Kamis, 27 Feb 2020

Awas! Titik Panas Bermunculan di Sumatera

Selasa, 05 Jul 2016 12:57
BAGIKAN:
PEKANBARU (EKSPOSnews): Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengungkapkan, jumlah titik panas melonjak secara drastis menjadi 131 titik di Sumatera, tersebar pada 9 provinsi dari hari sebelumnya 23 titik dengan 3 provinsi.

Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sugarin mengaku pantauan satelit baik Terra dan Aqua mendeteksi penyebaran titik panas terjadi hampir secara merata di daratan Sumatera karena ditemukan 9 dari total 10 provinsi di pulau tersebut.

"Sebagaian besar atau dengan jumlah 49 titik panas, masih terkosentrasi di Riau. Sedangkan 82 titik lagi tersebar di 8 provinsi seperti Sumatera Utara 21 titik serta Jambi dan Sumatera Barat sama-sama menyumbang 14 titik panas," ujarnya, Rabu 5 Juli 2016.

Dia melanjutkan, Sumatera Selatan memberi sumbangan 9 titik panas, lalu Aceh menyumbang sebanyak 7 titik, diikuti Bengkulu 3 titik dan Bangka Belitung serta Lampung sama-sama menyumbang 2 titik panas.

"Cuma Kepulauan Riau yang tidak memberi sumbangan titik panas hari ini yang mengindikasikan adanya kebakaran lahan dan hutan (karlahut) terutama pada lahan gambut," terangnya.

Sugarin menjelaskan, sebanyak 49 titik panas di Riau tersebar pada 11 daerah dari total 12 kabupaten/kota di provinsi tersebut seperti Rokan Hilir 15 titik, Pelalawan 11 titik dan Bengkalis 7 titik.

Lalu Indragiri Hilir menyumbang 4 titik panas, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Siak, Dumai dan Kuantan Singingi masing-masing memberi sumbangan 2 titik serta Kampar dan Rokan Hulu sama berbagi memberi sumbangan 1 titik panas.

Dari total jumlah sebaran titik panas di Riau tersebut, lanjutnya, terdapat 14 titik dipastikan sebagai titik api atau berpotensi terjadinya karlahut terutama di lahan gambut dengan memiliki tingkat kepercayaan di atas 70 persen.

"Ke-14 titik api itu tersebar di Pelalawan dan Rokan Hilir sama-sama 4 titik, lalu Kuantan Singingi dan Meranti masing-masing 2 titik serta Dumai dan Indragiri Hilir sama-sama menyumbang 1 titik api," ucap Sugarin.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman pekan lalu menginstruksikan, seluruh pihak terkait terutama dalam upaya penanggulangan kebakaran lahan dan hutan harus terus berjalan dan tidak berhenti, meski kini dalam masa libur bersama terkait perayaan Idul Fitri 1437 Hijriah.

"Mereka bisa bagi tugas, karena yang di posko Siaga Darurat Kebakaran Lahan saja tidak ada (libur) Lebaran," tegas Arsyadjuliandi.

Komandan Pangkalan Udara TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsma TNI Henri Alfiandi menyatakan, pihaknya telah mengerahkan Batalyon 462 Pasukan Khas (Paskhas) untuk membantu Polda Riau menyegel konsesi PT SRL dengan memasang garis polisi.

Hal tersebut dilakukan karena kebakaran di konsesi perusahaan hutan tanaman industri itu terus membara selama sepekan terakhir, terutama di daerah Bangko Pusako, Rokan Hilir.

Luas kebakaran diperkirakan mencapai 40 hektare, namun upaya pemadaman dari perusahaan tidak ada sama sekali.

"Pemasangan garis polisi ini merupakan penyegelan, artinya tidak bisa dicabut selain oleh polisi dan lahan itu dilarang untuk dipergunakan," katanya.

Ia mengatakan sangat kuat dugaannya bahwa kebakaran itu disengaja untuk kepentingan pembukaan lahan kelapa sawit.(ant)

  Berita Terkait
  • 8 bulan lalu

    Konflik Gajah Sumatera di Riau Melonjak

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Konflik gajah sumatera (elephas maximus sumatranus) liar di Provinsi Riau dengan manusia menunjukkan kenaikan dua kali lipat pada tahun ini.“Dari data saat ini dalam periode

  • 8 bulan lalu

    Harimau sumatera di Way Kambas

    LAMPUNG (EKSPOSnews): Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dalam kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur segera disurvei kembali tahun ini untuk mengetahui pop

  • 9 bulan lalu

    Polda Sumatera Utara Tangguhkan Penahanan 2 Tersangka Makar

    MEDAN (EKSPOSnews): Polda Sumatera Utara mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) RFL dan Sekretaris GNPF, ZLK atas dugaan kasus tindak pidana ma

  • 9 bulan lalu

    Tol Sumatera Mulai Dipadati Pemudik

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Jalan Tol Trans Sumatra dari Pelabuhan Bakauheni menuju Kota Bandarlampung, Terbanggi Besar, dan Palembang sudah mulai ramai dilalui pemudik pada Kamis, atau tujuh hari seb

  • 9 bulan lalu

    Stok BBM di Tol Sumatera Habis

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Para pemudik yang melintas Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) dari Ruas Bakauheni ke Terbanggi Besar Provinsi Lampung diminta berhati-hati dan menjaga jarak dengan kendaraan la

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99