Sabtu, 21 Apr 2018

Jembatan Ambruk di Aceh Selatan

Oleh: alex
Senin, 11 Des 2017 07:31
BAGIKAN:
istimewa.
Jembatan abruk (ilustrasi).
TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Jembatan rangka baja bersifat sementara di Gampong (desa) Teupin Tinggi, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, ambruk setelah dilintasi truck sepuluh roda yang diduga over kapasitas.

Salah seorang warga, Asmaruddin ZK saat dihubungi dari Tapaktuan,  menyatakan, puluhan kendaraan roda empat dan roda dua sempat mengantri selama beberapa jam akibat ambruknya jembatan di pedalaman daerah itu yang terjadi Sabtu (9/12).

Jembatan darurat tersebut merupakan sarana penghubung yang dibangun Pemerintah Aceh saat membuka jalan baru dari Keude Trumon tembus ke Kemukiman Bulohseuma di pedalaman Kecamatan Trumon yang berjarak sekitar 36 Km dari ibu kota kecamatan setempat.

Pasca ambruknya jembatan tersebut telah mengakibatkan terganggunya transportasi warga dari Keude Trumon menuju Bulohseuma maupun sebaliknya, katanya, Senin 11 Desember 2017.

Transportasi baru pulih kembali setelah sejumlah masyarakat setempat bersama para pengendara kendaraan menggelar gotong-royong memperbaiki kembali tiang penyangga jembatan yang sudah bergeser dan menyusun serta meluruskan kembali lantai jembatan yang terbuat dari plat besi ke posisi semula.

Menurutnya, jembatan rangka baja tersebut ambruk disebabkan dilintasi truck sepuluh roda yang mengangkut tiang pancang (pasak bumi) untuk keperluan pembangunan jembatan konstruksi permanen di Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil.

"Truck pengangkut tiang pancang ke lokasi proyek di Kuala Baru lalu lalang melewati jembatan Gampong Teupin Tinggi sehingga mengakibatkan jembatan rangka baja ini ambruk," ujarnya.

Ia memperkirakan jumlah muatan tiang pancang tersebut mencapai 38 ton belum termasuk atau belum ditambah berat truck tersebut.

Karena dalam satu truck itu, kata dia, mengangkut 13 batang tiang pancang dengan berat satu batangnya mencapai 2,8 ton.

"Akibat muatan over tonase tersebut secara otomatis mengakibatkan jembatan rangka baja ambruk, karena kapasitas muatan tidak sesuai dengan daya tahan konstruksi jembatan yang dibangun bersifat darurat dan sementara," sesalnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Menangkap Pelaku Ilegal Loging di Aceh Selatan

    TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Tim gabungan yang terdiri dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah VI Subulussalam, Polres Aceh Singkil dan LSM Lingkungan melakukan operasi tangkap tangan pelaku ilegal l

  • satu bulan lalu

    Saluran Irigasi di Aceh Selatan Tak Berfungsi

    TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Saluran irigasi sepanjang 1,7 Km yang baru selesai dibangun akhir 2017 dengan anggaran Rp1,7 miliar di Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan, belum bisa difungsikan, ka

  • satu bulan lalu

    Dokter Puskesmas di Aceh Selatan Mundur

    TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Sejumlah dokter umum Puskesmas di Kabupaten Aceh Selatan mengundurkan diri, karena mendapat honor Rp1 juta/bulan yang dinilai tidak sebanding dengan beban kerja yang dijalani.I

  • satu bulan lalu

    Aceh Selatan Bedah Rumah Warga Miskin

    TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan akan merehap 163 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Tapaktuan sebagai bagian dari program kota tanpa kumuh (Kotaku) yan

  • 2 bulan lalu

    Longsor di Aceh Selatan

    TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Ruas jalan nasional di Kabupaten Aceh Selatan tertimbun longsor di kawasan Gunung Keramil, perbatasan Kecamatan Samadua dengan Tapaktuan, akibat hujan lebat yang mengguyur wila

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99