Kamis, 26 Apr 2018

NU Dukung Pembubaran HTI

Oleh: Marsot
Senin, 08 Mei 2017 19:56
BAGIKAN:
istimewa
Demostran (ilustrasi).
JAKARTA (EKSPOSnews): Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung rencana pemerintah membubarkan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"PBNU mendukung langkah pemerintah membubarkan ormas yang radikal dan menolak Pancasila," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj usai membuka pameran lukisan yang digelar NU Gallery di Jakarta, Senin 8 Mei 2017.

Menurut dia, HTI terbukti merongrong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan hendak mengganti Pancasila dengan khilafah.

"Ormas radikal sangat berbahaya untuk masa depan Indonesia. NU mendorong kokohnya fondasi keindonesiaan yang harus dijaga oleh ormas-ormas dan komunitas keagamaan dengan membangun jembatan Islam dan Pancasila," katanya.

Menurut dia, setelah HTI dibubarkan, langkah selanjutnya adalah mengelola dan membina aktivis dan simpatisan HTI agar tidak menjadi liar dan tidak melakukan tindakan-tindakan radikal.

"Harus ada pencerahan dan pemahaman tentang sejarah Indonesia, kiprah ulama-ulama dalam merebut dan menjaga kemerdekaan, termasuk mengapa pendiri negara memilih konsep negara bangsa, bukan negara Islam atau negara suku," katanya.

Ketua Umum Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Mohammad Nabil Haroen berpendapat senada. Menurut dia, HTI harus dibubarkan karena merusak sistem kebangsaan dengan tidak mengakui Pancasila.

"Selama ini para kiai pesantren mengoneksikan nilai-nilai Islam dan kebangsaan. Ini yang harus menjadi teladan sebagai upaya menjaga Indonesia," kata Nabil yang juga pendiri NU Gallery.Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang juga hadir dalam pameran lukisan itu berharap NU dan Muhammadiyah solid untuk mengawal bangsa.

"Peran kiai-kiai Nahdliyyin sangat penting untuk menjaga keindonesiaan di tengah arus radikalisme agama," kata dia.

Sebelumnya Menko Polhukam Wiranto menyatakan pemerintah akan mengambil langkah tegas untuk membubarkan HTI karena organisasi itu mengancam keutuhan NKRI.

Menurut Wiranto bukan berarti pemerintah anti terhadap ormas Islam, namun semata-mata dalam rangka merawat dan menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 8 jam lalu

    3 Pelaku Pembunuhan di Langkat Terancam Hukuman Mati

    STABAT (EKSPOSnews): Tiga pelaku pembunuhan terhadap korban Sandimin yang ditemukan di areal perkebunan PTPN2 Batang Serangan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terancam hukuman mati.Hal itu disampaik

  • 22 jam lalu

    Bayern Munich Lebih Baik Musim Ini

    MUNICH (EKSPOSnews): Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane memperingatkan pada Selasa bahwa Bayern Munich lebih baik dibandingkan mereka musim lalu, ketika klub Spanyol itu mengalahkan mereka dalam perj

  • 4 hari lalu

    Musa Rajeckshah, Calon Wakil Gubernur Sumut Diperiksa KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): KPK melanjutkan pemeriksaan terhadap Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi suap kepada DPRD Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014

  • 4 hari lalu

    Pelindo 1 Dukung Kapal Kemanusiaan

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 turut memberi dukungan dalam kelancaran pengiriman 1.000 ton beras kemanusiaan ke Suriah yang  dikirimkan oleh Aksi Cepat Tan

  • 5 hari lalu

    Harimau Pemangsa Manusia Berhasil Diamankan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Tim gabungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, TNI dan Polres Indragiri Hilir berhasil menembak bius harimau sumatera bernama Bonita, yang twlah menyebabkan dua war

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99