Rabu, 23 Jan 2019

Sumbar Butuh Guru dan Akuntan

Oleh: Jallus.
Senin, 30 Okt 2017 11:52
BAGIKAN:
istimewa.
Guru (ilustrasi).
PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membutuhkan 3.105 tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi kebutuhan guru dan akuntan untuk mendampingi nagari penerima dana desa.

"Kebutuhan mendesak itu untuk tenaga guru dan akuntan. Kalau moratorium ASN dihentikan. Kita usulkan kebutuhan ini," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dihubungi dari Padang, Senin 29 Oktober 2017.

Ia mengatakan itu terkait kemungkinan dihentikannya moratorium penerimaan ASN pada 2018.

Menurut dia, tenaga guru penting, sebagai salah satu faktor pendukung meningkatkan kualitas pendidikan di daerah itu. Berdasarkan evaluasi kebutuhan guru mencapai 2.182 orang.

Sementara tenaga akuntan penting untuk menjamin pengelolaan keuangan dana desa yang baik dan transparan pada 923 desa penerima dana bantuan itu, agar tidak ada penyelewengan.

"Pascapenarikan kewenangan SMA/SMK ke provinsi, kita melaksanakan sejumlah kebijakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan," kata dia.

Upaya itu diantaranya melakukan evaluasi dan pemetaan potensi kepala sekolah SMA/SMK. Hal itu dilakukan agar sekolah dipimpin oleh kepala yang memiliki kapasitas yang baik untuk pengembangan pendidikan.

Selanjutnya kebutuhan guru juga harus dipenuhi dengan cara penambahan jumlah guru.

Sementara meningkatnya anggaran dana desa atau nagari setiap tahun, membutuhkan pengelolaan yang profesional dan transparan. Hal itu bisa diharapkan dengan bantuan tenaga akuntan.

Namun saat ini tenaga tersebut masih sangat minim di Sumbar, sedangkan desa dan nagari penerima dana desa pada 2018 mencapai 923 desa.

Selain itu, menurut Nasrul Abit, tenaga ASN di pemerintahan provinsi juga butuh penambahan karena sejak moratorium dilaksanakan lima tahun terakhir, setidaknya ada 1500 ASN Sumbar yang pensiun.

"Rata-rata setiap tahun ada 300 ASN yang pensiun, karena itu wajar jika dibutuhkan tenaga tambahan," kata dia.

Ia menyebutkan secara lisan Menteri PANRB, Asman Abnur pernah menyampaikan moratorium ASN akan dihentikan pada 2018. Namun, hal itu belum bisa dipastikan karena tidak secara tertulis.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Tak Ada Warga Sumbar Tolak Pembangunan Jalan Tol Padangpariaman-Pekanbaru

    PADANG (EKSPOSnews): Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan bahwa tidak ada warga yang menolak pembangunan Jalan Tol Padangpariaman-Pekanbaru di provinsi itu, hanya tuntutan ganti kerugian

  • 3 bulan lalu

    Lulusan Diploma Tambah Pengangguran di Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Lulusan diploma dan sederajat mendominasi angka penganggur di Sumatera Barat berdasarkan data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) setempat hingga Agustus 2018."Dari 141 ribu

  • 3 bulan lalu

    Mempromosikan Potensi Sumbar ke Italia

    LONDON (EKSPOSnews): Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mempromosikan cokelat sebagai komoditas unggulan Sumatera Barat dalam Forum Bisnis yang diselenggarakan di sela-sela festival cokelat terbe

  • 3 bulan lalu

    Tenaga Kerja dari Sumbar Berpeluang Dikirim ke Jepang

    PADANG (EKSPOSnews): Ribuan lulusan SMK dan Perguruan Tinggi dari berbagai bidang studi di Sumatera Barat berpeluang untuk bekerja menambah pengalaman di Jepang setiap tahun, kata Kepala Dinas Tenaga

  • 3 bulan lalu

    Kayu Hasil Pembalakan Liar dari Sumbar Disita

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) Wilayah II Sumatera menyita belasan meter kubik kayu jenis ulin yang diduga hasil

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99