Kamis, 16 Agu 2018

Sumbar Butuh Guru dan Akuntan

Oleh: Jallus.
Senin, 30 Okt 2017 11:52
BAGIKAN:
istimewa.
Guru (ilustrasi).
PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membutuhkan 3.105 tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi kebutuhan guru dan akuntan untuk mendampingi nagari penerima dana desa.

"Kebutuhan mendesak itu untuk tenaga guru dan akuntan. Kalau moratorium ASN dihentikan. Kita usulkan kebutuhan ini," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dihubungi dari Padang, Senin 29 Oktober 2017.

Ia mengatakan itu terkait kemungkinan dihentikannya moratorium penerimaan ASN pada 2018.

Menurut dia, tenaga guru penting, sebagai salah satu faktor pendukung meningkatkan kualitas pendidikan di daerah itu. Berdasarkan evaluasi kebutuhan guru mencapai 2.182 orang.

Sementara tenaga akuntan penting untuk menjamin pengelolaan keuangan dana desa yang baik dan transparan pada 923 desa penerima dana bantuan itu, agar tidak ada penyelewengan.

"Pascapenarikan kewenangan SMA/SMK ke provinsi, kita melaksanakan sejumlah kebijakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan," kata dia.

Upaya itu diantaranya melakukan evaluasi dan pemetaan potensi kepala sekolah SMA/SMK. Hal itu dilakukan agar sekolah dipimpin oleh kepala yang memiliki kapasitas yang baik untuk pengembangan pendidikan.

Selanjutnya kebutuhan guru juga harus dipenuhi dengan cara penambahan jumlah guru.

Sementara meningkatnya anggaran dana desa atau nagari setiap tahun, membutuhkan pengelolaan yang profesional dan transparan. Hal itu bisa diharapkan dengan bantuan tenaga akuntan.

Namun saat ini tenaga tersebut masih sangat minim di Sumbar, sedangkan desa dan nagari penerima dana desa pada 2018 mencapai 923 desa.

Selain itu, menurut Nasrul Abit, tenaga ASN di pemerintahan provinsi juga butuh penambahan karena sejak moratorium dilaksanakan lima tahun terakhir, setidaknya ada 1500 ASN Sumbar yang pensiun.

"Rata-rata setiap tahun ada 300 ASN yang pensiun, karena itu wajar jika dibutuhkan tenaga tambahan," kata dia.

Ia menyebutkan secara lisan Menteri PANRB, Asman Abnur pernah menyampaikan moratorium ASN akan dihentikan pada 2018. Namun, hal itu belum bisa dipastikan karena tidak secara tertulis.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    5 Terduga Teroris Diamankan di Sumbar Jaringan JAD

    PADANG (EKSPOSnews): Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Pol Syamsi mengungkapkan lima terduga teroris yang diamankan di daerah itu diiduga merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daul

  • 2 minggu lalu

    Sumbar Siapkan 500 Orang Pencari Kerja Magang ke Jepang

    PADANG (EKSPOSnews): Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Barat menyiapkan sebanyak 500 orang pencari kerja untuk magang ke Jepang pada tahun 2018."Program magang ke J

  • 4 minggu lalu

    Perhutanan Sosial di Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah provinsi Sumatera Barat fokus mengembangkan perhutanan sosial sehingga keberadaan hutan bisa memberikan manfaat secara ekonomi kepada masyarakat yang ada di sekitar kaw

  • satu bulan lalu

    Kopi Sumbar Semakin Diminati

    PADANG (EKSPOSnews): Kopi arabika dan robusta dari Sumatera Barat semakin diminati dan laris di pasar dunia seperti Australia, Inggris, dan Korea, kata seorang eksportir komoditas itu, Pebriansyah.Pim

  • 2 bulan lalu

    Figur Calon Sangat Menentukan di Pilkada Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Pelaksanaan pilkada pada empat kota di Sumatera Barat menyisakan beragam cerita, mulai dari keharuan kandidat saat mendapat kabar kemenangan, perjuangan para tim sukses mengampany

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99