Kamis, 17 Jan 2019

Kebakaran Gambut di Aceh Meluas

Oleh: Jallus
Minggu, 10 Jun 2018 05:52
BAGIKAN:
moEF Indonesia.
Kebakaran.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, lahan gambut yang terbakar kini meluas mencapai 50 hektare dari sebelumnya cuma 21 hektare di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh.

"Api terus merambat, dan membakar baik hutan maupun lahan gambut di Aceh Selatan mencapai sekitar 50 hektare," kata Kepala Pelaksana BPBA, Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Sabtu 9 Juni 2018.

Ia mengatakan, tim gabungan kesulitan dalam memadamkan titik api, akibat angin bertiup kencang. Api yang sedang membara dengan menyambar karena tertiup angin, dan merambat ke berbagai hutan dan lahan terutama gambut kering.

Di samping itu, lanjutnya, kondisi hutan dan lahan yang terbakar, tim pemadam masih kesulitan dalam menyemprotkan air akibat medan yang sulit, dan untuk menemukan sumber air untuk disemprotkan seperti di Kecamatan Bakongan.

Pada awalnya diduga akibat masyarakat setempat melakukan aktifitas membakar sampah di kebun pekan ini. Lalu api dalam kondisi terbakar dengan cepat merambat di lokasi sekitar, dan cuaca panas akibat musim kemarau di Aceh Selatan.

Hingga kini terdapat tiga kecamatan di Aceh Selatan terbakar, yakni Bakongan, Kota Bahagia, dan Tapaktuan. "Untuk di Kota Bahagia dan Tapaktuan, api sudah padam secara total malam tadi sekitar pukul 23.10 WIB," jelas dia.

Sedangkan di Bakongan, merupakan kecamatan terparah akibat api terus membara karena kebakaran tersebar di beberapa titik, dan medan yang cukup sulit.

"Kebutuhan yang sangat mendesak, yakni peralatan kebakaran hutan dan lahan, dan 'portable pump'. Jarak pandang saat ini di Bakongan cuma 16 kilometer," tegas Dadek.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat menyatakan, sensor modis yang terpasang di kedua satelit belum bisa mendeteksi adanya lahan gambut terbakar di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.

"Satelit sensor modis baik Terra dan Aqua, belum bisa mendeteksinya (titik panas)," ucap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Aceh, Zakaria Ahmad.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 jam lalu

    Mengembangkan Wisata Halal di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Amiruddin menyatakan pengembangan wisata halal di provinsi setempat merupakan tanggungjawab semua pihak dan instans

  • 3 hari lalu

    Permintaan Paspor di Aceh Meningkat karena Harga Tiket Pesawat Domestik Mahal

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kantor Imigrasi Kelas I Banda Aceh menyatakan permohonan paspor sejak awal Januari 2019 meningkat drastis menyusul kenaikan harga tiket pesawat domestik."Berdasarkan hasil waw

  • 3 hari lalu

    Sidang Kasus Sabu-Sabu di Aceh Ditunda

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Sidang perkara narkoba dengan barang bukti 50 kilogram sabu-sabu yang melibatkan lima terdakwa ditunda hingga 28 Januari atau dua pekan ke depan.Kadri Sufi, penasihat hukum ke

  • satu minggu lalu

    Korupsi di Aceh Semakin Menggila?

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), lembaga swadaya masyarakat yang fokus di bidang anggaran dan korupsi, mencatat kerugian negara akibat tindak pidana korupsi di Aceh sepanj

  • 4 minggu lalu

    Mass Rapid Transit Akan Dibangun di Banda Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyatakan awal tahun depan pihaknya akan membangun sistem transportasi massal berupa jalan Mass Rapid Transit (MRT) di pusat ibu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99