Kamis, 21 Mar 2019

Jangan Biarkan Papua Jadi Tempat Pembantaian

Oleh: alex
Minggu, 09 Des 2018 06:40
BAGIKAN:
istimewa.
Bendera Merah Putih di Papua.
JAKARTA (EKSPOSnews): Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) meminta agar aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus pembunuhan terhadap karyawan PT Istaka yang membangun proyek jembatan jalan TransPapua di Kali Yigi dan Aurak, Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua, Minggu (2/12).

"Kami mengimbau aparat negara agar bekerja secara profesional dan proporsional dalam menciptakan rasa aman dan damai bagi masyarakat Papua dan seluruh penduduk Indonesia di mana pun berada," kata Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPH-PGI) dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu 8 Desember 2018.

MPH-PGI juga mendorong aparat negara untuk menyelidiki dan mengusut tuntas peristiwa ini dengan mengutamakan pendekatan kultural, demi mengurangi ketegangan di tengah masyarakat Papua dan mencegah jatuh semakin banyak korban di kalangan masyarakat sipil.

Pemerintah Provinsi Papua juga menyayangkan insiden pembunuhan terhadap puluhan karyawan PT Istaka yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

MPH-PGI juga menyampaikan duka cita mendalam atas jatuh korban dari kalangan sipil, dan menilai peristiwa itu telah mencederai harkat manusia.

"Semoga Tuhan yang Maha Pengasih menguatkan keluarga dalam menghadapi masa-masa yang sulit ini," dalam pernyataan itu pula.

Pihaknya juga menyampaikan keprihatinan terkait pendekatan kekerasan dalam penyelesaian masalah Papua, baik yang dilakukan oleh masyarakat sipil, kelompok-kelompok bersenjata maupun aparat negara. Menurut institusi itu, pendekatan kekerasan dalam bentuk apa pun tidak akan pernah menyelesaikan masalah, selain hanya akan menciptakan luka-luka baru yang pada gilirannya akan menciptakan lingkaran kekerasan. Karena itu, MPH-PGI mengimbau seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada dengan musyarawah dan membahasnya secara beradab dan bermartabat.

MPH-PGI juga mengapresiasi upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang memberi perhatian besar kepada pembangunan Papua selama empat tahun terakhir ini.

Namun, menurut lembaga itu, pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang luar biasa tersebut belum mampu sepenuhnya menjangkau hati seluruh masyarakat Papua. "Di tengah gencar pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya serta perhatian langsung yang luar biasa dari Presiden Joko Widodo sendiri terhadap pembangunan Papua, pada saat yang sama kita menyaksikan gejala semakin kuat aspirasi untuk menentukan nasib sendiri di kalangan sebagian masyarakat," kata MPH-PGI lagi.

Pada Rabu (5/12), Pendeta Wilhelmus Kogoya, tokoh gereja di Distrik Yigi, telah melaporkan kasus pembunuhan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yall, Kabupaten Nduga yang menewaskan 24 pekerja.

Dari laporan tersebut, terungkap dua pekerja melarikan diri dan selamat, dan kini berada di Distrik Mbua.

Sedangkan, delapan lainnya di Distrik Yall diselamatkan keluarga Alimi Gwijangge yang menjabat Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nduga dan dibawa ke Distrik Koroptak dalam keadaan selamat.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Pasukan TNI Tangani Trans Papua

    TIMIKA (EKSPOSnews): Sebanyak 600 prajurit TNI Zipur 8 dan Batalyon Infantri 431 dari Kodam Wirabuana, Makassar yang akan melanjutkan pembangunan Jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga, akan tiba di Pel

  • 2 minggu lalu

    Prajurit TNI Mengajar di Papua

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Prajurit TNI dari Yonif PR 328/DGH mengajarkan cara membaca dan menulis kepada pelajar SD Inpres Yowong di Kampung Yowong, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua, yang berbatas

  • 2 minggu lalu

    Kontak Senjata di Papua, 3 TNI Gugur dan 9 Anggota KKB Tewas

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Tiga orang prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala, dilaporkan meninggal dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga

  • 4 minggu lalu

    Jembatan Holtekam di Teluk Youtefa

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Pembangunan Jembatan Holtekam, yang melintas di atas Teluk Youtefa, Kota Jayapura, menghabiskan dana sekitar Rp1,8 triliun.Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN)

  • 4 minggu lalu

    Inalum Bantu Ternak Babi

    WAMENA (EKSPOSnews): PT Inalum (Persero) pada tahap pertama, memberikan bantuan 50 ternak babi kepada masyarakat Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.Tokoh Masyarakat Kabupaten Nduga Samuel Tabuni usai men

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99