Kamis, 22 Jun 2017

Uang Suap Penerimaan Polisi di Palembang Membengkak

Oleh: Jallus
Selasa, 04 Apr 2017 05:06
BAGIKAN:
istimewa
Polisi (ilustrasi).
PALEMBANG (EKSPOSnews): Uang suap yang diamankan Tim Propam Mabes Polri dari tersangka suap penerimaan anggota bintara Polri tahun 2016 di lingkungan Polda Sumatera Selatan mengalami peningkatan mencapai Rp6,7 miliar.

"Uang suap yang awalnya dihimpun dari delapan tersangka sekitar Rp4 miliar kini hasil pengembangan dan pemeriksaan terakhir berkembang menjadi Rp6,7 miliar dari 15 tersangka," kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Agung Budi Maryoto, di Palembang, Senin 3 April 2017.

Menurut dia, pengungkapan kasus dugaan suap penerimaan bintara Polri, bukan hasil operasi tangkap tangan seperti informasi yang beredar dalam sepekan terakhir.

Pengungkapan kasus tersebut merupakan upaya Polda Sumsel untuk menciptakan kegiatan penerimaan anggota Polri baik jalur bintara maupun perwira yang bersih dari praktik suap atau korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Berdasarkan upaya tersebut, tim Bidang Propam Polda Sumsel didukung Propam Mabes Polri berhasil menemukan indikasi penyimpangan dan pelanggaran disiplin anggota Polda Sumsel yang terlibat dalam panitia/proses penyeleksian bintara Polri tahun 2016.

Untuk memberikan peringatan kepada panitia penyeleksian anggota Polri tahun 2017 yang sedang berlangsung sekarang ini, pihaknya melakukan tindakan tegas kepada 15 orang tersangka.

"Setelah melalui proses pemeriksaan Propam Mabes Polri dan Polda Sumsel, 15 anggota polda berpangkat perwira, bintara, dan sipil/PNS yang terindikasi terlibat dalam kasus dugaan suap penerimaan bintara tahun lalu telah dinonjobkan dan dimutasi," ujar Agung.

Dengan dilakukan tindakan tersebut, diharapkan proses penerimaan anggota Polri yang melalui seleksi di Polda Sumsel pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya bisa benar-benar bersih dari praktik suap atau korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Sementara untuk tindakan penegakan hukum dan disiplin lainnya, seluruh anggota dan PNS yang terlibat dalam kasus suap itu akan diproses sidang kode etik, kata kapolda.

Sebelumnya delapan personel Polda Sumatera Selatan menjalani pemeriksaan intensif sejak Rabu (29/3) hingga Jumat (31/3) terkait dugaan pelanggaran disiplin atau Komisi Kode Etik Polri terkait penerimaan anggota bintara Polri pada 2016.

Anggota Polda Sumsel berpangkat perwira dan bintara yang diperiksa Tim Provost/Propam Mabes Polri itu yakni Kabid Dokkes Kombes Pol dr Soesilo Pradoto, Kasubdit Kespol AKBP Saiful, Kaurkes Kompol Mansuri, Kabag Psikologi AKBP Edya Kurnia, Panitia Jasmani AKBP Thoad, Panitia Akademik AKBP Deni Darmapala, Bripka Ismail, Brigadir Lutfi, serta dua sipil/PNS Polda Sumsel yakni Fitri dan Misno.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kebakaran di Palembang Hanguskan 27 Rumah

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Wali Kota Palembang Harnojoyo meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan 27 unit rumah warga di Lorong Manggis Kelurahan Silaberanti Kecamatan Seberang Ulu I.Sebelumnya juga

  • 2 minggu lalu

    Hotel di Palembang Ramai-Ramai Berikan Potongan Tarif

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Sejumlah hotel di Palembang di Sumatera Selatan menawarkan berbagai promo menarik pada bulan Suci Ramadhan 2017 ini, salah satunya memberikan promo spesial potongan langsung un

  • satu bulan lalu

    Memodernisasi Pengolahan Sampah di Palembang

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota Palembang merencanakan modernisasi atau melakukan perubahan tata pengelolaan sampah lebih baik lagi sebagai persiapan menjadi tuan rumah Asi

  • 2 bulan lalu

    OTT di BPN Palembang. Pungli Tak Surut

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Palembang (Polresta) Palembang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungutan liar (pungli) yang dilakukan salah seorang oknum Badan Pertanahan Nasional

  • 2 bulan lalu

    Kualitas Restoran di Palembang Agar Ditingkatkan

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Provinsi Sumatera Selatan meminta anggotanya para pengelola hotel dan restoran untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasil

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak