Senin, 20 Nov 2017
  • Home
  • Nasional
  • Kadis PU Langkat Dituding Bermain Proyek dengan Anggota DPRD

Kadis PU Langkat Dituding Bermain Proyek dengan Anggota DPRD

Oleh: alex
Selasa, 14 Nov 2017 06:43
BAGIKAN:
istimewa.
Proyek (ilustrasi).
STABAT (EKSPOSnews): Puluhan rekanan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meminta agar kejaksaan mengusut proses tender yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang karena diduga tidak transparan dan adanya kecurangan.

Hal itu disampaikan puluhan rekanan saat berorasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Stabat di Stabat,  sambil membawa spanduk dan petisi serta pernyataan sikap Safril, salah seorang rekanan dari Forum Bersatu Rekan-rekan Konstruksi Anak Langkat (FBR2KAL) menyampaikan pernyataan sikap dengan meminta agar pemda memprioritaskan pengusaha rekanan lokal dalam pengerjaan proyek.

Selain itu mereka juga meminta transparansi dalam hal proses lelang, percepatan pengumuman tender dan tidak ada kecurangan.

"Puluhan rekanan ini juga meminta pihak lejaksaan agar memeriksa dan membongkar persekongkolan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang bersama panitia lelang serta periksa dan bongkar persekongkolan anggota DPRD Langkat dan kroni-kroninya," katanya, Senin 13 November 2017.

Pengunjuk rasa juga membawa berbagai spanduk ukuran besar yang bertuliskan "Julius dan Japair adalah pembohong", "DPRD Langkat sudah kenyang", "Pak Bupati ganti Kadis PU Langkat Julius yang tidak becus", serta "Dipertanyakan keterlibatan DPRD Langkat mendapatkan proyek".

Usai melakukan orasi dan pernyataan sikap lima orang perwakilan rekanan diterima Kepala Kejaksaan Negeri Stabat Andri Ridwan didampingi Kasi Intel Yusuf di ruang kerjanya.

Kepala Kejaksaan Negeri Stabat Andri Ridwan menjelaskan, jika memang nanti perkaranya duduk sesuai dengan hukum maka akan segera dilakukan pemeriksaan.

"Kita akan lakukan pemeriksaan segera mungkin dengan menerjunkan tim nantinya," katanya.

Sebelumnya, puluhan rekanan itu juga sudah melakukan aksi yang sama di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan di kantor Bupati Langkat yang diterima Sekretaris Daerah Indra Salahuddin.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Langkat Akan Jadi Pilot Proyek Benih Berkualitas

    STABAT (EKSPOSnews): Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dipersiapkan untuk menjadi salah satu pilot projek benih padi berkulitas yang ditandai penanaman padi seluas 200 hektare dengan sistem jajar leg

  • 4 minggu lalu

    7 Proyek Pembangkit Listrik Diresmikan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri ESDM Ignasius Jonan meresmikan tujuh proyek pembangkit di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai upaya pemerataan akses listrik

  • 2 bulan lalu

    Wali Kota Pekanbaru Haramkan Fee Proyek. Apa Benar?

    PEKANBARU (EKSPOSnews):  Wali kota Pekanbaru, Firdaus MT melarang atau mengharamkan adanya praktik setoran fee untuk mendapatkan proyek pemerintah yang dalam belakangan ramai dibicarakan di kalan

  • 2 bulan lalu

    Fee Proyek 10 Persen Sudah Jadi Rahasia Umum

    JAKARTA (EKSPOSnews): Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menyatakan "fee" sebesar 10 persen dari anggaran proyek menjadi norma umum terkait tindak pidana korupsi yang dilaku

  • 2 bulan lalu

    Korupsi di Daerah Didominasi Fee Proyek

    JAKARTA (EKSPOSnews): Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyatakan bahwa lebih dari 80 persen perkara korupsi di daerah menyangkut pengadaan barang dan jasa."Hampir seti

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99