Minggu, 21 Okt 2018

Penyegelan Gereja di Jambi Langgar UUD 45

Oleh: alex
Rabu, 03 Okt 2018 08:21
BAGIKAN:
istimewa.
Gereja disegel di Jambi.
KUPANG (EKSPOSnews): Gerakan Kristen Indonesia (Gekira) menyatakan prihatin dengan kasus penyegelan terhadap sejumlah tempat ibadah di Kelurahan Kenali Barat, Alam Barajo, Kota Jambi.

"Pada dasarnya kami ingin menyampaikan rasa prihatin kami atas kasus ini, hanya karena alasan teknis administratif yang berkaitan dengan perizinan," kata Ketua Umum PP Gekira Fary Dj. Francis di Kupang, Rabu 3 Oktober 2018.

Sebelumnya diberitakan sejumlah gereja di Kelurahan Kenali Barat, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi pada akhir September lalu disegel oleh sejumlah oknum karena disebut tak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Ketua Fraksi Gerindra MPR RI itu, mengatakan pihaknya dengan tegas menyatakan bahwa kebebasan menjalankan ibadah adalah hak konstitusional warga yang dijamin oleh UUD. Membangun tempat ibadah sebagai sarana beribadah adalah hak kaum beragama yang diatur undang-undang."Itukan berbelit-belitnya proses penerbitan IMB terhadap ketiga gereja ini tidak harus menjadi alasan pelarangan untuk beribadah karena mereka telah menjalankan prosedur, namun IMB tak kunjung terbit dengan alasan tak berdasar," ujar Fary.

Gekira, lanjut politikus Gerindra itu, juga menyatakan kebebasan beribadah adalah bagian dari hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi oleh karena alasan apapun sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 Pasal 28 Ayat 1.

Negara, menurut dia, harus hadir dalam penyelesaian persoalan itu guna menjamin berlakunya amanat undang-undang tersebut secara berkeadilan. Oleh karena itu, Gekira mengajak para pemimpin umat beragama dan pemimpin lembaga masyarakat di berbagai level untuk mengayomi umat secara cerdas dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk.Ia mengatakan keragaman masyarakat Indonesia aset yang mesti dijaga dan dilestarikan.

Dialog lintas agama, katanya, harus terus dihidupkan agar tali silaturahim tetap terjalin dan respek sesama umat beragama bertumbuh subur.

"Hal ini demi menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia ini," kata Fary yang juga Ketua Komisi V DPR RI itu. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Kejati Jambi Tahan 4 Pelaku Korupsi

    JAMBI (EKSPOSnews): Penyidik Kejati Jambi kembali menetapkan dan langsung menahan empat tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana pipanisasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun anggaran 2009-

  • satu minggu lalu

    Melepasliarkan Lobster di Jambi

    JAMBI (EKSPOSnews): Pihak Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu (BKIPM) dan Keamanan Hasil Perikanan Jambi melepas liarkan kembali sebanyak 61.200 ekor benih lobster yang gagal diselundupkan ke Sing

  • 2 minggu lalu

    Festival Kopi di Jambi

    JAMBI (EKSPOSnews): Sekretaris Daerah Provinsi Jambi M Dianto mengatakan jenis kopi yang ada di Jambi memiliki kualitas terbaik sehingga terus dipopulerkan salah satunya melalui Festival Kopi."Provins

  • 3 minggu lalu

    Batik Jambi Kian Populer

    JAMBI (EKSPOSnews): Batik Jambi kian poluler dan mendapat respon pasar yang positif dalam berbagai kegiatan pameran berlingkup daerah maupun nasional, kata Ketua Harian Dewan Kerajian Nasional Daerah

  • 3 minggu lalu

    Penyegelan Gereja di Jambi Diharapkan Cepat Selesai

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin berharap pertemuan antara pemerintah Kota Jambi dengan para tokoh agama dan pendeta bisa menyelesaikan persoalan penyegelan tiga gedung gerej

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99