Jumat, 25 Mei 2018

Mengevaluasi Sistem Penjara Para Teroris

Oleh: marsot
Kamis, 10 Mei 2018 04:59
BAGIKAN:
istimewa.
Tahanan.
JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Setara Institute, Hendardi menyatakan perlunya evaluasi sistem penjara napi teroris yang tidak bisa lagi dilakukan dengan penangan biasa.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa penanganan narapidana dan lembaga pemasyarakatan terorisme tidak bisa menggunakan standar biasa karena narapidana teroris masuk kategori risiko tinggi dan perlu penanganan khusus.  Sebelumnya telah terjadi bentrokan antara napi terorisme dan aparat kepolisian yang mengakibatkan lima anggota polisi tewas dan satu napi tewas di Markas Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, Selasa 8 Mei 2018.

Lebih lanjut Hendardi mendesak pemerintah harus memberikan dukungan penguatan lapas untuk jenis-jenis kejahatan serius.

Menurut Hendardi, penyerangan napi terorisme menunjukkan bahwa kekuatan kelompok teror masih eksis dan efektif berjejaring dan terus menjadi ancaman bagi keamanan.

"Peristiwa ini mengingatkan semua pihak untuk tidak berkompromi dengan radikalisme dan terorisme yang mengancam keamanan dan ideologi bangsa," katanya.

Hendardi menyarankan penyikapan atas terorisme harus terus dilakukan dan dimulai dari hulu terorisme, yakni intoleransi.

"Semua pihak harus menghentikan politisasi isu intoleransi dan radikalisme hanya untuk kepentingan politik elektoral 2018 dan 2019, yang justru memberikan ruang bagi kebangkitan kelompok ekstrimis," kata Hendardi.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Reformasi Dinodai dengan Kebencian dan Teroris

    JAKARTA (EKSPOSnews): Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha) menilai reformasi di Indonesia bukan gagal namun reformasi bangsa ini dilukai."Harus diakui dari enam cita reformasi saat itu, a

  • 4 hari lalu

    Menjamin Masa Depan Anak Teroris

    SURABAYA (EKSPOSnews): Rentetan aksi teror yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo pekan lalu cukup menggegerkan Indonesia lantaran terjadi di Surabaya yang selama ini terkenal dengan daerah yang aman d

  • 6 hari lalu

    Terorisme Marak di Era Reformasi

    Banyak hal yang mendorong timbulnya reformasi pada masa pemerintahan Orde Baru, seperti ketidakadilan di bidang politik, ekonomi, dan hukum yang mengerucut pada lengsernya Soeharto dari takhta kekuasa

  • 6 hari lalu

    Bahan Peledak Ditemukan di Rumah Terduga Teroris

    PROBOLINGGO (EKSPOSnews): Sejumlah bahan peledak untuk membuat bom ditemukan di salah satu rumah terduga teroris berinisial AP di Desa Sumberkedawung, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur."Tim Datasemen

  • 7 hari lalu

    8 Teroris Diamankan di Pekanbaru

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, delapan terduga teroris berhasil ditangkap di sejumlah daerah di Provinsi Riau pascaserangan teroris di Markas Polda Riau."Kelanjuta

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99