Kamis, 27 Jun 2019
  • Home
  • Nasional
  • Mendata Rumah Terkena Banjir di Mandailing Natal

Mendata Rumah Terkena Banjir di Mandailing Natal

Oleh: alex
Jumat, 09 Nov 2018 03:41
BAGIKAN:
istimewa.
Banjir.
MEDAN (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mandailing Natal hingga kini masih mendata rumah warga yang hanyut dan tertimbun tanah longsor di Kecamatan Natal-Lingga Bayu.

"Pendataan yang dilakukan itu, juga berdasarkan perintah Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," kata Kepala Pelaksana BPBD Mandailing Natal, Muhammad Yasir Nasution, dihubungi dari Medan, Kamis 8 November 2018.

Saat ini, menurut dia, petugas BPBD dan Camat Natal-Lingga Bayu terus mengumpul data rumah penduduk yang dihantam banjir akibat meluapnya sungai yang terdapat di daerah tersebut.

"Peristiwa banjir itu, terjadi Rabu (7/11) malam, akibat hujan yang sangat lebat, dan terjadinya banjir merendam rumah warga," ujar Yasir.

Ia mengatakan, mengenai jumlah rumah warga yang hanyut akibat banjir dan tetimpa tanah longsor, belum dapat diketahui secara pasti.

"Karena petugas, masih bekerja di lapangan dan belum diketahui jumlahnya," kata Kepala Pelaksana BPBD Mandailing Natal itu.

Data sementara diperoleh dari BPBD Mandailing Natal, rumah warga yang hanyut akibat banjir di Kecamatan Lingga Bayu, yakni Simpang Gambir 16 rumah, Ranto Sore Sigala-gala sebanyak delapan rumah, Aek Garingging delapan rumah, Sikumbu enam rumah, Pulo Padang enam rumah, Tapus dua rumah, satu unit mobil hanyut, dan unit rumah terbakar di Simpang Gambir.

Jalan Nasional Amblas Jalan Nasional di Desa Saba Pasir, Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara yang amblas akibat tergerus air Sungai Batang Gadis, sepanjang lebih kurang enam meter. Akibat putusnya Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) itu, maka arus tranfortasi di daerah tersebut, untuk sementara waktu terpaksa harus dialihkan ke jalan yang lain.

Peristiwa amblasnya jalan nasional itu, Rabu (7/11) malam akibat hujan turun sangat lebat, sehingga air Sungai Batang Gadis meluap dan menggerus badan jalan tersebut.

Selama ini hujan turun di Desa Saba Pasir, tidak pernah mengakibatkan putusnya jalan nasional tersebut.

Jalan nasional yang putus itu, tidak berapa jauh dari Sungai Batang Gadis.

Akibat putusnya jalan nasional itu, petugas Satlanta Polsek Kota Nopan terpaksa harus bekerja keras mengatur arus lalu lintas di Desa Saba Pasir.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Puluhan Nelayan Kurang Mampu Dapat Rumah dari Pemerintah

    PAINAN (EKSPOSnews): Sebanyak 70 nelayan di Nagari (Desa) Koto Nan Tigo IV Koto Hilie, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menerima bantuan rumah layak dari pemerintah pusat."Biaya pembangunan p

  • 3 minggu lalu

    Bentrok Antarwarga, 87 Rumah Dibakar

    KENDARI (EKSPOSnews): Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Iriyanto mengatakan warga yang kehilangan rumah karena terbakar akibat bentrok antarwarga Desa Sampoabalo dan Desa Gunung Jaya Kabupaten But

  • 3 minggu lalu

    3 Rumah di Merangin Terbakar

    JAMBI (EKSPOSnews): Perayaan hari kedua Idulfitri 1440 Hijriah di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi,  diwarnai peristiswa kebakaran saat pemilik rumah merayakan Lebaran bersama keluarga, sehingg

  • 3 minggu lalu

    Tradisi Ziarah Rumah Gadang di Desa Sikabau

    PULAU PUNJUNG (EKSPOSnews): Tradisi ziarah rumah gadang suku Mandahiliang di Nagari (Desa Adat) Sikabau, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) masih bertahan sebagai sarana silaturahmi dalam

  • 3 minggu lalu

    5 Rumah Ludes Terbakar

    JAMBI (EKSPOSnews): Sebanyak lima unit bangunan rumah yang berada di Jalan A Thalib, Kecamatan Telanaipura, Jambi, Selasa petang, ludes terbakar akibat ledakan kompar gas yang terjadi jelang malam tak

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99