Kamis, 27 Jun 2019
  • Home
  • Nasional
  • Penyegelan Gereja di Jambi Diharapkan Cepat Selesai

Penyegelan Gereja di Jambi Diharapkan Cepat Selesai

Oleh: alex
Senin, 01 Okt 2018 02:45
BAGIKAN:
istimewa.
Gereja.
JAYAPURA (EKSPOSnews): Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin berharap pertemuan antara pemerintah Kota Jambi dengan para tokoh agama dan pendeta bisa menyelesaikan persoalan penyegelan tiga gedung gereja di kota tersebut.

"Mudah-mudahan sekarang dalam masa untuk saling bisa mencapai titik temu antara pemerintah kota, tokoh-tokoh agama dan para pendeta di tiga gereja itu untuk mencari titik temu yang terbaik dalam mengatasi masalah ini," katanya saat berada di Kota Jayapura, Papua, Minggu 30 September 2018.

Lukman yang sedang menghadiri perayaan HUT ke-70 Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di tanah Papua, yang digelar di auditorium kampus Universitas Cenderawasih (Uncen), di Kota Jayapura itu berharap persoalan tersebut tidak terlalu lama, sehingga warga yang ingin menjalankan ibadah bisa terlaksana dengan aman dan nyaman.

"Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama persoalan ini bisa diselesaikan," katanya.

Mengenai suasana keagamaan di tanah Papua, Lukman menilai bahwa sikap keberagaman dan toleransi yang ada di Bumi Cenderawasih itu berjalan sangat baik.

"Apresiasi saya yang sebesar besarnya kepada seluruh pemuka agama, tokoh agama, para pimpinan majelis agama yang tentu telah memberikan yang terbaik dalam ikut menjaga kerukunan antara umat beragama di Papua ini, sehingga kedamaian, upaya untuk saling menebarkan kasih sayang antar- sesama kita tetap mampu dilakukan masyarakat Papua secara keseluruhan," katanya.

"Kalaupun ada kasus-kasus kecil itu sifatnya kasuistis, karena secara keseluruhan masyarakat Papua itu sangat toleran dan sangat memahami betul ikatan persaudaraaan sesama kita," sambungnya.

Pemerintah Kota Jambi menyegel gereja Huria Kristen Indonesia (HKI), Gereja Methodist Indonesia (GMI), dan Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) yang berada di Kelurahan Kenali Barat, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (27/9), karena tidak berizin.

Berdasarkan pendataan Kesbangpol ketiga gereja yang disegel tersebut merupakan tempat ibadat sekitar 290 kepala keluarga.

Penyegelan ketiga gereja tersebut, menurut Liphan, dilakukan berdasarkan keputusan sejumlah pihak untuk menghindari eksalasi konflik dengan masyarakat sekitar gereja.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Kejati Jambi Tahan 3 Pelaku Korupsi Kredit Bank Mandiri

    JAMBI (EKSPOSnews): Jaksa Kejaksaan tinggi (Kejati) Jambi menahan ketiga tersangka dugaan korupsi layanan Kredit Serba Guna Mikro (KSM) 2013-2015 di Bank Mandiri Jambi yang merugikan negara senilai Rp

  • 2 bulan lalu

    Menekan Angka Perceraian di Lingkungan ASN

    JAMBI (EKSPOSnews):  Wakil Wali Kota hJambi, M Maulana mewacanakan keterlibatan psikolog dalam proses mediasi untuk mencegah tingkat perceraian aparatur sipil megara (ASN) di daerah itu."Saya ber

  • 2 bulan lalu

    Jambi Jadi Pintu Penyelundupan Lobster

    JAMBI (EKSPOSnews): Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tajungjabung Timur (Tanjabtim), Jambi berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster sebanyak 246.673 ekor yang dikemas dalam

  • 4 bulan lalu

    BNN Jambi Tangkap KUrir Narkoba di Bandara

    JAMBI (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional (BNN) Jambi menangkap dua orang kurir narkoba jenis sabu seberat 200 gram di Bandara Sultan Thaha Jambi setelah terbang dari Batam, Sabtu malam.Salah seora

  • 5 bulan lalu

    Ikan Patin dari Muarojambi

    JAMBI (EKSPOSnews): Produksi ikan patin para petani di Kabupaten Muarojambi menduduki urutan teratas dibandingkan dengan hasil budidaya ikan jenis lainnya di daerah itu."Tingkat produksi ikan patin se

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99