Rabu, 01 Apr 2020

Chevron Selidiki Kebocoran Pipa

Oleh: marsot
Senin, 17 Sep 2018 05:11
BAGIKAN:
reuters.
Chevron.
PEKANBARU (EKSPOSnews): PT Chevron Pacific Indonesia menyatakan tengah menyelidiki kebocoran salah satu pipa yang mengalirkan gas di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau hingga menyemburkan api besar setinggi lebih dari tiga meter.

"Penyebab kejadian sedang diselidiki. Fokus kami saat ini adalah menangani kejadian di lapangan agar meminimalisasi dampak terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar," kata Pjs Manager Corporate Communications PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) Villya Rompis dalam keterangan resminya di Pekanbaru, Minggu 16 September 2018.

Villya mengatakan bahwa pipa gas berukuran 10 inchi yang mengalami kebocoran sejak Minggu sore hingga menyemburkan api selama beberapa jam tersebut terjadi di pinggir jalan lintas provinsi di Desa Balai Raja, Kecamatan Pinggir.

Saat ini, lanjutnya, tim darurat PT CPI serta tim pemadam kebakaran sedang berada di lapangan guna mematikan aliran gas dan semburan api.

"Tim tanggap darurat PT CPI sedang turun ke lapangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menangani kejadian ini. Termasuk mengirimkan truk pemadam kebakaran dan berupaya mematikan aliran gas," jelasnya.

Lebih jauh, dia juga mengatakan tidak ada korban dalam insiden tersebut. "Hingga kini PT CPI belum menerima adanya laporan mengenai korban jiwa maupun cedera," lanjutnya.

Kepala Polres Bengkalis, AKBP Yusuf Rahmanto kepada Antara di Pekanbaru membenarkan insiden bocornya pipa hingga membuat api setinggi sekitar tiga meter membumbung ke udara tersebut.

Yusuf mengatakan saat ini kondisi di tempat kejadian perkara, tepatnya di jalan lintas Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis telah ditangani oleh PT CPI dengan cara mematikan aliran gas.

"Situasi sudah ditangani. Keran gasnya sudah ditutup dan diisolasi jadi tinggal menunggu sisa gasnya habis," katanya.

Yusuf meminta kepada masyarakat untuk dapat menjari jalur altenatif dan menghindari areal lokasi semburan api tersebut "Kami mengimbau kepada masyarakat untuk dapat mencari jalur alternatif dan menghindari melintas jalur tersebut," jelasnya.

Insiden bocornya pipa gas PT CPI tersebut saat ini sedang viral di kalangan pengguna media sosial di Riau. Dari pantauan Antara berdasarkan beberapa video yang menyebar terlihat api membumbung tinggi di sekitar lokasi, dengan suara semburan gas disertai api begitu keras.

Sejumlah warga yang melintas tampak menjauh dari lokasi kejadian. Sementara petugas kepolisian berupaya mengalihkan arus lalu lintas.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Chevron Serahkan Bibit Sapi

    PEKANBARU (EKSPOSnews): PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) menyerahkan bantuan 15 ekor bibit sapi kepada Kelompok Pertanian Terpadu (KPT) Rokan Hulu Bumi Lestari, di Jalan Sialangbungkuk, Kulim, Pe

  • 2 tahun lalu

    Chevron Diminta Bersihkan Kontaminasi di Pusat Latihan Gajah Minas

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, meminta PT Chevron Pacific Indonesia untuk membersihkan limbah minyak yang mengkontaminasi tanah di Pusat Latihan Gajah (PLG) Mina

  • 2 tahun lalu

    Chevron Kecewa Berat, Blok Rokan Lepas

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Manajemen PT Chevron Pacific Indonesia menyatakan kekecewaannya karena Pemerintah Indonesia tidak memperpanjang kontrak mereka untuk mengelola Blok Rokan di Provinsi Riau terhi

  • 2 tahun lalu

    Blok Rokan Jangan Lagi Diberikan kepada Chevron

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Komisi IV DPRD Riau saat rapat dengar pendapat dengan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) setempat, menolak perpanjangan kontrak PT Chevron Pacific Indonesia terhadap penge

  • 2 tahun lalu

    Blok Rokan Bisa Hemat Devisa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pengamat energi Komaidi Notonegoro memperkirakan pemerintah bisa menghemat devisa negara hingga 70 miliar dolar AS jika Blok Rokan dikelola PT Pertamina (Persero)."Produksi '

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99