Jumat, 25 Mei 2018
  • Home
  • Nasional
  • Korban Tewas Akibat Kebakaran Sumur Ilegal di Aceh Timur Jadi 19 Orang

Korban Tewas Akibat Kebakaran Sumur Ilegal di Aceh Timur Jadi 19 Orang

Oleh: Jallus
Kamis, 26 Apr 2018 05:32
BAGIKAN:
istimewa.
Mayat.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Jumlah korban tewas akibat ledakan sumur minyak mengakibatkan kebakaran hebat di Desa Pasir Putih, Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, bertambah satu orang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Teuku Ahmad Dadek melalui telepon seluler di Banda Aceh, mengatakan, korban terakhir meninggal dunia kemarin malam bernama Muhammad Razi.

"Razi, warga Gampong (Desa) Alue Dua meninggal dunia saat sedang dalam perjalanan. Beliau hendak kita rujuk ke Rumah Sakit Adam Malik di Medan, Sumatera Utara," tuturnya, Kamis 26 April 2018.

Almarhum merupakan salah satu korban yang sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz di Peureulak, Aceh Timur, akibat menderita luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuhnya.

Di rumah sakit tersebut, sebelumnya terdapat 19 orang mendapat penanganan medis dari tiga rumah sakit setempat yang merawat total 41 orang pasien dengan luka bakar.

"Yang meninggal hingga saat ini berjumlah 19 orang, karena sebelumnya ada 18 korban meninggal dunia. Kini tinggal 40 orang lagi, mendapat perawatan cukup intensif di tiga rumah sakit setempat," kata Ahmad.

PT Pertamina (Persero) Aset 1 EP Field Rantau di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah membantu memadamkan api akibat ledakan sumur minyak yang dieksploitasi masyarakat di Desa Pasir Putih dini hari tadi.

Legal and Relation Assisten Manager Pertamina Aset 1 EP Field Rantau, Supandi Prabudi mengaku, tim yang diturunkan berusaha memadamkan kobaran api yang telah meludeskan lima unit rumah.

"Sampai sore ini, kita terus berupaya memadamkan semburan api dari sumur minyak milik masyarakat dengan cara membuat bendungan di sekeliling sumur, untuk mencegah 'condensat' tidak menyebar lebih luas lagi ke rumah rumah penduduk di sekitar lokasi," jelas dia.

Ia mengatakan, saat ini kondisi api sudah mulai mengecil. Tapi pihaknya belum bisa memasukan pompa kimia ke dalam sumur minyak tersebut.

Jika dipaksakan, lanjutnya, dikhawatirkan akan merembet ke sumur minyak yang lain, dan akan menimbulkan ledakan lagi bersama kobaran api.

"Kami terus melakukan penyemprotan air ke kobaran api, Alhamdulillah api sudah mulai mengecil," kata Supandi.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Korban Meledaknya Sumur Ilegal di Aceh 20 Tewas dan 40 Luka Kritis

    IDI (EKSPOSnews): Posko Penanggulangan Bencana Kebakaran Sumur Minyak Kabupaten Aceh Timur mengeluarkan data resmi sementara dan sekaligus meluruskan jumlah korban ledakan dan kebakaran, setelah sempa

  • 4 minggu lalu

    Tangani Ledakan Sumur Ilegal di Aceh Timur Secara Optimal

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menginstruksikan dinas terkait untuk terjun langsung ke lokasi sumur minyak di Gampong Pasi Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur,

  • 4 minggu lalu

    Korban Ledakan Ladang Minyak di Aceh Timur Akan Dibantu

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengatakan pengobatan korban ledakan tambang minyak di Gampong Pasi Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur akan dibantu Jaminan Kes

  • 4 minggu lalu

    Sumur Minyak yang Meledak di Aceh Timur Ilegal

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menegaskan sumur minyak tradisional di Aceh Timur yang meledak tidak memiliki izin atau ilegal.Setyo di Mabes Polri, Jakarta, me

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99