Jumat, 28 Feb 2020

Lahan Perusahaan Swasta di Jambi Terbakar

Rabu, 13 Jul 2016 04:12
BAGIKAN:
Kebakaran (ilustrasi)
JAMBI (EKSPOSnews): Seluas empat hektare lahan perusahaan Kumpeh Karya Lestari di Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, terbakar sejak Senin (11/7) dan sekarang ini baru bisa dipadamkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi Arif Munandar, di Jambi,  mengatakan lahan di areal perusahaan tersebut merupakan gambut yang pemadamannya memang harus dengan upaya ekstra.

"Tim dari TRC BPBD provinsi dan Muarojambi, TNI, Polri dan pihak perusahaan yang berada di dekat lokasi itu telah memadamkan api yang membakar lahan gambut tersebut," kata Arif, Selasa 13 Juli 2016.

"Jumlah personel totalnya ada 110 orang, dengan menggunakan mesin pompa enam unit kita memadamkanya secara manual," katanya.

Menurut Arif, pihak perusahaan tersebut harus bertanggung jawab atas kebakaran itu karena itu ulah mereka.

"Saat ini lahan yang terbakar itu sudah diamankan dan diberi 'police line'. Pihak kepolisian masih menyelidiki kebakaran ini. Itu semua kewenangan tim dari Polda Jambi," kata Arif menjelaskan.

Memasuki puncak musim kemarau saat ini, sejumlah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus saja terjadi dibeberapa wilayah di Provinsi Jambi.

Bahkan dari data Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jambi, titik 'hot spot' selalu saja terpantau setiap harinya.

Kepala BMKG Stasiun Jambi Nurangesti, mengatakan bahwa hujan pada Senin (11/7) kemarin hanya sebagian besar terjadi di Kota Jambi dan kabupaten di dekatnya saja. Hujan tidak membuat titik api hilang.

"Hari ini ada enam 'hot spot' terpantau yakni satu titik di Kabupaten Merangin, tiga di Sarolangun dan masing-masing satu titik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Timur," katanya.

"Hujan kemarin tidak merata. Dan titik 'hot spot' yang terpantau itu tidak terkena hujan seperti di Kota Jambi kemarin," katanya menambahkan.

Sebelumnya empat titik api juga ditemukan di lahan gambut di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur Senin (11/7). Lahan gambut itu ada yang lahan kosong dan ada yang sudah ditanami kelapa sawit.

Semua titik api itu setidaknya sudah membakar lahan seluas 1-2 hektare. Semua lahan yang terbakar adalah milik masyarakat. Beruntung kebakaran cepat ditangani Satgas Karhutla provinsi dan kabupaten.(ant)

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    40 Rumah di Kawasan Tua Palembang Terbakar

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Diperkirakan sebanyak 40 rumah di kawasan tua Jalan Pangeran Ing Kenayan, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Gandus, Palembang ludes terbakar dan menimbulkan korban luka.Wakil Ko

  • 7 bulan lalu

    Truk Pertamina Terbakar, 3 Tewas

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tiga orang dikabarkan tewas dalam peristiwa terbakarnya truk tangki milik Pertamina, di Jalan Tol Dalam Kota, Jakarta, Minggu dini hari."Tiga orang tewas, dua dari truk Pertamina

  • 8 bulan lalu

    Sumur Minyak PT Pertamina EP Terbakar

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kepala SKK Migas Perwakilan Sumbagut, Avicenia Darwis menyatakan, kebakaran sumur minyak di Gampong (desa) Seuneubok Dalam, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur pad

  • 8 bulan lalu

    Perkebunan Sawit di Nagan Raya Terbakar

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Dua belas hektare  kebun kelapa sawit di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Selasa , terbakar termasuk empat hektare milik PT Fajar Bayzuri."Ada 12 hektare

  • 8 bulan lalu

    Mempelajari Pertanian Lahan Gambut di Siak

    SIAK (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Siak, Riau menerima kedatangan 20 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99