Minggu, 19 Nov 2017

Banjir Hantam Nagan Raya

Oleh: Jallus.
Selasa, 31 Okt 2017 06:05
BAGIKAN:
istimewa.
Banjir.
NAGAN RAYA (EKSPOSnews): Banjir luapan sungai menerjang wilayah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, akibat tingginya intensitas curah hujan mengguyur sejak dua hari terakhir.

Komandan Kodim 0116/Nagan Raya, Letkol Kav Moch Wahyudi, di Nagan Raya, menuturkan banjir juga telah merendam ruangan dan halaman Posramil Tadu Raya, hingga ketinggian air mencapai 30 centimeter.

"Kerugian materil, untuk sementara belum ada laporan dan masyarakat masih bertahan di rumahnya masing-masing. Termasuk Posramil Tadu Raya Kodim 0116/Nagan Raya sampai saat ini masih terendam air,"katanya dalam laporan tertulis kepada wartawan Selasa, 31 Oktober 2017.

Keberadaan Posramil Tadu Raya, sudah sangat memprihatinkan, selain berkonstruksi kayu, pos prajurit TNI tersebut rentan direndam banjir, diharapkan ada kepedulian Pemkab Nagan Raya untuk merenovasi dan membuat bangunan baru yang lebih layak.

Sebut Dandim Letkol Kav Wahyudi, banjir melanda akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak tanggal 29 sampai dengan 30 Oktober 2017, yang mengakibatkan meluapnya air sungai Krueng Tadu, Kecamatan Tadu Raya.

Selain mengepung Posramil, akibat banjir tersebut, jalan lintas nasional Meulaboh (Aceh Barat) - Tapak Tuan (Aceh Selatan) tergenang air banjir tersebut dengan ketinggian mencapai 50 Centimeter.

"Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat yang menuju arah Meulaboh dan sebaliknya macet, masih menunggu air reda atau surut dari badan jalan,"jelasnya.

Selain itu, banjir ini juga merendam enam desa dalam wilayah Tadu Raya, seperti Desa Alu Bata, Desa Gunung Kupok, Desa Gunung Sapek, Desa Gunung Geulugo, Desa Sarah Mantok dan Desa Pasie Luah.

Terhadap bencana dini hari itu, anggota TNI telah turun melaksanakan pengamanan, baik personel dan materil pada Posramil Tadu Raya. Kemudian telah mengkoordinasikannya dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya.

"Masyarakat juga telah diimbau untuk bersiap-siap melakukan pengungsian jika cuaca tidak berubah dan banjir semakin tinggi. Sampai dengan saat ini cuaca masih hujan deras,"demikian Dandim 0116, Letkol Kav Moch Wahyudi.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Yunani Dihantam Banjir, 15 Tewas

    MANDRA (EKSPOSnews): Masyarakat Yunani pada Kamis menyatakan putus asa dan tidak percaya setelah banjir menewaskan sedikit-dikitnya 15 orang dan menyebabkan ratusan orang kehilangan rumah serta banyak

  • 2 minggu lalu

    Banjir Hantam Langkat

    STABAT (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyampaikan sebanyak 1.825 rumah kepala keluarga di daerah itu kini terendam banjir terdapat pada li

  • 2 minggu lalu

    Banjir di Labuhanbatu Utara

    AEK KANOPAN (EKSPOSnews): Ratusan rumah di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan yang melanda daerah itu dalam beberapa hari terakhir.Kepala Ba

  • 4 minggu lalu

    Banjir Rob Hajar Sitiarjo

    Puluhan anggota Koramil 0818/16 Sumawe (Sumbermanjeng Wetan) turun kelokasi banjir yang terjadi kawasan Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumawe, Kabupaten Malang, Jawa Timur.Dipimpin Danramil 0818/16 Sumawe K

  • satu bulan lalu

    Ratusan Hektare Jeruk di Stabat Terendam Banjir

    STABAT (EKSPOSnews): Seluas 240 hektare tanaman jeruk petani di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terdampak banjir yang terjadi di Kecamatan Besitang, namun hingga kini masih bisa diselamatkan karena

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99