Selasa, 13 Nov 2018

Banjir Hantam Langkat

Oleh: alex
Selasa, 07 Nov 2017 18:28
BAGIKAN:
istimewa.
Banjir.
STABAT (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyampaikan sebanyak 1.825 rumah kepala keluarga di daerah itu kini terendam banjir terdapat pada lima kecamatan meliputi Sei Lepan, Tanjungpura, Babalan, Sawit Seberang, dan Padang Tualang.

Hal itu disampaikan Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langkat Irwan Sahri, di Stabat, Selasa 7 November 2017.

Selain merendam pemukiman warga terdapat juga areal pemukiman yang terendam banjir seluas 720 hektare, lima unit sekolah dasar, satu unit madrasah, satu unit rumah ibadah dan 30 warga masih mengungsi, katanya.

Adapun daerah yang masih terendam banjir yaitu kecamatan Sei Lepan desa Harapan Baru 73 kepala keluarga, desa Lama Baru 156 kepala keluarga, desa Harapan maju 60 kepala keluarga, kelurahan Harapan Jaya 48 kepala keluarga.

Selain itu kecamatan Tanjungpura yaitu desa Pematang Cengal Barat 245 kepala keluarga, desa Pekubuan 201 kepala keluarga, desa Baja KLuning 93 kepala keluarga, selanjutnya kecamatan Sawit Seberang 62 kepala keluarga, ujarnya.

Irwan Sahri juga menjelaskan untuk kawasan lainnya yang terendam banjir hingga sekarang ini yaitu kecamatan Padang Tualang seperti desa Buluh Telang 27 kepala keluarga, kecamatan Babalan yaitu desa Pelawi Selatan 100 kepala keluarga, desa Securai Utara 300 kepala keluarga, desa Pelawi Utara 300 kepala keluarga.

"Berbagai upaya sudah dilakukan untuk bisa menolong secepatnya para pengungsi ini dengan mendirikan posko-posko serta dapur umum, termasuk memberikan bantuan berupa makanan cepat saji kepada warga disana," ungkapnya.

Sementara itu berdasarkan laporan Camat Sei Lepan Faisal Matondang kondisi desa yang terendam banjir air belum juga surut, hal ini dikarenakan curah hujan masih terus tinggi di kawasan itu, walaupun demikian warga masih bertahan di kediamannya masing-masing.

"Kita sudah imbau bila air terus semakin naik agar warga segera mengungsi ke tempat yang telah ditentukan yang sekarang sudah berdiri di berbagai tempat," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Kicau Mania Pasaman Barat Bantu Korban Banjir

    SIMPANG EMPAT (KICAU): Jajaran Kepolisian Sektor Pasaman, Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat bersama Kicau Mania Pasaman Barat menyeahkan bantuan 1,7 ton beras kepada korban banjir di dua lokasi ber

  • 2 hari lalu

    Puluhan Rumah di Mandailing Natal Hanyut Diterjang Banjir

    MEDAN (EKSPOSnews): Sebanyak 72 rumah warga hanyut akibat banjir di Kecamatan Lingga Bayu dan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara."Jumlah rumah warga yang hanyut itu, ber

  • satu minggu lalu

    Sejumlah Rumah di Padang Rusak Diterjang Banjir

    PADANG (EKSPOSnews): Sejumlah rumah di Kelurahan Alai Parak Kopi, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), rusak parah dilanda banjir luapan dari banjir kanal yang berada tak jauh lokasi terdampak."Kejadianny

  • 4 minggu lalu

    17 Sekolah di Singkil Diliburkan karena Banjir

    ACEH SINGKIL (EKSPOSnews): Sebanyak 17 lembaga sekolah di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh terpaksa diliburkan akibat banjir masih merendam ruangan kelas serta halaman sekolah.Kepala Dinas Pendid

  • 4 minggu lalu

    Tim SAR Evakuasi Korban Banjir di Mandailing Natal

    PANYABUNGAN (EKSPOSnews): Tim SAR gabungan bersama relawan dan masyarakat telah mengevakuasi 17 korban meninggal akibat banjir bandang di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu 13 Oktober 2

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99