Kamis, 21 Mar 2019

Kerukunan Bergama di Aceh Rendah

Oleh: alex
Minggu, 09 Des 2018 05:09
BAGIKAN:
istimewa.
Aceh.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Forum Kerukunan Umum Beragama (FKUB) Aceh menyatakan indeks kerukunan beragama di provinsi itu berdasarkan hasil penelitian ternyata masih rendah.

"Berdasarkan penelitian pada 2017, Aceh berada di urutan dua paling bawah. Artinya, indeks kerukunan beragama di Aceh paling rendah dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia," kata Ketua FKUB Aceh, Nasir Zalba, di Banda Aceh, Sabtu 8 Desember 2018.

Menurut dia, hasil penelitian yang menyebutkan indeks kerukunan beragama di Aceh paling rendah tidak sama dengan kenyataan. Padahal, Aceh merupakan provinsi paling toleransi terhadap kerukunan antarumat beragama.

Memang, kata dia, ada beberapa kejadian menyangkut konflik beragama. Seperti konflik pembangunan masjid di Kabupaten Bireuen dan konflik agama di Kabupaten Aceh Singkil.

"Namun, konflik tersebut tidak mempengaruhi secara umum kerukunan umat beragama di Aceh. Masyarakat Aceh sangat menjunjung tinggi toleransi sesama umat beragama," kata Nasir.

Sementara itu, Idaman Sembiring, seorang pendeta di Aceh, menyatakan masyarakat di provinsi ujung Barat Indonesia tersebut sangat toleransi, kenyataanya juga tidak pernah terjadi konflik beragama.

"Kami sudah 37 tahun menetap di Aceh. Selama itu pula tidak pernah ada konflik beragama. Aceh sangat toleransi," katanya.

Jadi, lanjut dia, sangat keliru kalau ada yang menyatakan, indeks kerukunan umat beragama di Aceh rendah. Serta menyebutkan Aceh berada urutan dua terbawah kerukunan umat beragamanya.

Mantan Rektor Universitas Islam Negeri Ar Raniry Banda Aceh Aceh, Prof Yusni Saby menyatakan, permasalahan yang terjadi dalam kerukunan umat beragama harus segera diselesaikan.

"Setiap permasalahan menyangkut dengan kerukunan umat beragama yang dibiarkan berlarut-larut. Jika dibiarkan akan menjadi konflik yang besar serta sulit diselesaikan," kata Yusni.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    XL Sosialisasi Pemimpin Masa Depan

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Provinsi Aceh pertama kali dipilih sebagai tempat penyelengaraan sosialisasi program pemimpin masa depan dari PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) yang berlangsung di Universitas Syia

  • 3 hari lalu

    Peternak di Aceh Lebih Suka Sapi Lokal

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Inseminasi Buatan (IB) jenis sapi lokal menjadi salah satu jenis benih yang disukai oleh peternak di Kota LHokseumawe, Provinsi Aceh, karena memiliki beberapa faktor keuntung

  • 3 hari lalu

    2 Nelayan Aceh Divonis Mati karena Sabu-Sabu

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Majelis hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh memvonis dua nelayan asal Aceh Timur masing-masing dengan hukum mati karena terbukti menguasai narkoba jenis sabu-sabu dengan berat

  • satu minggu lalu

    Menyerahkan Sertifikat Gratis di Aceh Besar

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Menteri Agraria dan Tata Ruang /Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan A Jalil menyerahkan sertifikat tanah untuk masyarakat di Kabupaten Aceh Besar.“Sertifikat tanah

  • 2 minggu lalu

    Kekerdilan di Aceh Harus Ditangani Serius

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Aceh Jaya menyatakan kasus stunting atau anak dengan kekerdilan  di Kabupaten Aceh Jaya masih sangat tinggi yakni pada tahun 2019 telah mencapai 814 kasus

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99