Jumat, 18 Agu 2017

Menarik Satu Helikopter dari Aceh

Oleh: Jallus
Selasa, 08 Agu 2017 10:29
BAGIKAN:
istimewa
Helikopter.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menarik satu dari total dua unit helikopter yang dikerahkan membantu pemadaman api di Kabupaten Aceh Barat, Aceh.

"Ya, pekan lalu sudah kita pulangkan heli itu ke BNPB. Tapi, saya lupa tanggal pastinya," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Yusmadi, di Banda Aceh, Selasa 8 Augustus 2017.

Dia menjelaskan helikopter yang ditarik tersebut dengan jenis Bell nomor seri 412, memiliki regitasi PK-DAS. Penarikan heli itu karena operasi "water bombing" atau pengeboman air telah usai dilakukan.

Pesawat baling-baling itu dilaporkan melakukan operasi "water bombing" di enam desa di tiga kecamatan di Aceh Barat, karena terbakarnya lahan gambut di tengah hutan.

Lokasi hutan gambut terbakar berada di wilayah Desa Ujong Tanoh Darat dan Desa Peunanga Cut Ujong di Kecamatan Meureubo, dan Desa Simpang Peut, Kecamatan Kaway Enam Belas.

Selain itu, Desa Suak Raya, Desa Suak Nie, dan Desa Ieuhan di Kecamatan Johan Pahlawan atau di daerah pesisir pantai barat berbatasan dengan wilayah perairan Samudera Hindia.

Helikopter MI-172 telah terlebih dahulu dipulangkan ke Dumai, Provinsi Riau, untuk membantu upaya pemadamkan api di daerah setempat pada Rabu, (2/8).

"Terakhir tiga kecamatan di Aceh Barat ini. Tidak ada lagi helikopter di Meulaboh karena sudah ditarik," kata Yusmadi.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB melaporkan, 18 helikopter terus melakukan upaya pemadaman api di lahan gambut yang terbakar di lima provinsi.

Ia menyebut jutaan meter kubik air telah ditumpahkan dari udara untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan seperti di tiga provinsi di antaranya di Pulau Sumatera.

"Alhamdulillah, kebakaran gambut di Ogan Ilir, Sumater Selatan berhasil dipadamkan. Setelah kita kerahkan empat helikopter BNPB yang dibantu satgas (satuan tugas) darat," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Anggota DPR Aceh Ditangkap Karena Kasus Narkoba

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Seorang anggota DPR Aceh bersama tiga rekannya ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh Kombes

  • 2 minggu lalu

    Gempa Hantam Aceh Singkil

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Gempa dengan kekuatan 4,6 skala Richter mengguncang wilayah Aceh dan sekitarnya yang terpusat di Kabupaten Aceh Singkil, Minggu 6 Augustus 2017 pukul 04.32 WIB.Badan Meteorolo

  • 2 minggu lalu

    Aceh Barat Gandeng Fitra

    MEULABOH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh bekerja sama dengan Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas-Fitra) agar tata kelola alokasi dana

  • 2 minggu lalu

    Penting Seluruh Pendeta Distrik 10 Medan Aceh Daftar BPJS Ketenagakerjaan

    BERASTAGI (EKSPOSnews): Praeses HKBP Distrik X Sunggul Sirait mengungkapkan pentingnya seluruh pelayan terutama full timer (pelayan penuh waktu)  seperti pendeta, bibelvrouw, diakones, guru huria

  • 2 minggu lalu

    Pemprov Aceh Kerja Sama dengan Pertamina

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Aceh melakukan penandatanganan joint venture (kerja sama) pengelolaan energi panas bumi Seulawah untuk pembangkit listrik guna memenuhi kebutuhan energi di

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak