Kamis, 22 Feb 2018

Sumbar Butuh Guru dan Akuntan

Oleh: Jallus.
Senin, 30 Okt 2017 11:52
BAGIKAN:
istimewa.
Guru (ilustrasi).
PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membutuhkan 3.105 tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi kebutuhan guru dan akuntan untuk mendampingi nagari penerima dana desa.

"Kebutuhan mendesak itu untuk tenaga guru dan akuntan. Kalau moratorium ASN dihentikan. Kita usulkan kebutuhan ini," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dihubungi dari Padang, Senin 29 Oktober 2017.

Ia mengatakan itu terkait kemungkinan dihentikannya moratorium penerimaan ASN pada 2018.

Menurut dia, tenaga guru penting, sebagai salah satu faktor pendukung meningkatkan kualitas pendidikan di daerah itu. Berdasarkan evaluasi kebutuhan guru mencapai 2.182 orang.

Sementara tenaga akuntan penting untuk menjamin pengelolaan keuangan dana desa yang baik dan transparan pada 923 desa penerima dana bantuan itu, agar tidak ada penyelewengan.

"Pascapenarikan kewenangan SMA/SMK ke provinsi, kita melaksanakan sejumlah kebijakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan," kata dia.

Upaya itu diantaranya melakukan evaluasi dan pemetaan potensi kepala sekolah SMA/SMK. Hal itu dilakukan agar sekolah dipimpin oleh kepala yang memiliki kapasitas yang baik untuk pengembangan pendidikan.

Selanjutnya kebutuhan guru juga harus dipenuhi dengan cara penambahan jumlah guru.

Sementara meningkatnya anggaran dana desa atau nagari setiap tahun, membutuhkan pengelolaan yang profesional dan transparan. Hal itu bisa diharapkan dengan bantuan tenaga akuntan.

Namun saat ini tenaga tersebut masih sangat minim di Sumbar, sedangkan desa dan nagari penerima dana desa pada 2018 mencapai 923 desa.

Selain itu, menurut Nasrul Abit, tenaga ASN di pemerintahan provinsi juga butuh penambahan karena sejak moratorium dilaksanakan lima tahun terakhir, setidaknya ada 1500 ASN Sumbar yang pensiun.

"Rata-rata setiap tahun ada 300 ASN yang pensiun, karena itu wajar jika dibutuhkan tenaga tambahan," kata dia.

Ia menyebutkan secara lisan Menteri PANRB, Asman Abnur pernah menyampaikan moratorium ASN akan dihentikan pada 2018. Namun, hal itu belum bisa dipastikan karena tidak secara tertulis.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Hati-Hati Beli Lahan Pertanian di Sumbar

    PAINAN (EKSPOSnews): Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mengimbau masyarakat teliti sebelum membeli lahan pertanian khususnya di Kecamatan Air Pura, Basa Ampek

  • 4 minggu lalu

    Membangun Jalur Rel Kereta Api Bengkulu-Sumbar

    BENGKULU (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Perhubungan mengusulkan rencana pembangunan jalur kereta api dari Kota Bengkulu menuju Kota Padang, Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu y

  • 4 minggu lalu

    Mengamankan Wanita dari Sejumlah Kafe di Sumbar

    SIMPANG EMPAT (EKSPOSnews): Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasaman Barat dan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengamankan 14 wanita penghibur dari sejumlah kafe dan temp

  • 4 minggu lalu

    Sumbar Dokumentasikan Ratusan Pakaian Adat Perempuan

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengidentifikasi pakaian adat perempuan Minangkabau mencapai 800 jenis dan sedang didokumentasikan agar tetap terjaga sebagai kekayaan

  • satu bulan lalu

    Brigjen Pol Damisnur Wakapolda Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Fakhrizal melantik Brigjen Pol Damisnur sebagai Wakapolda setempat menggantikan Brigjen Pol Bayu Wisnumurti.Mutasi jabatan merupakan hal

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99