Selasa, 20 Nov 2018
  • Home
  • Nasional
  • Pemkab Simalungun Bantu Pendidikan Anak Korban KM Sinar Bangun

Pemkab Simalungun Bantu Pendidikan Anak Korban KM Sinar Bangun

Oleh: alex
Selasa, 03 Jul 2018 14:53
BAGIKAN:
istimewa.
Korban KM Sinar Bangun.
PARAPAT (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menyiapkan bantuan pendidikan bagi anak-anak korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba.

Di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan monumen KM Sinar Bangun di sekitar Pelabuhan Tigaras, Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan penyerahan bantuan pendidikan itu sudah disepakati dengan seluruh pihak, termasuk keluarga korban.

"Sudah disepakati, bantuannya sampai perguruan tinggi," tambahnya.

Namun, ia tidak menjelaskan secara detail mengenai jenis bantuan pendidikan yang akan diberikan bagi anak-anak korban.

Ketika dipertanyakan mengenai rentang waktu bantuan, ia menjamin itu akan dilakukan hingga akhir masa jabatannya.

"Semoga pengganti saya bisa melanjutkan," ujarnya.

Kepada anak-anak penumpang KM Sinar Bangun, JR Saragih memberikan motivasi dan dukungan agar tidak putus asa terhadap kondisi rasa.

Mantan Ketua Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara itu mencontohkan dirinya yang hidup dengan status anak yatim sejak masih kecil.

Namun dengan semangat untuk menjalani kehidupan, ia mampu menghadapi berbagai tantangan hingga dipercaya menjadi Bupati Simalungun selama dua periode.

"Saya lahir orang tua saya sudah meninggal, tapi saya bisa seperti ini," katanya.

Selain bantuan pendidikan, Pemkab Simalungun juga membangun monumen untuk dapat menjadi peninggalan bagi anak-anak korban.

Sebelumnya, kapal kayu KM Sinar Bangun yang mengangkut seratusan penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/6), sekitar pukul 17.30 WIB.

Dalam proses pencarian, tim gabungan telah menemukan 21 korban selamat dan tiga korban tewas.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Biaya Pendidikan Dokter di Indonesia Mahal

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dalam Muktamar ke-30 tahun 2018 menyoroti sistem pendidikan kedokteran di Indonesia yang masih berbiaya mahal dan lulusan kualitas

  • 4 minggu lalu

    Merger PTS Bisa Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Pandu Baghaskoro mengatakan, langkah merger atau penggabungan perguruan tinggi swasta (PTS) membutuhkan pemetaan yang jelas

  • 2 bulan lalu

    Pertamina Salurkan Dana Pendidikan

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I melalui Terminal BBM Kreung Raya menyalurkan "corporate social responsibility" (CSR) untuk bidang pendidikan kepada e

  • 2 bulan lalu

    PTPN V Hibahkan Dana Pendidikan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Perusahaan negara yang bergera dibidang perebunan sawit dan karet, PT Perkebunan Nusantara V mengucurkan anggaran sebesar Rp1,6 miliar melalui program hibah dana bina lingkunga

  • 2 bulan lalu

    Lulusan SMK Harus Miliki Kemampuan Generik

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Lulusan SMK harus memiliki kemampuan generik yang harus dikuasai oleh setiap lulusan yang ditunjang dengan kemampuan softskill, seperti berkomunikasi, berpikir kritis, memecah

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99