Selasa, 23 Jul 2019

Jangan Biarkan Papua Jadi Tempat Pembantaian

Oleh: alex
Minggu, 09 Des 2018 06:40
BAGIKAN:
istimewa.
Bendera Merah Putih di Papua.
JAKARTA (EKSPOSnews): Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) meminta agar aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus pembunuhan terhadap karyawan PT Istaka yang membangun proyek jembatan jalan TransPapua di Kali Yigi dan Aurak, Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua, Minggu (2/12).

"Kami mengimbau aparat negara agar bekerja secara profesional dan proporsional dalam menciptakan rasa aman dan damai bagi masyarakat Papua dan seluruh penduduk Indonesia di mana pun berada," kata Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPH-PGI) dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu 8 Desember 2018.

MPH-PGI juga mendorong aparat negara untuk menyelidiki dan mengusut tuntas peristiwa ini dengan mengutamakan pendekatan kultural, demi mengurangi ketegangan di tengah masyarakat Papua dan mencegah jatuh semakin banyak korban di kalangan masyarakat sipil.

Pemerintah Provinsi Papua juga menyayangkan insiden pembunuhan terhadap puluhan karyawan PT Istaka yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

MPH-PGI juga menyampaikan duka cita mendalam atas jatuh korban dari kalangan sipil, dan menilai peristiwa itu telah mencederai harkat manusia.

"Semoga Tuhan yang Maha Pengasih menguatkan keluarga dalam menghadapi masa-masa yang sulit ini," dalam pernyataan itu pula.

Pihaknya juga menyampaikan keprihatinan terkait pendekatan kekerasan dalam penyelesaian masalah Papua, baik yang dilakukan oleh masyarakat sipil, kelompok-kelompok bersenjata maupun aparat negara. Menurut institusi itu, pendekatan kekerasan dalam bentuk apa pun tidak akan pernah menyelesaikan masalah, selain hanya akan menciptakan luka-luka baru yang pada gilirannya akan menciptakan lingkaran kekerasan. Karena itu, MPH-PGI mengimbau seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada dengan musyarawah dan membahasnya secara beradab dan bermartabat.

MPH-PGI juga mengapresiasi upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang memberi perhatian besar kepada pembangunan Papua selama empat tahun terakhir ini.

Namun, menurut lembaga itu, pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang luar biasa tersebut belum mampu sepenuhnya menjangkau hati seluruh masyarakat Papua. "Di tengah gencar pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya serta perhatian langsung yang luar biasa dari Presiden Joko Widodo sendiri terhadap pembangunan Papua, pada saat yang sama kita menyaksikan gejala semakin kuat aspirasi untuk menentukan nasib sendiri di kalangan sebagian masyarakat," kata MPH-PGI lagi.

Pada Rabu (5/12), Pendeta Wilhelmus Kogoya, tokoh gereja di Distrik Yigi, telah melaporkan kasus pembunuhan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yall, Kabupaten Nduga yang menewaskan 24 pekerja.

Dari laporan tersebut, terungkap dua pekerja melarikan diri dan selamat, dan kini berada di Distrik Mbua.

Sedangkan, delapan lainnya di Distrik Yall diselamatkan keluarga Alimi Gwijangge yang menjabat Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nduga dan dibawa ke Distrik Koroptak dalam keadaan selamat.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Bibit Ganja Dibawa dari Papua Nugini

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Prajurit TNI yang menjaga perbatasan RI-PNG, Yonif PR 328/DGH berhasil mengamankan GS (32), seorang pemuda asal Waris, Kabupaten Keerom yang kedapatan membawa bibit ganja dari t

  • satu bulan lalu

    Polda Papua Barat Amankan Kayu Merbau

    MONOKWARI (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Papua Barat mengamankan empat kontainer kayu merbau di pelabuhan Kota Sorong.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey di Manokwa

  • satu bulan lalu

    Papua Barat Akan Ekspor Langsung Kayu Merbau

    MANOKWARI (EKSPOSnews): Provinsi Papua Barat mulai tahun 2020 akan melaksanakan kegiatan pengiriman secara langsung kayu merbau ke sejumlah negara di wilayah Asia dan Eropa.Kepala Dinas Kehutanan Prov

  • 3 bulan lalu

    Rumah Kepala Suku Yakyu Direnovasi Satgas Pamtas Yonmek

    MERAUKE (EKSPOSnews): Pasukan pengaman perbatasan di bawah kendali Letkol Inf Andi A. Wibowo  terus berupaya untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG.Saat ini,

  • 4 bulan lalu

    Pelaku Pencabulan Anak Ditangkap di Papua

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Tim Khusus Polda Sulawesi Selatan bersama Tim Khusus Polres Pangkajene Kepulauan berhasil mengamankan dua pelaku pencabulan anak di bawah umur yang kabur hingga ke Provinsi Papu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99