Minggu, 19 Nov 2017

Banjir Hantam Langkat

Oleh: alex
Selasa, 07 Nov 2017 18:28
BAGIKAN:
istimewa.
Banjir.
STABAT (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyampaikan sebanyak 1.825 rumah kepala keluarga di daerah itu kini terendam banjir terdapat pada lima kecamatan meliputi Sei Lepan, Tanjungpura, Babalan, Sawit Seberang, dan Padang Tualang.

Hal itu disampaikan Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langkat Irwan Sahri, di Stabat, Selasa 7 November 2017.

Selain merendam pemukiman warga terdapat juga areal pemukiman yang terendam banjir seluas 720 hektare, lima unit sekolah dasar, satu unit madrasah, satu unit rumah ibadah dan 30 warga masih mengungsi, katanya.

Adapun daerah yang masih terendam banjir yaitu kecamatan Sei Lepan desa Harapan Baru 73 kepala keluarga, desa Lama Baru 156 kepala keluarga, desa Harapan maju 60 kepala keluarga, kelurahan Harapan Jaya 48 kepala keluarga.

Selain itu kecamatan Tanjungpura yaitu desa Pematang Cengal Barat 245 kepala keluarga, desa Pekubuan 201 kepala keluarga, desa Baja KLuning 93 kepala keluarga, selanjutnya kecamatan Sawit Seberang 62 kepala keluarga, ujarnya.

Irwan Sahri juga menjelaskan untuk kawasan lainnya yang terendam banjir hingga sekarang ini yaitu kecamatan Padang Tualang seperti desa Buluh Telang 27 kepala keluarga, kecamatan Babalan yaitu desa Pelawi Selatan 100 kepala keluarga, desa Securai Utara 300 kepala keluarga, desa Pelawi Utara 300 kepala keluarga.

"Berbagai upaya sudah dilakukan untuk bisa menolong secepatnya para pengungsi ini dengan mendirikan posko-posko serta dapur umum, termasuk memberikan bantuan berupa makanan cepat saji kepada warga disana," ungkapnya.

Sementara itu berdasarkan laporan Camat Sei Lepan Faisal Matondang kondisi desa yang terendam banjir air belum juga surut, hal ini dikarenakan curah hujan masih terus tinggi di kawasan itu, walaupun demikian warga masih bertahan di kediamannya masing-masing.

"Kita sudah imbau bila air terus semakin naik agar warga segera mengungsi ke tempat yang telah ditentukan yang sekarang sudah berdiri di berbagai tempat," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Yunani Dihantam Banjir, 15 Tewas

    MANDRA (EKSPOSnews): Masyarakat Yunani pada Kamis menyatakan putus asa dan tidak percaya setelah banjir menewaskan sedikit-dikitnya 15 orang dan menyebabkan ratusan orang kehilangan rumah serta banyak

  • 4 hari lalu

    Padi di Langkat Terancam Puso

    STABAT (EKSPOSnews): Seluas 25,7 hektare pertanaman padi petani di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengalami puso diakibatkan banjir yang terjadi di Kecamatan Tanjungpura.Hal itu disampaikan Kordin

  • 5 hari lalu

    Kadis PU Langkat Dituding Bermain Proyek dengan Anggota DPRD

    STABAT (EKSPOSnews): Puluhan rekanan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meminta agar kejaksaan mengusut proses tender yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang karena diduga ti

  • 2 minggu lalu

    Banjir di Labuhanbatu Utara

    AEK KANOPAN (EKSPOSnews): Ratusan rumah di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan yang melanda daerah itu dalam beberapa hari terakhir.Kepala Ba

  • 2 minggu lalu

    PDAM Tirta Tamiang Jual Air ke Langkat

    ACEH TAMIANG (EKSPOSnews): Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, memperluas pelayanan dengan menjual air bersih ke Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, untuk meningka

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99