Minggu, 21 Jan 2018

Banjir Hantam Langkat

Oleh: alex
Selasa, 07 Nov 2017 18:28
BAGIKAN:
istimewa.
Banjir.
STABAT (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyampaikan sebanyak 1.825 rumah kepala keluarga di daerah itu kini terendam banjir terdapat pada lima kecamatan meliputi Sei Lepan, Tanjungpura, Babalan, Sawit Seberang, dan Padang Tualang.

Hal itu disampaikan Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langkat Irwan Sahri, di Stabat, Selasa 7 November 2017.

Selain merendam pemukiman warga terdapat juga areal pemukiman yang terendam banjir seluas 720 hektare, lima unit sekolah dasar, satu unit madrasah, satu unit rumah ibadah dan 30 warga masih mengungsi, katanya.

Adapun daerah yang masih terendam banjir yaitu kecamatan Sei Lepan desa Harapan Baru 73 kepala keluarga, desa Lama Baru 156 kepala keluarga, desa Harapan maju 60 kepala keluarga, kelurahan Harapan Jaya 48 kepala keluarga.

Selain itu kecamatan Tanjungpura yaitu desa Pematang Cengal Barat 245 kepala keluarga, desa Pekubuan 201 kepala keluarga, desa Baja KLuning 93 kepala keluarga, selanjutnya kecamatan Sawit Seberang 62 kepala keluarga, ujarnya.

Irwan Sahri juga menjelaskan untuk kawasan lainnya yang terendam banjir hingga sekarang ini yaitu kecamatan Padang Tualang seperti desa Buluh Telang 27 kepala keluarga, kecamatan Babalan yaitu desa Pelawi Selatan 100 kepala keluarga, desa Securai Utara 300 kepala keluarga, desa Pelawi Utara 300 kepala keluarga.

"Berbagai upaya sudah dilakukan untuk bisa menolong secepatnya para pengungsi ini dengan mendirikan posko-posko serta dapur umum, termasuk memberikan bantuan berupa makanan cepat saji kepada warga disana," ungkapnya.

Sementara itu berdasarkan laporan Camat Sei Lepan Faisal Matondang kondisi desa yang terendam banjir air belum juga surut, hal ini dikarenakan curah hujan masih terus tinggi di kawasan itu, walaupun demikian warga masih bertahan di kediamannya masing-masing.

"Kita sudah imbau bila air terus semakin naik agar warga segera mengungsi ke tempat yang telah ditentukan yang sekarang sudah berdiri di berbagai tempat," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Jalan Nasional Medan-Banda Aceh Terendam Banjir

    LHOKSUKON (EKSPOSnews): Jalan lintas nasional Medan (Sumut)-Banda Aceh di wilayah Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, masih terendam banjir, sehingga mengganggu arus transportasi darat.Pantauan wartawan

  • 2 bulan lalu

    Ratusan Warga Serbelawan Terdampak Banjir

    SIMALUNGUN (EKSPOSnews): Sedikitnya 444 warga yang menghuni 104 unit rumah di Kelurahan Serbelawan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, terdampak banjir akibat hujan yang melanda kira-kira empat jam

  • 2 bulan lalu

    Banjir Rendam Tebing Tinggi

    TEBING TINGGI (EKSPOSnews): Sebanyak 21 kelurahan pada lima kecamatan di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, terendam banjir sehingga menyebabkan 4.833 kepala keluarga atau 18 ribu jiwa terpaksa harus

  • 2 bulan lalu

    Banjir Hantam Pasaman Barat, Jembatan Rusak

    SIMPANG EMPAT (EKSPOSnews): Banjir kembali melanda Rantau Panjang Kecamatan Sasak Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, merusak satu jembatan."Benar, banjir terjadi di Rantau Panjang setinggi seten

  • 2 bulan lalu

    Presiden Joko Widodo Serahkan Sertifikat di Langkat

    STABAT (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyerahkan 8.300 sertifikat untuk rakyat di Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kota Medan, dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, di lapangan sepakbola Ten

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99