Kamis, 17 Jan 2019
  • Home
  • Nasional
  • Mendata Rumah Terkena Banjir di Mandailing Natal

Mendata Rumah Terkena Banjir di Mandailing Natal

Oleh: alex
Jumat, 09 Nov 2018 03:41
BAGIKAN:
istimewa.
Banjir.
MEDAN (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mandailing Natal hingga kini masih mendata rumah warga yang hanyut dan tertimbun tanah longsor di Kecamatan Natal-Lingga Bayu.

"Pendataan yang dilakukan itu, juga berdasarkan perintah Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," kata Kepala Pelaksana BPBD Mandailing Natal, Muhammad Yasir Nasution, dihubungi dari Medan, Kamis 8 November 2018.

Saat ini, menurut dia, petugas BPBD dan Camat Natal-Lingga Bayu terus mengumpul data rumah penduduk yang dihantam banjir akibat meluapnya sungai yang terdapat di daerah tersebut.

"Peristiwa banjir itu, terjadi Rabu (7/11) malam, akibat hujan yang sangat lebat, dan terjadinya banjir merendam rumah warga," ujar Yasir.

Ia mengatakan, mengenai jumlah rumah warga yang hanyut akibat banjir dan tetimpa tanah longsor, belum dapat diketahui secara pasti.

"Karena petugas, masih bekerja di lapangan dan belum diketahui jumlahnya," kata Kepala Pelaksana BPBD Mandailing Natal itu.

Data sementara diperoleh dari BPBD Mandailing Natal, rumah warga yang hanyut akibat banjir di Kecamatan Lingga Bayu, yakni Simpang Gambir 16 rumah, Ranto Sore Sigala-gala sebanyak delapan rumah, Aek Garingging delapan rumah, Sikumbu enam rumah, Pulo Padang enam rumah, Tapus dua rumah, satu unit mobil hanyut, dan unit rumah terbakar di Simpang Gambir.

Jalan Nasional Amblas Jalan Nasional di Desa Saba Pasir, Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara yang amblas akibat tergerus air Sungai Batang Gadis, sepanjang lebih kurang enam meter. Akibat putusnya Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) itu, maka arus tranfortasi di daerah tersebut, untuk sementara waktu terpaksa harus dialihkan ke jalan yang lain.

Peristiwa amblasnya jalan nasional itu, Rabu (7/11) malam akibat hujan turun sangat lebat, sehingga air Sungai Batang Gadis meluap dan menggerus badan jalan tersebut.

Selama ini hujan turun di Desa Saba Pasir, tidak pernah mengakibatkan putusnya jalan nasional tersebut.

Jalan nasional yang putus itu, tidak berapa jauh dari Sungai Batang Gadis.

Akibat putusnya jalan nasional itu, petugas Satlanta Polsek Kota Nopan terpaksa harus bekerja keras mengatur arus lalu lintas di Desa Saba Pasir.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Merehab Rumah Tak Layak Huni di Gunung Kidul

    GUNUNG KIDUL (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 2019 akan merehab 628 unit rumah tidak layak huni yang dananya dari bantuan pemerintah pusat.Kepala Bidan

  • 5 hari lalu

    Rumah Baru untuk Veteran

    Indonesia memiliki sejarah panjang tentang perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan. Sejarah ini tentu tidak boleh dilupakan begitu saja. Negara ini tidak pernah terlepas dari para pejuang at

  • 2 bulan lalu

    KPK Geledah Rumah dan Kantor Bupati Pakpak Bharat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah delapan lokasi dalam penyidikan kasus suap terkait proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pakp

  • 2 bulan lalu

    7 Penghuni Rumah Tertimbun Longsor di Nias Selatan

    NIAS SELATAN (EKSPOSnews): Bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, menimbun satu rumah warga."Tujuh penghuni rumah tert

  • 2 bulan lalu

    Putus Mata Rantai Kekerasan Dalam Rumah Tangga

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(PPPA) Yohana Susana Yembise meminta kaum muda sebagai calon ibu dan ayah dapat berperan memutus mata rantai kekerasan dalam r

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99