Kamis, 22 Feb 2018

NU Dukung Pembubaran HTI

Oleh: Marsot
Senin, 08 Mei 2017 19:56
BAGIKAN:
istimewa
Demostran (ilustrasi).
JAKARTA (EKSPOSnews): Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung rencana pemerintah membubarkan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"PBNU mendukung langkah pemerintah membubarkan ormas yang radikal dan menolak Pancasila," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj usai membuka pameran lukisan yang digelar NU Gallery di Jakarta, Senin 8 Mei 2017.

Menurut dia, HTI terbukti merongrong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan hendak mengganti Pancasila dengan khilafah.

"Ormas radikal sangat berbahaya untuk masa depan Indonesia. NU mendorong kokohnya fondasi keindonesiaan yang harus dijaga oleh ormas-ormas dan komunitas keagamaan dengan membangun jembatan Islam dan Pancasila," katanya.

Menurut dia, setelah HTI dibubarkan, langkah selanjutnya adalah mengelola dan membina aktivis dan simpatisan HTI agar tidak menjadi liar dan tidak melakukan tindakan-tindakan radikal.

"Harus ada pencerahan dan pemahaman tentang sejarah Indonesia, kiprah ulama-ulama dalam merebut dan menjaga kemerdekaan, termasuk mengapa pendiri negara memilih konsep negara bangsa, bukan negara Islam atau negara suku," katanya.

Ketua Umum Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Mohammad Nabil Haroen berpendapat senada. Menurut dia, HTI harus dibubarkan karena merusak sistem kebangsaan dengan tidak mengakui Pancasila.

"Selama ini para kiai pesantren mengoneksikan nilai-nilai Islam dan kebangsaan. Ini yang harus menjadi teladan sebagai upaya menjaga Indonesia," kata Nabil yang juga pendiri NU Gallery.Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang juga hadir dalam pameran lukisan itu berharap NU dan Muhammadiyah solid untuk mengawal bangsa.

"Peran kiai-kiai Nahdliyyin sangat penting untuk menjaga keindonesiaan di tengah arus radikalisme agama," kata dia.

Sebelumnya Menko Polhukam Wiranto menyatakan pemerintah akan mengambil langkah tegas untuk membubarkan HTI karena organisasi itu mengancam keutuhan NKRI.

Menurut Wiranto bukan berarti pemerintah anti terhadap ormas Islam, namun semata-mata dalam rangka merawat dan menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 16 jam lalu

    DOV Buka Layanan Angkutan Penumpang

    DUMAI (EKSPOSnews): Satu perusahaan transportasi laut PT DOV mulai membuka layanan baru angkutan penumpang di pelabuhan PT Pelindo I Dumai dengan Feri Ocean Indoma rute internasional, Dumai-Port Dicks

  • satu minggu lalu

    Marianus Sae Terima Fee Proyek

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kronologi operasi tangkap tangan terhadap Bupati Ngada Marianus Sae sekaligus calon gubernur Nusa Tenggara Timur terkait kasus suap

  • 3 minggu lalu

    Hutan Gunung Talang Terbakar

    AROSUKA (EKSPOSnews): Kebakaran hutan di jalur pendakian Gunung Talang, Jorong Koto Ateh Nagari Aia Batumbuak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat yang terjadi sejak Kamis pagi (1

  • 3 minggu lalu

    Oknum Guru di Riau Diduga Cabuli Sejumlah Siswi

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Rokan Hulu, Provinsi Riau menangkap seorang oknum guru di salah satu Sekolah Dasar Negeri di wilayah tersebut atas dugaan aksi pencabulan kepada sejumlah siswa

  • 4 minggu lalu

    Rajawali Nusindo Perkuat Layanan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), PT Rajawali Nusindo, akan memperkuat layanan dengan dukungan sistem teknologi informasi (IT) pada 2018.Direktur Utama R

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99