Minggu, 19 Nov 2017

Sidak Job Fair, Kemnaker Temukan Pelanggaran

Oleh: Marsot
Rabu, 05 Apr 2017 18:16
BAGIKAN:
istimewa
Sarjana pencari kerja.
JAKARTA (EKSPOSnews): Siang ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerjunkan tim untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Indonesia Carrer Expo Jakarta di Balai Kartini, Jakarta. Tim pengawas yang diterjunkan Kemnaker tersebut menemukan pelanggaran yakni Event Organizer (EO) menarik biaya masuk pameran kesempatan kerja (Job Fair) yang diadakannya kepada pencari kerja (pencaker).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 39 tahun 2016 pasal 54 ayat (3) menyebutkan bahwa penyelenggara pameran kesempatan kerja (Job Fair) dilarang melakukan pungutan biaya dalam bentuk apapun kepada pencari kerja.

"Tadi kami terjunkan tim (Kementerian Ketenagakerjaan) bersama Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Selatan untuk melakukan sidak job fair yang menarik biaya dari pencari kerja. Sesuai aturan, menarik biaya apapun kepada pencaker dalam job fair tidak diperbolehkan. Apalagi ini sampai 40 ribu rupiah," kata Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapentasker) Maruli A Hasoloan dalam keterangan tertulisnya di Kantor Kemnaker, Jakarta  5 April 2017.                       

Menurut Maruli, sidak ini dilakukan atas laporan masyarakat terhadap maraknya Job Fair yang menarik biaya kepada para pencaker yang datang. "Penyelenggaraan pameran kesempatan kerja merupakan kegiatan yang baik dan positif serta dapat membantu mengurangi pengangguran namun jika ditarik biaya kepada pencaker ini yang tidak boleh," tambahnya.

"Tim kami temukan pelanggaran, akan kami lakukan pembinaan kepada pihak penyelenggara tersebut. Untuk sekarang, pihak penyelenggara sepakat untuk membebaskan biaya masuk hingga berakhirnya Job Fair ini," tambah Maruli.

Penyelenggara Job Fair (Maxi Organizer) telah membuat surat pernyataan di atas materai, berjanji tidak akan memungut biaya tiket dari pencaker dalam bentuk apapun pada acara yang diselenggarakan pada tanggal 5- 6 April 2017 tersebut alias gratis. Penyelenggara Job Fair diharapkan dapat mematuhi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Penempatan Tenaga Kerja ini dan akan dilakukan pembinaan terhadap penyelenggara Job Fair baik swasta maupun bursa kerja khusus.

"Pemerintah bertindak tegas, bila ada acara job fair dan pencaker ditarik biaya misalnya untuk harga tiket masuk, silahkan lapor, bisa melalui kanal media sosial resmi milik Kementerian Ketenagakerjaan. Bila tetap memungut biaya dari pencaker, sanksinya mulai dari peringatan tertulis hingga penghentian kegiatan penyelenggaraan Job Fair ini. Pengawas ketenagakerjaan juga akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan job fair," kata Maruli.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99