua kecamatan, yakni Kecamatan Air Dikit dan Teramang Jaya yang tidak bisa melayani perekaman data KTP-e karena ada sebagian peralatan di kecamatan di daerah itu yang dicuri.

Ia menyatakan, saat ini hanya lima kecamatan di daerah itu yang masih bisa melayani perekaman data KTP-e, yakni Kecamatan Penarik, Ipuh, Lubuk Pinang, XIV Koto dan Kecamatan Kota Mukomuko.

Sekarang ini, katanya, instansinya menerima laporan terkait peralatan perekaman KTP-e di Kecamatan Lubuk Pinang yang diduga mengalami kerusakan.

"Kami baru dapat informasi ada sebagian peralatan perekaman data KTP-e di Kecamatan Lubuk Pinang yang rusak, namun kami belum mengecek kebenarannya," ujarnya.

Ia mengatakan, instansinya telah berkoordinasi dengan Kementrian Dalam Negeri terkait peralatan perekaman data KTP-e yang rusak ini, namun tidak ada solusi karena tidak diketahuinya pihak pengadaan barang tersebut.

Pergantian peralatan perekaman data KTP-e yang rusak itu harus dari pihak yang bertindak selaku kontraktor pengadaan barang tersebut, namun sampai sekarang belum diketahui keberadaannya.

Menurutnya, kemungkinan perbaikan peralatan perekaman data KTP-e yang rusak ini sangat kecil.

Untuk itu, ia mengajukan, proposal pengadaan peralatan perekaman data KTP-e kepada satuan kerja yang membidangi kegiatan perencanaan, yakni satu tiga pemerintah daerah setempat.

"Kami mengusulkan dana pengadaannya di APBD perubahan dan APBD 2019," ujarnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Prostitusi Terselubung di Mukomuko

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, akan menindaklanjuti laporan warga terkait tempat hiburan dan panti pijat di daerah itu yang diduga menjadi lokasi prostitusi t

  • 4 bulan lalu

    Pelajar Mesum di Mukomuko

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Warga desa Pasar Ipuh, kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, memberikan sanksi berupa denda uang kepada Zi (14) seorang pelajar SMP dan pasangan wanitanya No (15) yang diamanka

  • 4 bulan lalu

    Membangun Pasar Semi Modern di Mukomuko

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bangkulu, A Halim menyatakan pembangunan pasar semi modern di daerah itu

  • 4 bulan lalu

    Kejaksaan Amankan Mantan Bupati Mukomuko

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim intelijen kejaksaan berhasil mengamankan Bupati Mukomuko periode 2005-2010 dan 2010-2015, Ichwan Yunus, setelah buron selama satu tahun terkait dugaan korupsi penyalahgunaan

  • 4 bulan lalu

    Membangun Kampung Nelayan di Mukomuko

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mendukung pembangunan dan pengembangan Kawasan Kampung Nelayan Sejahtera (KKNS) di desa Pasar Bantal, k

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99