Kamis, 27 Feb 2020

Langit Riau Ditaburi Garam

Senin, 18 Jul 2016 13:04
BAGIKAN:
ist
Helikopter.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau yang berkoordinasi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebar dua ton garam di langit Riau guna membentuk hujan buatan, Senin 18 Juli 2016.

"Hari ini akan ada dua kali penerbangan menggunakan pesawat Cassa bantuan BNPB di wilayah langit Bengkalis, Siak dan Pelalawan," kata Anggota Satgas Udara Karhutla Riau, Lettu Sheriff di Pekanbaru.

Ia mengatakan, setiap satu kali penerbangan atau satu sorti, pesawat tersebut membawa satu ton garam. Penerbangan pertama akan di lakukan di wilayah Bengkalis, Siak, dan Pelalawan.

Selanjutnya penerbangan kedua akan dilakukan di wilayah Siak dan Pelalawan. Menurut dia, wilayah tersebut terpantau awan pada ketinggian 8.000-11.000 kaki yang berpotensi untuk menghasilkan hujan dengan teknologi modifikasi cuaca (TMC).

Operasi hujan buatan melalui program TMC yang diprakarsai BPPT di Riau berlangsung sejak Jumat pekan lalu (14/7) sebagai upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Operasi tersebut terus dilakukan meski wilayah Riau hari ini tidak terpantau adanya titik api yang mengindikasikan Karhutla.

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan operasi TMC dengan menyebar garam akan terus dilakukan secara berkesinambungan hingga wilayah tersebut memasuki musim penghujan yang diperkirakan pada September 2016 mendatang.Sebelumnya keberadaan titik api yang mengindikasikan Karhutla di Riau dalam sebulan terakhir terpantau meningkat. Kebakaran terjadi di sejumlah wilayah Riau seperti Pelalawan, Siak, Dumai, dan Kampar.

Sebagai upaya pencegahan dan penanggulanga, Riau melalui Satgas Karhutla menerbangkan dua unit helikopter dan dua pesawat "Air Tractor" pengebom air guna pemadaman melalui jalur udara secara langsung.BPBD Provinsi Riau mencatat 1.400 hektare total luas karlahut di Provinsi Riau telah terjadi mulai Januari hingga awal Juli 2016. Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyatakan 20 persen lahan yang terbakar tersebut dipastikan terjadi di lahan milik perusahaan.(ant)

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Polda Riau Tetapkan Tersangka Pembakaran Hutan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menaikkan status perkara menjadi penyidikan dan segera menetapkan tersangka terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di k

  • 6 bulan lalu

    Korban Selamat Kebakaran KM Santika Nusantara sebanyak 294 orang

    SUMENEP (EKSPOSnews): Korban selamat dalam musibah kebakaran Kapal Motor Santika Nusantara yang terjadi di sekitar perairan Masalembo, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sebanyak 294 orang, kata Kasubbag H

  • 7 bulan lalu

    KPK Periksa Sejumlah Pejabat Provinsi Kepulauan Riau

    BATAM (EKSPOSnews): Sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus perizinan reklamasi yang melibatkan Gubernur Kepri nonaktif Nurdin

  • 8 bulan lalu

    Kredit Fiktif di Bank RiauKepri

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Empat terdakwa dugaan korupsi kredit fiktif Bank Riau-Kepulauan (BRK) Cabang Pembantu Dalu-Dalu, Kabupaten Rokan Hulu, disebut telah merugikan keuangan negara hingga Rp32,4 mil

  • 8 bulan lalu

    Kebakaran Hutan di Aceh Meluas

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi paling barat Indonesia ini mencapai 60 hektare (ha) dalam sepekan terakhir."

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99