Sabtu, 16 Des 2017

Menarik Satu Helikopter dari Aceh

Oleh: Jallus
Selasa, 08 Agu 2017 10:29
BAGIKAN:
istimewa
Helikopter.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menarik satu dari total dua unit helikopter yang dikerahkan membantu pemadaman api di Kabupaten Aceh Barat, Aceh.

"Ya, pekan lalu sudah kita pulangkan heli itu ke BNPB. Tapi, saya lupa tanggal pastinya," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Yusmadi, di Banda Aceh, Selasa 8 Augustus 2017.

Dia menjelaskan helikopter yang ditarik tersebut dengan jenis Bell nomor seri 412, memiliki regitasi PK-DAS. Penarikan heli itu karena operasi "water bombing" atau pengeboman air telah usai dilakukan.

Pesawat baling-baling itu dilaporkan melakukan operasi "water bombing" di enam desa di tiga kecamatan di Aceh Barat, karena terbakarnya lahan gambut di tengah hutan.

Lokasi hutan gambut terbakar berada di wilayah Desa Ujong Tanoh Darat dan Desa Peunanga Cut Ujong di Kecamatan Meureubo, dan Desa Simpang Peut, Kecamatan Kaway Enam Belas.

Selain itu, Desa Suak Raya, Desa Suak Nie, dan Desa Ieuhan di Kecamatan Johan Pahlawan atau di daerah pesisir pantai barat berbatasan dengan wilayah perairan Samudera Hindia.

Helikopter MI-172 telah terlebih dahulu dipulangkan ke Dumai, Provinsi Riau, untuk membantu upaya pemadamkan api di daerah setempat pada Rabu, (2/8).

"Terakhir tiga kecamatan di Aceh Barat ini. Tidak ada lagi helikopter di Meulaboh karena sudah ditarik," kata Yusmadi.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB melaporkan, 18 helikopter terus melakukan upaya pemadaman api di lahan gambut yang terbakar di lima provinsi.

Ia menyebut jutaan meter kubik air telah ditumpahkan dari udara untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan seperti di tiga provinsi di antaranya di Pulau Sumatera.

"Alhamdulillah, kebakaran gambut di Ogan Ilir, Sumater Selatan berhasil dipadamkan. Setelah kita kerahkan empat helikopter BNPB yang dibantu satgas (satuan tugas) darat," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 21 jam lalu

    Ratusan Usaha Kecil di Banda Aceh Dapat Bantuan

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Sebanyak 274 usaha kecil dan mikro di Kota Banda Aceh mendapatkan bantuan modal usaha masing-masing Rp3 juta per usaha.Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di Banda Aceh, 

  • 3 hari lalu

    Fasilitas Sekolah di Aceh Utara Rusak Parah

    LHOKSUKON (EKSPOSnews): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh menyatakan, banjir yang melanda kawasan itu pada pekan pertama Desember 2017 telah menyebabkan fasilitas di

  • 5 hari lalu

    Jembatan Ambruk di Aceh Selatan

    TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Jembatan rangka baja bersifat sementara di Gampong (desa) Teupin Tinggi, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, ambruk setelah dilintasi truck sepuluh roda yang diduga over

  • satu minggu lalu

    Jalan Nasional Medan-Banda Aceh Terendam Banjir

    LHOKSUKON (EKSPOSnews): Jalan lintas nasional Medan (Sumut)-Banda Aceh di wilayah Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, masih terendam banjir, sehingga mengganggu arus transportasi darat.Pantauan wartawan

  • 3 minggu lalu

    Kejati Aceh Tahan 6 Tersangka Korupsi

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menahan enam tersangka korupsi pembangunan jalan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, dengan kerugian negara mencapai Rp3,6 miliar.Enam tersangka te

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99