Jumat, 10 Apr 2020

Oknum Polwan Diduga Terpapar Radikalisme

Oleh: alex
Senin, 27 Mei 2019 05:05
BAGIKAN:
istimewa.
Polwan (ilustrasi).
SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Jawa Timur mengamankan seorang perempuan berinisial NOS yang merupakan anggota polisi wanita (polwan) karena diduga terindikasi radikalisme di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo.

"Iya benar, seorang anggota polisi," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Minggu 26 Mei 2019.

Berdasarkan data yang didapatkan, NOS berpangkat bintara dan masih aktif di Direktorat Reserse Kriminal Umum (ditreskrimum) Polda Maluku Utara dengan masa jabatan sudah empat tahun lebih atau terhitung sejak 16 Februari 2015.

Barung menambahkan, penangkapan perempuan terduga terpapar paham radikal ini karena adanya kerja sama antara Polda Jatim dan Polda Malut.

"Iya itu bekerja sama dengan polsek kemudian diberikan ke Polda Jatim dan Polda Malut," ucap perwira menengah tersebut.

Saat ini, kata dia, terduga masih berada di Markas Polda Jatim dan rencananya langsung ditangani oleh Polda Malut untuk proses penyidikannya.

"Yang bersangkutan sedang diamankan di Polda Jatim, dan sekarang anggota Polda Malut sedang perjalanan menjemputnya," katanya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 bulan lalu

    Radikalisme Tantangan Berat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyebutkan, ada pekerjaan rumah (PR) buat Menko Polhukam yang baru, Mahfud MD, salah satunya persoalan radi

  • 6 bulan lalu

    Sanksi kepada Prajurit Bukan Karena Redikalisme

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan pemberian sanksi kepada tujuh prajurit TNI dan istri tidak terkait dengan radikalisme, tetapi murni b

  • 9 bulan lalu

    Mengusung Calon Pimpinan KPK yang Bersih dari Radikalisme

    JAKARTA (EKSPOSnews): Panitia seleksi calon pimpinan (pansel capim) KPK sudah menerima 93 pendaftar yang tertarik untuk menjadi komisioner institusi penegak hukum tersebut."Masih ada 3 hari sebelum pe

  • 11 bulan lalu

    Ribuan Konten Radikalisme Ditutup

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sekitar 1.600 konten berkaitan paham radikalisme dan terorisme dalam sejumlah platform media sosial ditutup selama Januari sampai April 2019."Informasi yang saya dapat, 1.600 leb

  • 2 tahun lalu

    Undip Semarang Sudah Panggil Dosen Terpapar Ide Radikal

    SEMARANG (EKSPOSnews): Universitas Diponegoro Semarang menyebutkan sudah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pengajarnya yang diduga mendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), antara lain seorang gu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99