Sabtu, 16 Des 2017
  • Home
  • Nasional
  • Diera Kepemimpinan Gunawan, Diduga Banyak Proyek Perkim Medan Fiktif

Diera Kepemimpinan Gunawan, Diduga Banyak Proyek Perkim Medan Fiktif

Oleh: Tawanli
Rabu, 09 Agu 2017 19:56
BAGIKAN:
Tawanli
Tak ada pembetonan jalan Selamat Ujung Medan.
MEDAN (EKSPOSnews): Dinas perumahan dan Pemukiman kota Medan yang saat ini telah dilebur menjadi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Medan meninggalkan banyak kisah yang pahit di kota Medan.
 
Pasalnya, ada beberapa proyek yang diduga fiktif dengan nilai sangat fantastis hingga mencapai miliaran rupiah.
 
Dinas bekas kepemimpinan Gunawan Surya Lubis itu  berdasarkan data Laporan Pelelangan Secara Elektronik (LPSE) kota Medan Tahun Anggaran 2016, menyebutkan adanya pekerjaan pengecoran jalan di Jalan Inspeksi (Jl. Selamat Ujung) Kelurahan Sitirejo III Kecamatan Medan Amplas Dengan kode Lelang 3246308.
 
Dengan pagu Rp4.298. 700.000,00. HPS Rp4.243.108.108.000,00. Yang dimenangkan PT. Adrishta Pratama Saktie yang beralamat Jl Balam Klomplek Platinum Residence Blok E No 59 Medan (kota) dengan Harga Penawaran Rp.4.208.519.000,00.  
 
Saat di cek di lapangan, lokasi proyek yang dimaksudkan, tidak ada kegiatan pencoran sebagaimana yang diumumkan di LPSE sebagai situs resmi Pemko Medan itu.
 
Ditambah informasi yang dikumpulkan dari warga sekitar, Rabu 9 Augustus 2017, menyebutkan tidak pernah melihat pembangunan jalan beton di Jl Inspeksi (Jl Selamat Ujung) pada tahun  2016, yang ada hanyalah pengaspalan itupun dilakukan pihak Pekerjaan Umum (PU) kota Medan bukan dinas Perkim  (foto).
 
"Tidak pernah kami lihat bang, yang ada di jalan selamat ujung ini, pengaspalan, bukan pembetonan," terang pria paruh baya itu.
 
Rahmad, selaku PPTK saat dihubungi Eksposnews, membantah proyek pencoran jalan tersebut dikatakan fiktif dan Rahmat pun bersedia diperiksa oleh pihak yang berwajib.
 
"Semua photo-photonya ada kalau anda mau saya akan kirimkan lewat Watshap,"tantang Rahmad.
 
Hampir satu minggu ditunggu kru media ini, photo-photo yang dijanjikan Rahmad tidak kunjung dikirimkan.
 
Sebelumnya, Rahmad sudah memaparkan dana Rp4 miliar itu digunakan untuk melakukan pencoran di sekitar Jalan Selamat Ujung dengan panjang 700 M dan Lebar 3 meter, didekat pinggir sungai. Namun saat dicek lokasi tidak sesuai yang dimaksud dengan data LPSE.
 
"Kita melaksanakan pencoran jalan di ujung Jalan Selamat dengan panjang 700 meter dan lebar 3 meter, didekat pinggiran sungai,"katanya tanpa menyebutkan alamat proyek yang dimaksudkan.
 
Dan begitu juga saat dicoba menemui Rawaludin Siregar, yang disebut-sebut selaku Kuasa Pengguna Anggaran Dinas Perkim pada saat itu, tidak berada ditempat. 

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99