Kamis, 21 Nov 2019

Lapor! Kalimantan Barat Aman!

Oleh: Jallus
Sabtu, 20 Mei 2017 20:04
BAGIKAN:
istimewa
Warga Dayak.
PONTIANAK (EKSPOSnews): Kepala Kepolisian Kalimantan Barat Brigjen (Pol) Erwin Triwanto mengimbau seluruh masyarakat di Kota Pontianak dan Kalbar umumnya untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang isinya memprovokasi di media sosial.

"Informasi yang beredar seolah-olah terjadi adu fisik (chaos) di sini, padahal di lapangan tidak ada terjadi seperti yang diinfokan di media sosial tersebut," kata Erwin Triwanto seusai berdialog dengan sejumlah perwakilan aksi unjuk rasa di Pontianak, Sabtu 20 Mei 2017.

Ia menjelaskan, dari dua kegiatan yang digelar, berjalan lancar dan tidak ada kejadian apapun, yakni Pekan Gawai Dayak XXXII dan aksi damai bela ulama di Pontianak.

"Jangan sampai malah media sosial memprovokasi. Saat ini Kamtibmas di Kota Pontianak kondusif, hanya terjadi kemacetan sedikit saja," ungkapnya.

Hingga saat ini, aktivitas masyarakat di Kota Pontianak masih seperti biasa, kata Kapolda Kalbar.

Dalam kesempatan itu, ia membantah terjadi diskriminasi dalam menangani proses hukum yang ada di jajaran Polda Kalbar.

Sementara itu, Kapolresta Pontianak, Komisaris Besar (Pol) Iwan Imam Susilo menyatakan, sebanyak 3.037 personel Polri dan TNI diturunkan untuk mengamankan kegiatan Pekan Gawai Dayak XXXII dan aksi bela ulama di Pontianak.

"Hari ini ada dua kegiatan yang bersamaan di Kota Pontianak, yaitu PGD XXXII di Rumah Radang dan aksi bela ulama dari Masjid Raya Mujahidin untuk menyampaikan aspirasinya di Mapolda Kalbar di Jalan Ahmad Yani," katanya.

Ia menjelaskan, untuk mengamankan dua kegiatan yang bersamaan itu, pihaknya menurunkan sebanyak 3.037 personel gabungan, baik Polri dan dari TNI.

Iwan berharap nantinya terkait dengan penyampaian pendapat di muka umum sebagaimana diatur oleh UU No. 9/1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Di Muka Umum, sehingga diharapkan dapat disampaikan secara damai dan bertanggungjawab sesuai dengan koordinasi yang telah dilakukan dan disepakati sebelumnya.

"Untuk mengantisipasi adanya senjata tajam, kami sudah mengimbau serta melakukan razia dan apabila ada yang kedapatan membawa senjata tajam maka akan diamankan," ungkapnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Durian Kunyit dari Kalimantan Barat

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Durian Kunyit asal Desa Sebongkah, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat berhasil mengalahkan 180 jenis durian lainnya di Kontes Durian Festival Durian Bumi K

  • 3 bulan lalu

    15 Mahasiswa Diamankan

    BANDUNG (EKSPOSnews): Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pihak Polres Cianjur telah mengamankan sedikitnya 15 mahasiswa setelah kejadian aksi mahasiswa yang berujun

  • 3 bulan lalu

    PDI Perjuangan Pecat I Nyoman Dhamantra

    DENPASAR (EKSPOSnews): Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersikap tegas dengan memecat I Nyoman Dhamantra dari keanggotaan partai, setelah yang bersangkutan ditangkap KPK atas kasus kor

  • 5 bulan lalu

    Peminat Burung! Mari Berwisata ke Hutan Taman Nasional Lore Lindu

    PALU (KICAU): Hutan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di wilayah Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, paling banyak diminati wisatawan minat khusus, yakni pengamat burung dibanding pengunjung lainnya

  • 6 bulan lalu

    Bandara Halim Perketat Pengamanan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma, Pip Darmanto mengatakan tidak ada pengamanan khusus di bandara pascaledakan yang diduga dipicu oleh bimbingan bunuh diri di

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99