Minggu, 21 Jan 2018
  • Home
  • Nasional
  • Kadis PU Langkat Dituding Bermain Proyek dengan Anggota DPRD

Kadis PU Langkat Dituding Bermain Proyek dengan Anggota DPRD

Oleh: alex
Selasa, 14 Nov 2017 06:43
BAGIKAN:
istimewa.
Proyek (ilustrasi).
STABAT (EKSPOSnews): Puluhan rekanan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meminta agar kejaksaan mengusut proses tender yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang karena diduga tidak transparan dan adanya kecurangan.

Hal itu disampaikan puluhan rekanan saat berorasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Stabat di Stabat,  sambil membawa spanduk dan petisi serta pernyataan sikap Safril, salah seorang rekanan dari Forum Bersatu Rekan-rekan Konstruksi Anak Langkat (FBR2KAL) menyampaikan pernyataan sikap dengan meminta agar pemda memprioritaskan pengusaha rekanan lokal dalam pengerjaan proyek.

Selain itu mereka juga meminta transparansi dalam hal proses lelang, percepatan pengumuman tender dan tidak ada kecurangan.

"Puluhan rekanan ini juga meminta pihak lejaksaan agar memeriksa dan membongkar persekongkolan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang bersama panitia lelang serta periksa dan bongkar persekongkolan anggota DPRD Langkat dan kroni-kroninya," katanya, Senin 13 November 2017.

Pengunjuk rasa juga membawa berbagai spanduk ukuran besar yang bertuliskan "Julius dan Japair adalah pembohong", "DPRD Langkat sudah kenyang", "Pak Bupati ganti Kadis PU Langkat Julius yang tidak becus", serta "Dipertanyakan keterlibatan DPRD Langkat mendapatkan proyek".

Usai melakukan orasi dan pernyataan sikap lima orang perwakilan rekanan diterima Kepala Kejaksaan Negeri Stabat Andri Ridwan didampingi Kasi Intel Yusuf di ruang kerjanya.

Kepala Kejaksaan Negeri Stabat Andri Ridwan menjelaskan, jika memang nanti perkaranya duduk sesuai dengan hukum maka akan segera dilakukan pemeriksaan.

"Kita akan lakukan pemeriksaan segera mungkin dengan menerjunkan tim nantinya," katanya.

Sebelumnya, puluhan rekanan itu juga sudah melakukan aksi yang sama di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan di kantor Bupati Langkat yang diterima Sekretaris Daerah Indra Salahuddin.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Sumsel Jadi Proyek Percontohan Pengelolaan Energi Terbarukan

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Sumatera Selatan akan menjadi proyek percontohan pengelolaan energi terbarukan dengan memanfaatkan lahan gambut yang ada di provinsi tersebut.Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang

  • 5 hari lalu

    Bupati Batubara Nonaktif Akui Terima Fee Proyek

    MEDAN (EKSPOSnews): Bupati Batubara Nonaktif OK Arya Zulkarnaen mengakui menerima uang proyek mencapai miliaran rupiah dari kontraktor Maringan Situmorang, dalam pengaturan sejumlah proyek di daerah i

  • satu bulan lalu

    Pertamina EP Resmikan Proyek Pengembangan Paku Gajah

    MUARA ENIM (EKSPOSnews): PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero), meresmikan pengoperasian Proyek Pengembangan Paku Gajah (PGDP) untuk memenuhi tingginya kebutuhan gas di Sumatera Bagian Se

  • 2 bulan lalu

    DPR dan Kemendagri Dapat Fee Proyek E-KTP

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pengusaha Andi Narogong mengakui pemberian "fee" untuk DPR sebesar 7 juta dolar AS sudah dilakukan."Untuk DPR sudah dieksekusi, 3,5 juta dolar AS pada akhir 2011, lalu 3,5 juta d

  • 2 bulan lalu

    Modus Penipuan Pemberian Proyek di Jawa Barat

    BANDUNG (EKSPOSnews): Polisi menangkap seorang dari tiga pelaku pemerasan dengan modus akan memberikan proyek bidang irigasi kepada korbannya di Kabupaten Garut, Jawa Barat."Tertangkap satu orang pela

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99