Rabu, 18 Jul 2018

Menhub Kirim Tim Investigasi ke Danau Toba

Oleh: alex
Rabu, 20 Jun 2018 05:47
BAGIKAN:
istimewa.
Danau Toba.
JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengirimkan tim gabungan untuk melakukan investigasi terhadap kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara.

"Hari ini saya menugaskan Tim Gabungan, meliputi Dirjen Perhubungan Darat, Ketua KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi), Ketua Basarnas, dan Direktur Utama PT Jasa Marga, berangkat ke Danau Toba," kata Budi Karya menjawab pertanyaan wartawan, saat melakukan peninjauan di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa 19 Juni 2018.

Budi Karya mengatakan hal itu menanggapi tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, di Sumatera Utara, Senin sore.

Menurut Budi Karya, tim gabungan berangkat ke Danau Toba untuk melakukan klarifikasi penyebab tenggelamnya kapal motor maupun untuk memastikan korban yang hilang dapat ditemukan lebih cepat.

Pada kesempatan tersebut, Budi Karya juga menyatakan duka cita mendalam kepada keluarga korban penumpang KM Sinar Bangun yang meninggal dunia, serta penumpang yang masih status hilang.

"KNKT akan melakukan klarifikasi apa penyebab tenggelamnya kapal motor itu. Dari penyebab kecelakaan tersebut akan dilakukan tindaklanjut. Informasi sementara yang kami peroleh, saat kejadian kecelakaan ada angin keras yang berhembus sehingga ombak menjadi besar dan kapal jadi tidak stabil," katanya.

Budi Karya juga menjelaskan, Danau Toba menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata andalan Indonesia dan Pemerintah telah membangun infrastruktur jalan raya dan Bandara Silangit di Siborong-borong, dekat Danau Toba.

"Dampaknya semakin banyak turis mancanegara ke Danau Toba," katanya.

Karena itu, kata dia, kecelakaan KM Sinar Bangun ini akan menjadi evaluasi dan konsolidasi bagi Pemerintah soal pengadaan kapal-kapal di Danau Toba.

"Pemeritah akan menambah satu kapal feri pada tahun ini dan meminta swasta dapat menyediakan dua kapal feri di Danau Toba," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Danau Toba Akan Punya Galangan Kapal

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Danau Toba akan segera memiliki galangan kapal.Dalam siaran pers di Jakarta, Luhut meninjau Dermaga Pors

  • 5 hari lalu

    Kejati Sumut Kembalikan Berkas Kasus Kapal Tenggelam

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengembalikan berkas perkara empat tersangka kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Tiga Ras, Kabupaten Simalungun kepada penyid

  • 7 hari lalu

    Idealnya Keramba Jala Apung di Danau Toba Hanya 543 Unit

    JAKARTA (EKSPOSnews): Peneliti-peneliti Pusat Penelitian (Puslit) Limnologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut idealnya hanya boleh ada 543 unit keramba jaring apung (KJA) di Danau Tob

  • satu minggu lalu

    Memetakan Kawasan Perairan Danau Toba

    MEDAN (EKSPOSnews): Wacana dilakukannya pemetaan kawasan perairan Danau Toba di wilayah Provinsi Sumatera Utara, untuk kebaikan dunia pelayaran agar tidak terjadi lagi musibah kapal tenggelam.Seperti

  • 2 minggu lalu

    Mengundang Saksi Ahli untuk Kasus Kapal Tenggelam di Danau Toba

    MEDAN (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara telah mengundang saksi ahli dari perguruan tinggi negeri, mengenai kapal tenggelam KM Sinar Bangun, di perairan Danau Toba, Ti

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99