Kamis, 16 Agu 2018

Mengevaluasi Sistem Penjara Para Teroris

Oleh: marsot
Kamis, 10 Mei 2018 04:59
BAGIKAN:
istimewa.
Tahanan.
JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Setara Institute, Hendardi menyatakan perlunya evaluasi sistem penjara napi teroris yang tidak bisa lagi dilakukan dengan penangan biasa.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa penanganan narapidana dan lembaga pemasyarakatan terorisme tidak bisa menggunakan standar biasa karena narapidana teroris masuk kategori risiko tinggi dan perlu penanganan khusus.  Sebelumnya telah terjadi bentrokan antara napi terorisme dan aparat kepolisian yang mengakibatkan lima anggota polisi tewas dan satu napi tewas di Markas Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, Selasa 8 Mei 2018.

Lebih lanjut Hendardi mendesak pemerintah harus memberikan dukungan penguatan lapas untuk jenis-jenis kejahatan serius.

Menurut Hendardi, penyerangan napi terorisme menunjukkan bahwa kekuatan kelompok teror masih eksis dan efektif berjejaring dan terus menjadi ancaman bagi keamanan.

"Peristiwa ini mengingatkan semua pihak untuk tidak berkompromi dengan radikalisme dan terorisme yang mengancam keamanan dan ideologi bangsa," katanya.

Hendardi menyarankan penyikapan atas terorisme harus terus dilakukan dan dimulai dari hulu terorisme, yakni intoleransi.

"Semua pihak harus menghentikan politisasi isu intoleransi dan radikalisme hanya untuk kepentingan politik elektoral 2018 dan 2019, yang justru memberikan ruang bagi kebangkitan kelompok ekstrimis," kata Hendardi.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Mantan Pramugari Dituntut 3 Tahun Penjara

    DENPASAR (EKSPOSnews): Michelle Merri Loisa (28), mantan pramugari di salah satu perusahaan maskapai penerbangan di Indonesia dituntut hukuman tiga tahun penjara terkait penyalahgunaan narkoba jenis s

  • 3 hari lalu

    5 Terduga Teroris Diamankan di Sumbar Jaringan JAD

    PADANG (EKSPOSnews): Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Pol Syamsi mengungkapkan lima terduga teroris yang diamankan di daerah itu diiduga merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daul

  • 3 hari lalu

    Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Sulawesi Selatan

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri kembali mengamankan satu orang anggota jaringan teroris Santoso di Desa Tomoni, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selata

  • 2 minggu lalu

    Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Semarang

    SEMARANG (EKSPOSnews): Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap 3 terduga teroris di wilayah Tegal dan Semarang, Jawa Tengah.Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Condro Kirono yang dikonfirmasi menge

  • 2 minggu lalu

    37 Terduga Teroris Ditangkap di Jawa Barat

    BANDUNG (EKSPOSnews): Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, sampai saat ini sudah 37 terduga teroris yang ditangkap di berbagai wilayah di Jawa Barat."Sebanyak 37 terduga teroris

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99