Senin, 23 Sep 2019

Aceh Termiskin Kedua di Sumatera

Rabu, 20 Jul 2016 03:06
BAGIKAN:
istimewa
Pendampingan petani miskin.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Anggota Komisi VI DPR Fadhlullah mengaku prihatin Aceh menempati urutan kedua termiskin di sumatera, padahal alokasi anggaran setiap tahunnya cukup besar.

"Aceh punya alokasi anggaran yang besar setiap tahunnya yang seharusnya bisa dioptimalkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menyejahterakan masyarakat provinsi ini," kata Politisi Partai Gerindra itu dihubungi di Banda Aceh, Selasa 19 Juli 2016.

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh merilis bahwa persentase kemiskinan di Provinsi Aceh berada di urutan kedua di sumatera setelah Bengkulu.

Ia menjelaskan dengan sumber anggaran yang berasal dari APBN, APBA dan APBK seharusnya dapat dimanfaatkan seutuhnya untuk program-program yang berpihak kepada pembangunan ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Aceh selain memiliki anggaran yang besar juga punya banyak potensi ekonomi yang belum tergarap maksimal. Ini juga peluang yang harus dimanfaatkan dengan mengalokasikan anggaran yang cukup untuk sektor ekonomi," katanya.

Anggota DPR asal Aceh yang kerap di sapa Dek Fad itu meminta Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota serta instansi terkait untuk bekerja optimal guna menurunkan angka kemiskinan yang terjadi di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa.

"Semua program yang dicanangkan benar-benar berpihak kepada masyarakat dan dalam pelaksanaannya harus dikawal dengan baik sehingga program untuk peningkatan ekonomi masyarakat di setiap kawasan tepat sasaran," katanya.

BPS Provinsi Aceh menyebutkan persentase penduduk miskin di Aceh sebesar 16,73 persen pada Maret 2016 sedangkan di Provinsi Bengkulu pada periode yang sama 17,85 persen.

Ia juga meyakini dengan mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada terutama sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan pariwisata melalui berbagai program yang dicanangkan pemerintah daerah dan juga hadirnya investasi akan mampu mendongkrak pendapatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di masa mendatang.(ant)

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Jembatan di Aceh Barat Ambruk

    MEULABOH (EKSPOSnews): Aktivitas ribuan masyarakat di di empat desa meliputi Desa Peulanteu LB, Ujong Simpang, Karang Hampa dan Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat hingga Sel

  • 2 bulan lalu

    Pemerintah Aceh Evaluasi Perusahaan Tambang

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Aceh terus melakukan evaluasi terhadap perusahaan tambang yang beroperasi di provinsi paling barat Indonesia guna mencengah terjadinya pelanggaran hukum."Pemerintah

  • 2 bulan lalu

    Rumah Sakit di Aceh Turun Kelas

    MEULABOH (EKSPOSnews): Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan merekomendasikan penyesuaian kelas sebanyak 21 rumah sakit yang tersebar di sejumlah kab

  • 3 bulan lalu

    Kebakaran Hutan di Aceh Meluas

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi paling barat Indonesia ini mencapai 60 hektare (ha) dalam sepekan terakhir."

  • 3 bulan lalu

    Melegalkan Poligami di Aceh

    MEULABOH (EKSPOSnews): Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Teungku Abdurrani Adian mengatakan pihaknya sangat setuju dan sependapat dengan rencana Pemerintah Aceh untuk mel

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99