Senin, 16 Jul 2018

Peralatan E-KTP di Mukomuko Rusak

Oleh: alex
Sabtu, 03 Mar 2018 06:29
BAGIKAN:
istimewa.
E-KTP.
MUKOMUKO (EKSPOSnews): Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan mayoritas peralatan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (KTP-e) di 15 kecamatan di daerah itu mengalami kerusakan.

"Peralatan perekaman data KTP-e yang rusak itu tersebar di delapan dari 15 kecamatan di daerah ini. Saat ini kecamatan tersebut tidak bisa tidak bisa melayani perekaman data KTP-e," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Kabupaten Mukomuko Badri Rusli di Mukomuko, Jumat 2 Maret 2018.

Selain itu ada dua kecamatan, yakni Kecamatan Air Dikit dan Teramang Jaya yang tidak bisa melayani perekaman data KTP-e karena ada sebagian peralatan di kecamatan di daerah itu yang dicuri.

Ia menyatakan, saat ini hanya lima kecamatan di daerah itu yang masih bisa melayani perekaman data KTP-e, yakni Kecamatan Penarik, Ipuh, Lubuk Pinang, XIV Koto dan Kecamatan Kota Mukomuko.

Sekarang ini, katanya, instansinya menerima laporan terkait peralatan perekaman KTP-e di Kecamatan Lubuk Pinang yang diduga mengalami kerusakan.

"Kami baru dapat informasi ada sebagian peralatan perekaman data KTP-e di Kecamatan Lubuk Pinang yang rusak, namun kami belum mengecek kebenarannya," ujarnya.

Ia mengatakan, instansinya telah berkoordinasi dengan Kementrian Dalam Negeri terkait peralatan perekaman data KTP-e yang rusak ini, namun tidak ada solusi karena tidak diketahuinya pihak pengadaan barang tersebut.

Pergantian peralatan perekaman data KTP-e yang rusak itu harus dari pihak yang bertindak selaku kontraktor pengadaan barang tersebut, namun sampai sekarang belum diketahui keberadaannya.

Menurutnya, kemungkinan perbaikan peralatan perekaman data KTP-e yang rusak ini sangat kecil.

Untuk itu, ia mengajukan, proposal pengadaan peralatan perekaman data KTP-e kepada satuan kerja yang membidangi kegiatan perencanaan, yakni satu tiga pemerintah daerah setempat.

"Kami mengusulkan dana pengadaannya di APBD perubahan dan APBD 2019," ujarnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Membangun Kampung Nelayan di Mukomuko

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mendukung pembangunan dan pengembangan Kawasan Kampung Nelayan Sejahtera (KKNS) di desa Pasar Bantal, k

  • 2 bulan lalu

    Pemusnahan Sawit di Mukomuko Bertahap

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyatakan pemusnahan 371 hektare tanaman sawit yang ditanam di kawasan hutan produksi terbatas

  • 2 bulan lalu

    2 PKS Baru Akan Dibangun di Mukomuko

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan PT Gajah Sawit Sakti (GSS) dan PT Muko Panen Raya Mandiri (MPRA) segera membangun pabrik pengolahan minyak ment

  • 2 bulan lalu

    Mukomuko Usulkan Peremajaan Kebun Sawit

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, segera mengusulkan calon petani lahan perkebunan kelapa sawit seluas 3.000,98 hektare, mendapat bantuan program peremajaan

  • 5 bulan lalu

    Mukomuko Tetapkan Penerima Jaminan Kesehatan

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah menetapkan lebih dari 200 keluarga warga miskin untuk diusulkan sebagai calon penerima bantuan jaminan kesehatan daerah

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99